Vietnam Karantina 10.000 Warga Sebuah Desa akibat Virus Corona

Kompas.com - 14/02/2020, 19:48 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

KOMPAS.com - Vietnam melakukan karantina terhadap 10.000 warga Desa Son Loi, Provinsi Vinh Phuc, selama dua puluh hari untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dikutip dari Reuters, Jumat (13/2/2020), desa tersebut terletak 44 kilometer dari Hanoi.

Desa Son Loi merupakan lokasi ditemukannya 16 kasus virus corona di Vietnam, termasuk bayi berusia tiga bulan yang turut terinfeksi.

"Lebih dari 10.000 penduduk desa tidak akan diizinkan pergi selama 20 hari ke depan. Sampai malam ini, kami masih akan mengizinkan mereka yang ingin pulang. Dalam beberapa hari ke depan, tempat ini sepenuhnya disegel," kata salah seorang pejabat setempat.

Virus corona terdeteksi di Provinsi Vinh Phuc setelah orang-orang yang bekerja di Wuhan kembali ke Vietnam untuk merayakan liburan Tahun Baru Imlek.

Baca juga: Update Terbaru Virus Corona: 1.383 Meninggal, 64.443 Orang Terinfeksi

Provinsi tersebut merupakan tempat beroperasinya pabrik dua merek mobil di Vietnam.

Pada Rabu (12/2/2020), media pemerintah mengindikasi bahwa Pemerintah Vietnam sepenuhnya menutup desa pada hari itu.

Pada hari yang sama, terlihat pos-pos pemeriksaan telah dijaga oleh polisi dan papan peringatan telah dipasang di luar desa.

Namun, orang-orang masih diizinkan untuk keluar masuk desa yang memiliki populasi sekitar 10 ribu jiwa itu.

Pejabat kesehatan yang mengenakan pakaian pelindung menyemprotkan desinfektan pada kendaraan di pos pemeriksaan.

Pemerintah setempat juga mendirikan toko-toko serta menyediakan makanan dan masker untuk penduduk desa.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Jepang Memiliki Banyak Perusahaan Tertua di Dunia?

Kenapa Jepang Memiliki Banyak Perusahaan Tertua di Dunia?

Tren
Viral Sepeda Motor dari Sedotan Plastik: 'Awalnya Mau Buat Perahu Layar, tapi... '

Viral Sepeda Motor dari Sedotan Plastik: "Awalnya Mau Buat Perahu Layar, tapi... "

Tren
Terasa hingga Sukabumi, Gempa M 4,9 di Lebak Banten Tak Berpotensi Tsunami

Terasa hingga Sukabumi, Gempa M 4,9 di Lebak Banten Tak Berpotensi Tsunami

Tren
Sensus Penduduk Online, Bagaimana Mereka yang ‘Buta Teknologi’ dan di Daerah Terpencil?

Sensus Penduduk Online, Bagaimana Mereka yang ‘Buta Teknologi’ dan di Daerah Terpencil?

Tren
Bayar SPP Kini Bisa dengan GoPay, Bagaimana Caranya?

Bayar SPP Kini Bisa dengan GoPay, Bagaimana Caranya?

Tren
Uji Coba Blokir Ponsel BM Dimulai, Begini Cara Cek IMEI dan Statusnya

Uji Coba Blokir Ponsel BM Dimulai, Begini Cara Cek IMEI dan Statusnya

Tren
[HOAKS] Pesan Berantai soal Penculikan Anak di Surabaya

[HOAKS] Pesan Berantai soal Penculikan Anak di Surabaya

Tren
1.775 Orang Meninggal, Berikut Daftar 5 Negara Konfirmasi Kematian Virus Corona

1.775 Orang Meninggal, Berikut Daftar 5 Negara Konfirmasi Kematian Virus Corona

Tren
Viral Foto Sapi Berkaki Pendek, Jenis Apa Ini?

Viral Foto Sapi Berkaki Pendek, Jenis Apa Ini?

Tren
Pendaftaran Akun LTMPT Tahap 2 Dibuka, Berikut 9 Tahapan Daftar UTBK

Pendaftaran Akun LTMPT Tahap 2 Dibuka, Berikut 9 Tahapan Daftar UTBK

Tren
40 Warga AS yang Positif Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess Tak Dievakuasi

40 Warga AS yang Positif Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess Tak Dievakuasi

Tren
Viral Bagian Dalam Pijakan Kaki Motor Matik Berisikan Cabai, Ini Penjelasannya...

Viral Bagian Dalam Pijakan Kaki Motor Matik Berisikan Cabai, Ini Penjelasannya...

Tren
Lolos Passing Grade SKD CPNS 2019, Berikut Jadwal dan Tahapan Tes Selanjutnya

Lolos Passing Grade SKD CPNS 2019, Berikut Jadwal dan Tahapan Tes Selanjutnya

Tren
3 Hari Terakhir Kasus Baru Virus Corona Cenderung Mengalami Penurunan, Ini Komentar WHO

3 Hari Terakhir Kasus Baru Virus Corona Cenderung Mengalami Penurunan, Ini Komentar WHO

Tren
Angka Kesembuhan Pasien Terinfeksi Virus Corona Terus Meningkat, Apa yang Dilakukan China?

Angka Kesembuhan Pasien Terinfeksi Virus Corona Terus Meningkat, Apa yang Dilakukan China?

Tren
komentar
Close Ads X