Viral Sepekan: Hoaks Virus Corona Menular melalui Keringat hingga Saldo King of The King Rp 720 T

Kompas.com - 09/02/2020, 19:05 WIB
Ilustrasi media sosial shutterstockIlustrasi media sosial
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

KOMPAS.com - Penyebaran wabah virus corona diwarnai dengan menyebarnya informasi simpang siur yang harus dikonfirmasi untuk memastikan kebenarannya.

Dalam sepekan ini, 3-9 Februari 2020, ada beragam informasi yang viral di media sosial.

Selain viral soal virus corona, informasi lainnya di antaranya video viral bibir seorang pria yang mengeluarkan larva diduga dari minuman kaleng, video pengendara mobil yang tidak terima ditilang, dan beberapa viral lainnya.

Tim fact checker Kompas.com melakukan konfirmasi atas beragam informasi viral tersebut.

Berikut beberapa informasi yang telah dikonfirmasi dalam sepekan ini:

1. Hoaks virus corona menular melalui keringat

Beredar pesan dengan narasi imbauan kepada masyarakat agar tidak mengonsumsi makanan kalengan produksi China. Pesan ini beredar secara berantai melalui aplikais pesan WhatsApp pada Selasa (4/2/2020).

Pesan tersebut menyebutkan, makanan kaleng tersebut diduga terkontaminasi keringat pekerja yang berpotensi menyebarkan virus corona.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pesan itu mengatasnamakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kedutaan Besar (Dubes), dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Saat dikonfirmasi, Direktur penyakit Tular Vektor dan Zoonotik (PTVz) Kemenkes, dr Siti Nadia Tirmizi menegaskan, informasi penularan melalui keringat adalah tidak benar alias hoaks.

Simak berita selengkapnya berikut ini:

[Hoaks] Virus Corona Menular Melalui Keringat di Makanan Kaleng China

2. Bibir seorang pria keluarkan larva

Beredar video mengenai keluarnya larva dari bibir seorang pria. Video ini beredar di media sosial pada Selasa (28/1/2020).

Narasi yang beredar menyebutkan, hewan tersebut menempel di kaleng dan masuk ke dalam kulit manusia.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X