Kompas.com - 15/02/2020, 20:30 WIB
Gambar mikroskop elektron pemindai ini menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (merah). Sampel virus diambil dari seorang pasien AS yang terinfeksi. Para ahli menambahkan gambar agar lebih tampak. Gambar mikroskop elektron pemindai ini menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (merah). Sampel virus diambil dari seorang pasien AS yang terinfeksi. Para ahli menambahkan gambar agar lebih tampak.

KOMPAS.com - Pemerintah China telah menerapkan Pengobatan Tradisional China (TCM) untuk merawat lebih dari setengah pasien yang dikonfirmasi terinfeksi virus corona (COVID-19) di pusat epidemi, Provinsi Hubei, China. 

Hal tersebut dikatakan oleh seorang pejabat senior Komisi Kesehatan Nasional, Sabtu (15/2/2020) seperti dilansir dari Xinhua

"Sejak awal wabah, pemerintah telah menggunakan TCM dan pengobatan dari dunia kedokteran Barat serta memobilisasi penelitian ilmiah dan tenaga medis terbaik di kedua bidang untuk merawat pasien," kata Wang Hesheng, Wakil Ketua Komisi, pada sebuah konferensi pers.

Dia mengatakan bahwa kombinasi TCM dan pengobatan Barat dalam pengobatan virus corona adalah fitur penting dari perang melawan epidemi.

TCM juga telah digunakan dalam pencegahan dan pengendalian COVID-19 di tingkat masyarakat, ia menambahkan.

"Dengan mengoordinasikan sumber daya pengobatan Tiongkok dan Barat tradisional, kami berusaha untuk meningkatkan tingkat penyembuhan dan mengurangi jumlah kematian sebanyak mungkin untuk secara efektif menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat," kata Wang.

Baca juga: Kisah Penumpang Diamond Princess, Rayakan Valentine di Kapal Berisi Virus Corona

Jumlah infeksi 

Jumlah kasus virus corona masih terus bertambah hingga hari ini, Sabtu (15/2/2020).

Pada Jumat (14/02/2020), jumlah kasus yang terkonfirmasi adalah sebanyak 64.443 dengan angka kematian sebesar 1.383 kasus kematian.

Hari ini, jumlah kasus bertambah menjadi 66.894 kasus dan jumlah kematian sebanyak 1.523.

Otoritas kesehatan China Provinsi Hubei mengonfirmasi jumlah kematian terbaru di negara itu yakni 139 orang meninggal dunia dengan kasus baru terkonfirmasi sebanyak 2.420 kasus.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X