Pemulangan WNI Eks ISIS, Pertaruhan Indonesia di Mata Internasional?

Kompas.com - 07/02/2020, 20:29 WIB
Seorang anggota pasukan pemerintah Suriah memegang bendera ISIS saay berada di jalan kota tua Palmyra yang direbut kembali dari tangan ISIS, Minggu (27/3/2016). AFP PHOTO / STRSeorang anggota pasukan pemerintah Suriah memegang bendera ISIS saay berada di jalan kota tua Palmyra yang direbut kembali dari tangan ISIS, Minggu (27/3/2016).

KOMPAS.com - Wacana pemulangan warga negara Indonesia eks ISIS kembali mencuat dalam beberapa waktu terakhir.

Pro kontra pun mulai bermunculan. Sejumlah tokoh menganggap jika pemerintah secara konstitusional memiliki kewajiban untuk memulangkannya.

Namun tak sedikit pula pihak yang menolak wacana tersebut. Alasannya mereka khawatir jika pemulangan itu akan mengancam keamanan negara.

Bahkan, Presiden Joko Widodo secara pribadi menyatakan sikapnya yaitu tidak setuju dengan wacana pemulangan para mantan kombatan ISIS itu.

Kendati demikian, Jokowi menyebut bahwa pemerintah saat ini masih menimbang soal wacana tersebut.

Baca juga: Soal Pemulangan Ratusan WNI eks ISIS, BNPT: Masih dalam Pembahasan

Di mata internasional

Menanggapi hal itu, pakar Hukum Internasional Universitas Islam Indonesia Jawahir Thontowi mengatakan, penolakan pemerintah Indonesia terhadap WNI eks ISIS akan berdampak negatif.

"Penolakan pemerintah Indonesia terhadap mantan ISIS bisa berdampak negatif di hadapan internal umat Islam, tetapi juga negatif di mata masyarakat internasional," kata Jawahir kepada Kompas.com, Jumat (7/2/2020).

Menurut Jawahir, pemerintah bisa dipandang melanggar konvensi internasional tentang kewarganegaraan.

Selain itu, pemerintah juga bisa disalahkan secara internasional karena menolak eks ISIS pulang ke Indonesia tanpa proses pengadilan.

"Secara HAM internasional, pemerintah RI melanggar Due Process of Law and a Fair Trial Principles," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X