Seberapa Efektif Termometer Tembak Mendeteksi Suhu Orang dengan Virus Corona?

Kompas.com - 16/02/2020, 20:48 WIB
Seorang relawan komunitas mengecek suhu tubuh seorang perempuan di Paviliun Yellow Crane di Wuhan, China, pada Jumat (7/2/2020). Wabah virus corona yang mewabah di China sejak Desember 2019 dilaporkan telah membunuh 722 orang. Xinhua via SCMPSeorang relawan komunitas mengecek suhu tubuh seorang perempuan di Paviliun Yellow Crane di Wuhan, China, pada Jumat (7/2/2020). Wabah virus corona yang mewabah di China sejak Desember 2019 dilaporkan telah membunuh 722 orang.

KOMPAS.com – Beberapa ahli meragukan pemeriksaan suhu menggunakan termometer model tembak efektif untuk mengetahui seseorang memiliki virus corona atau tidak.

Pengunaan termometer yang dilakukan dengan didekatkan ke kepala itu dinilai tidak dapat diandalkan.

Padahal alat dengan sensor inframerah tersebut banyak digunakan untuk melakukan pemeriksaan suhu di banyak tempat.

“Perangkat ini terkenal tak akurat dan tak dapat diandalkan,” ujar Dr James Lawler seorang ahli medis di Pusat Global untuk Keamanan Kesehatan Universitas Nebraska sebagaimana dikutip dari The New York Times.

Termometer tersebut bekerja menentukan suhu seseorang dengan mengukur panas yang berasal dari permukaan tubuh seseorang.

Namun, Lawler menyebut kerap kali mereka yang memegang alat tersebut memegangnya terlalu jauh dengan dahi subyek. Akibatnya hasil pembacaan suhu bisa lebih rendah.

Atau ketika seseorang memegang alat tersebut terlalu dekat, pembacaannya akan jauh lebih tinggi dari suhu sebenarnya.

Baca juga: 3 Minggu Dirawat karena Virus Corona, Pasien Sembuh: Saya Pikir Saya Mengetuk Pintu Neraka

Banyak aspek memengaruhi

Pengukuran dengan alat ini juga sangat tergantung dengan kondisi lingkungan seperti pinggiran jalan yang berdebu. Berpengaruh juga saat seseorang telah minum obat penurun deman.

Lawler mengatakan, saat tengah bepergian ke Afrika Barat saat musim wabah Ebola, ia telah berkali-kali dites menggunakan alat tersebut selama pemeriksaan di pos pinggiran jalan.

Hasilnya suhunya sangat rendah. Hasil pemeriksaan sering menunjukkan ia tengah kedinginan dengan suhu 35 derajat, bahkan kurang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ini dalam Sejarah: 6 April 1896, Olimpiade Modern Pertama Digelar

Hari Ini dalam Sejarah: 6 April 1896, Olimpiade Modern Pertama Digelar

Tren
Berikut Cara Dapatkan Internet Gratis dari XL, Telkomsel dan Indosat untuk Bekerja dan Belajar dari Rumah

Berikut Cara Dapatkan Internet Gratis dari XL, Telkomsel dan Indosat untuk Bekerja dan Belajar dari Rumah

Tren
Obesitas dan Tingginya Angka Kematian akibat Virus Corona di AS...

Obesitas dan Tingginya Angka Kematian akibat Virus Corona di AS...

Tren
PM Inggris Boris Johnson Dirawat di RS Setelah 10 Hari Isolasi Mandiri karena Virus Corona

PM Inggris Boris Johnson Dirawat di RS Setelah 10 Hari Isolasi Mandiri karena Virus Corona

Tren
Statistik Covid-19 dan Kemanusiaan

Statistik Covid-19 dan Kemanusiaan

Tren
Update Virus Corona di ASEAN 5 April: Malaysia, Filipina, dan Thailand Catatkan Kasus Terbanyak

Update Virus Corona di ASEAN 5 April: Malaysia, Filipina, dan Thailand Catatkan Kasus Terbanyak

Tren
Dilema Mudik Lebaran di Tengah Pandemi Corona

Dilema Mudik Lebaran di Tengah Pandemi Corona

Tren
Wabah Virus Corona, Ini Aturan Praktik yang Dikeluarkan FDGI bagi Dokter Gigi

Wabah Virus Corona, Ini Aturan Praktik yang Dikeluarkan FDGI bagi Dokter Gigi

Tren
5 Hal Baru soal Penularan Virus Corona Tanpa Gejala

5 Hal Baru soal Penularan Virus Corona Tanpa Gejala

Tren
Jepang Pertimbangkan Peningkatan Produksi Avigan untuk 2 Juta Orang

Jepang Pertimbangkan Peningkatan Produksi Avigan untuk 2 Juta Orang

Tren
Kondisi Garda Terdepan Indonesia Perangi Covid-19, Minimnya APD dan Dokter Spesialis Paru

Kondisi Garda Terdepan Indonesia Perangi Covid-19, Minimnya APD dan Dokter Spesialis Paru

Tren
Update Virus Corona di Dunia 6 April: 1,27 Juta Orang Terinfeksi, 259.810 Sembuh

Update Virus Corona di Dunia 6 April: 1,27 Juta Orang Terinfeksi, 259.810 Sembuh

Tren
Berikut 3 Hal Penting soal Listrik Gratis PLN Selama Pandemi Virus Corona

Berikut 3 Hal Penting soal Listrik Gratis PLN Selama Pandemi Virus Corona

Tren
Testimoni Para Pasien Covid-19, dari Gejala hingga Upaya Mereka Lawan Virus Corona

Testimoni Para Pasien Covid-19, dari Gejala hingga Upaya Mereka Lawan Virus Corona

Tren
Hari Ini, Bisa Klaim Token Listrik Gratis PLN Melalui WhatsApp

Hari Ini, Bisa Klaim Token Listrik Gratis PLN Melalui WhatsApp

Tren
komentar
Close Ads X