WHO: Lebih Kuat dari Serangan Terorisme, Virus Corona Musuh Publik Nomor 1

Kompas.com - 12/02/2020, 14:30 WIB
Sekretaris Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di Jenewa pada 30 Januari 2020. Tedros mengumumkan status darurat dunia atas virus corona yang hingga saat ini, sudah membunuh 212 orang di China. AFP/FABRICE COFFRINISekretaris Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di Jenewa pada 30 Januari 2020. Tedros mengumumkan status darurat dunia atas virus corona yang hingga saat ini, sudah membunuh 212 orang di China.

KOMPAS.com - Kepala Badan Kesehatan Dunia ( WHO) mengatakan bahwa wabah virus corona China menimbulkan ancaman yang sangat serius bagi dunia dan harus dipandang sebagai "Musuh Publik Nomor 1".

Pernyataan ini disampaikan pada Selasa, 11 Februari lalu.

Mengutip Reuters, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mendesak negara-negara di dunia untuk meningkatkan langkah-langkah dalam mendeteksi dan mengendalikan virus corona. Terutama di lebih dari 30 negara dengan sistem kesehatan yang lebih lemah.

Di negara-negara tersebut, virus ini disebut dapat menciptakan 'kekacauan'.

Terbaru, virus corona Wuhan ini telah memiliki nama baru, yaitu COVID-19, tanpa asosiasi geografis.

Tedros, merujuk pada langkah-langkah pemerintah saat melawan terorisme, mengatakan bahwa virus bisa menjadi lebih kuat untuk menciptakan kekacauan.

"Sejujurnya, sebuah virus lebih kuat dalam menciptakan pergolakan politik, ekonomi, dan sosial daripada serangan teroris manapun," ucapnya.

Baca juga: Bantah Sepi karena Virus Corona, Bali Tetap Diminati Wisatawan

Menurutnya, jika dunia tidak segera bangkit dan menganggap virus ini sebagai musuh publik nomor 1, tidak ada pelajaran yang dapat segera diperoleh dari wabah ini.

"Kita masih berada dalam strategi penahanan dan tidak boleh membiarkan virus memiliki ruang untuk melakukan penularan lokal," kata Tedros. 

Berdasarkan data real time yang dikumpulkan oleh John Hopkins University, total kasus virus corona di seluruh dunia telah mencapai 45.183 kasus infeksi dengan 1.115 kasus kematian dan 4.849 orang yang sembuh.

Vaksin siap dalam waktu 18 bulan 

WHO memulai pertemuan selama dua hari untuk berbagi tentang sampel virus dan mempercepat riset menjadi obat dan vaksin. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Jepang Memiliki Banyak Perusahaan Tertua di Dunia?

Kenapa Jepang Memiliki Banyak Perusahaan Tertua di Dunia?

Tren
Viral Sepeda Motor dari Sedotan Plastik: 'Awalnya Mau Buat Perahu Layar, tapi... '

Viral Sepeda Motor dari Sedotan Plastik: "Awalnya Mau Buat Perahu Layar, tapi... "

Tren
Terasa hingga Sukabumi, Gempa M 4,9 di Lebak Banten Tak Berpotensi Tsunami

Terasa hingga Sukabumi, Gempa M 4,9 di Lebak Banten Tak Berpotensi Tsunami

Tren
Sensus Penduduk Online, Bagaimana Mereka yang ‘Buta Teknologi’ dan di Daerah Terpencil?

Sensus Penduduk Online, Bagaimana Mereka yang ‘Buta Teknologi’ dan di Daerah Terpencil?

Tren
Bayar SPP Kini Bisa dengan GoPay, Bagaimana Caranya?

Bayar SPP Kini Bisa dengan GoPay, Bagaimana Caranya?

Tren
Uji Coba Blokir Ponsel BM Dimulai, Begini Cara Cek IMEI dan Statusnya

Uji Coba Blokir Ponsel BM Dimulai, Begini Cara Cek IMEI dan Statusnya

Tren
[HOAKS] Pesan Berantai soal Penculikan Anak di Surabaya

[HOAKS] Pesan Berantai soal Penculikan Anak di Surabaya

Tren
1.775 Orang Meninggal, Berikut Daftar 5 Negara Konfirmasi Kematian Virus Corona

1.775 Orang Meninggal, Berikut Daftar 5 Negara Konfirmasi Kematian Virus Corona

Tren
Viral Foto Sapi Berkaki Pendek, Jenis Apa Ini?

Viral Foto Sapi Berkaki Pendek, Jenis Apa Ini?

Tren
Pendaftaran Akun LTMPT Tahap 2 Dibuka, Berikut 9 Tahapan Daftar UTBK

Pendaftaran Akun LTMPT Tahap 2 Dibuka, Berikut 9 Tahapan Daftar UTBK

Tren
40 Warga AS yang Positif Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess Tak Dievakuasi

40 Warga AS yang Positif Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess Tak Dievakuasi

Tren
Viral Bagian Dalam Pijakan Kaki Motor Matik Berisikan Cabai, Ini Penjelasannya...

Viral Bagian Dalam Pijakan Kaki Motor Matik Berisikan Cabai, Ini Penjelasannya...

Tren
Lolos Passing Grade SKD CPNS 2019, Berikut Jadwal dan Tahapan Tes Selanjutnya

Lolos Passing Grade SKD CPNS 2019, Berikut Jadwal dan Tahapan Tes Selanjutnya

Tren
3 Hari Terakhir Kasus Baru Virus Corona Cenderung Mengalami Penurunan, Ini Komentar WHO

3 Hari Terakhir Kasus Baru Virus Corona Cenderung Mengalami Penurunan, Ini Komentar WHO

Tren
Angka Kesembuhan Pasien Terinfeksi Virus Corona Terus Meningkat, Apa yang Dilakukan China?

Angka Kesembuhan Pasien Terinfeksi Virus Corona Terus Meningkat, Apa yang Dilakukan China?

Tren
komentar
Close Ads X