Cap Go Meh, Serba-serbi Pesta Rakyat

Kompas.com - 07/02/2020, 06:30 WIB
Warga keturunan etnis Tionghoa berdoa merayakan tahun baru Imlek 2570 di Wihara Dharma Bakti, Jakarta, Selasa (5/2/2019). Perayaan Imlek akan berlangsung selama 15 hari dan ditutup dengan Cap Go Meh. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga keturunan etnis Tionghoa berdoa merayakan tahun baru Imlek 2570 di Wihara Dharma Bakti, Jakarta, Selasa (5/2/2019). Perayaan Imlek akan berlangsung selama 15 hari dan ditutup dengan Cap Go Meh.


LIMABELAS hari usai tahun baru Imlek (Sin Cia), maka hari yang ditunggu-tunggu adalah perayaan Cap Go Meh.

Cap artinya sepuluh, go artinya lima, dan meh artinya malam. Jadi, Cap Go Meh adalah malam perayaan hari ke-15 setelah Imlek.

Cap Go Meh tahun ini jatuh pada 8 Februari 2020.

Cap Go Meh merupakan pesta besar warga Tionghoa yang bertujuan memberi hiburan kepada seluruh warga Tionghoa dan warga sekitar dengan menonton berbagai pertunjukan seperti Barongsai, Liong, dan indahnya ratusan cahaya lampion.

Kue keranjang

Kue keranjang (ti kwe), orang bilang dodol cina, merupakan menu utama Imlek dan Cap Go Meh. Bentuknya bulat yang dibungkus memakai daun pisang atau plastik. Warnanya merah dan tampak kenyal. Rasanya sangat manis dan gurih.

Biasanya kue keranjang menjadi salah satu sajian yang diletakkan di meja abu leluhur pada perayaan Imlek.

Menurut kebiasaan, kue keranjang tidak dimakan selama perayaan Imlek. Akan tetapi, pada saat Cap Go Meh, barulah kue ini disajikan pada kaum keluarga.

Sajiannya bisa digoreng memakai tepung, bisa juga dicocol pada parutan kelapa.

Guan Siau

Konon, dari berbagai sumber, asal usul Cap Go Meh bermula dari seorang gadis bernama Guan Siau (Yuan Xiao Jie).

Ia adalah pelayan raja pada Dinasti Han (206 SM-220 M) yang hendak bunuh diri karena tidak dapat bertemu orangtua dan keluarganya.

Tetapi Menteri Dong Fang Shuo mencegahnya.

Dong mencegah dengan cara mengarang cerita bahwa nanti tanggal 15 pada bulan pertama akan datang Dewa Api yang hendak membumihanguskan kota tempat tinggal Guan Siau dan istana raja.

Hanya Guan Siau yang bisa mencegah dan menyelamatkan rencanaa jahat Dewa Api ini.
Caranya pada malam tanggal 15 itu Guan Siau dan semua penduduk kota harus membawa lampion warna merah menyala sehingga kota akan tampak merah membara seolah terbakar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Februari 1979, Letusan dan Gas Beracun di Dieng Tewaskan 149 Orang

20 Februari 1979, Letusan dan Gas Beracun di Dieng Tewaskan 149 Orang

Tren
Dua Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Meninggal Dunia karena Virus Corona

Dua Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Meninggal Dunia karena Virus Corona

Tren
Viral Cekcok antara Pengemudi Mobil dengan Pengendara Motor di Klaten

Viral Cekcok antara Pengemudi Mobil dengan Pengendara Motor di Klaten

Tren
Imbauan BPS: Hati-hati Penipuan Berkedok Sensus Penduduk

Imbauan BPS: Hati-hati Penipuan Berkedok Sensus Penduduk

Tren
7 Negara yang Konfirmasi Kasus Kematian akibat Virus Corona Covid-19

7 Negara yang Konfirmasi Kasus Kematian akibat Virus Corona Covid-19

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Astronot AS John Glenn Jalankan Misi Terbangkan Friendship 7

Hari Ini dalam Sejarah: Astronot AS John Glenn Jalankan Misi Terbangkan Friendship 7

Tren
Update Virus Corona Covid-19: 2.120 Kematian, 75.291 Terinfeksi, 14.452 Orang Sembuh

Update Virus Corona Covid-19: 2.120 Kematian, 75.291 Terinfeksi, 14.452 Orang Sembuh

Tren
Sensus Penduduk Online 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaannya

Sensus Penduduk Online 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaannya

Tren
Iran Umumkan 2 Kematian akibat Virus Corona Covid-19, Pertama di Timur Tengah

Iran Umumkan 2 Kematian akibat Virus Corona Covid-19, Pertama di Timur Tengah

Tren
PT KAI Buka Lowongan untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya...

PT KAI Buka Lowongan untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya...

Tren
Kolaborasi dengan Supreme, 3 Keping Biskuit Oreo Ditawar Rp 6,9 Juta

Kolaborasi dengan Supreme, 3 Keping Biskuit Oreo Ditawar Rp 6,9 Juta

Tren
[POPULER TREN] Baut di Sup Penumpang Pesawat | Kajian Terbaru Virus Corona

[POPULER TREN] Baut di Sup Penumpang Pesawat | Kajian Terbaru Virus Corona

Tren
Kajian Terbaru, Berikut Jenis Pasien Paling Rentan Terinfeksi Virus Corona

Kajian Terbaru, Berikut Jenis Pasien Paling Rentan Terinfeksi Virus Corona

Tren
Data Tidak Lengkap Saat Input Sensus Penduduk Online 2020, Berikut Cara Memperbaikinya

Data Tidak Lengkap Saat Input Sensus Penduduk Online 2020, Berikut Cara Memperbaikinya

Tren
Karantina Kapal Diamond Princess Usai, 542 Orang Termasuk 4 WNI Positif Virus Corona

Karantina Kapal Diamond Princess Usai, 542 Orang Termasuk 4 WNI Positif Virus Corona

Tren
komentar
Close Ads X