Song Yingjie, Dokter di China Meninggal Diduga akibat Kelelahan Tangani Virus Corona

Kompas.com - 06/02/2020, 14:47 WIB
Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan. AFP/HECTOR RETAMALPara staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan.

KOMPAS.com - Seorang dokter asal negeri tirai bambu, Song Yingjie (27) dilaporkan meninggal akibat serangan jantung pada Selasa (4/2/2020) waktu setempat.

Diketahui, Song Yingjie mengalami serangan jantung setelah ia bekerja terus-menerus (selama 10 hari berturut-turut) untuk memerangi virus corona yang berpusat di Wuhan, China tersebut.

Berdasarkan laporan Daily Mail, Song Yingjie bertanggung jawab atas pemeriksaan suhu pengendara bermotor di Hunan, salah satu provinsi di China.

Ia juga merupakan pemimpin tim di sebuah klinik lokal di Provinsi Hunan, yang berlokasi berbatasan dengan Provinsi Hubei.

Informasi tentang meninggalnya Song Yingjie diketahui ketika para dokter nasional dipuji sebagai pahlawan untuk bekerja siang dan malam untuk mengatasi epidemi yang dimulai di Kota Wuhan, China.

Menurut update terkini, sudah sebanyak 565 orang dilaporkan meninggal dunia dari 28.276 kasus virus corona di dunia.

Baca juga: Saat Kota-Kota di China Diserang Virus Corona...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meninggal di asrama

Song Yangjie diketahui merupakan warga asli Kota Kaiyun di Kabupaten Hengshan, China.

Pemerintah Kota Hengyang yang bertugas mengawasi Kabupaten Hengshan melaporkan, Song Yangjie meninggal setelah kembali ke kamar asramanya pada Senin (3/2/2020) dini hari.

Sementara, pihak berwenang mengungkapkan, petugas medis yang meninggal juga bertanggung jawab untuk mendistribusikan pasokan medis dari Klinik Maji.

Di sisi lain, Song memiliki kakak yang berjarak dua tahun lebih tua darinya yang saat ini masih berada di Wuhan.

Halaman:

25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cek, Ini Syarat dan Kriteria Penerima BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Cek, Ini Syarat dan Kriteria Penerima BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Tren
Masa Sanggah Hasil Administrasi CPNS 2021, Apa yang Perlu Diketahui?

Masa Sanggah Hasil Administrasi CPNS 2021, Apa yang Perlu Diketahui?

Tren
Lowongan Kerja di Badan Pengelola Keuangan Haji, Berikut Posisi dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja di Badan Pengelola Keuangan Haji, Berikut Posisi dan Cara Daftarnya

Tren
Bloomberg: Indonesia Posisi Terbawah Ketahanan Covid-19 Periode Juli

Bloomberg: Indonesia Posisi Terbawah Ketahanan Covid-19 Periode Juli

Tren
INFOGRAFIK: Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021

INFOGRAFIK: Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021

Tren
Update Corona 30 Juli: 5 Negara Kasus Terbanyak | Covid-19 Melonjak, RS di Thailand Kekurangan Tempat Tidur

Update Corona 30 Juli: 5 Negara Kasus Terbanyak | Covid-19 Melonjak, RS di Thailand Kekurangan Tempat Tidur

Tren
Cerita di Balik Video Viral Kakek Kayuh Sepeda 15 Kilometer agar Bisa Vaksin Covid-19

Cerita di Balik Video Viral Kakek Kayuh Sepeda 15 Kilometer agar Bisa Vaksin Covid-19

Tren
[POPULER TREN] Cara Download Sertifikat Vaksin | Video Viral Kakek Gowes 15 Km untuk Ikut Vaksinasi

[POPULER TREN] Cara Download Sertifikat Vaksin | Video Viral Kakek Gowes 15 Km untuk Ikut Vaksinasi

Tren
Amati, Ini Tanda Kucing Kesayangan Tengah Hamil

Amati, Ini Tanda Kucing Kesayangan Tengah Hamil

Tren
Rincian Passing Grade atau Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2021

Rincian Passing Grade atau Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2021

Tren
[HOAKS] Pasien Covid-19 di RS Bisa Ajukan Klaim Sendiri Melalui Dinas Kesehatan

[HOAKS] Pasien Covid-19 di RS Bisa Ajukan Klaim Sendiri Melalui Dinas Kesehatan

Tren
Banyak Pasien Isoman Covid-19 Meninggal Dunia, Ini Saran Epidemiolog

Banyak Pasien Isoman Covid-19 Meninggal Dunia, Ini Saran Epidemiolog

Tren
Fasilitas Isoman di Hotel untuk Anggota DPR dan 'Sense of Crisis' Wakil Rakyat...

Fasilitas Isoman di Hotel untuk Anggota DPR dan "Sense of Crisis" Wakil Rakyat...

Tren
Gempa M 8,1 Guncang Semenanjung Alaska, Adakah Dampak bagi Indonesia?

Gempa M 8,1 Guncang Semenanjung Alaska, Adakah Dampak bagi Indonesia?

Tren
Viral Unggahan Kebocoran Data Berimbas Penipuan Pengiriman Barang, Apa yang Harus Dilakukan?

Viral Unggahan Kebocoran Data Berimbas Penipuan Pengiriman Barang, Apa yang Harus Dilakukan?

Tren
komentar
Close Ads X