Viral Anak Kecil Duduk di Atas Rak Bagasi Gerbong Kereta, Ini Cerita Lengkapnya

Kompas.com - 04/02/2020, 12:15 WIB
Tangkapan layar dari sebuah video viral mengenai anak kecil yang duduk di rak bagasi kereta api. TWITTER/@BRLLNTJLTangkapan layar dari sebuah video viral mengenai anak kecil yang duduk di rak bagasi kereta api.

KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak kecil yang duduk di rak bagasi gerbong kereta api viral di media sosial Twitter pada Jumat (31/1/2020).

Unggahan tersebut dibagikan oleh pemilik akun Twitter @brllntjl.

Hingga saat ini unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 1.000.000 kali.

Adapun @brllntjl menuliskan "Kan kan, bandel si Segerbong ngakak asli."

Baca juga: Viral Beberapa Anak Kecil Lompat dari Truk yang Sedang Melaju di Pekalongan

Konfirmasi Kompas.com

Guna mencari tahu kebenaran informasi tersebut, Kompas.com menghubungi VP Public Relation PT KAI Yuskal Setiawan.

Ia mengatakan, kejadian anak kecil duduk di atas rak gerbong kereta tersebut terjadi di rangkaian kereta api Logawa dari Yogyakarta menuju Surabaya.

"Itu benar. Kejadiannya 26 Januari 2019," kata Yuskal saat dihubungi Kompas.com, Selasa (4/2/2020).

Yuskal menjelaskan, anak tersebut awalnya terus berlarian di gerbong saat kereta berjalan.

Selain itu, imbuhnya, sesekali anak tersebut bertindak usil dengan mencubit penumpang lain.

"Kemudian si bapak ngasih hukuman dengan menaruh di atas rak bagasi," papar dia.

Yuskal mengungkapkan, saat kejadian tersebut tidak ada petugas yang mengetahui.

Pihaknya mengimbau agar penumpang kereta api tidak melakukan hal serupa apa pun alasannya.

"Karena akan membahayakan, ikuti saja petunjuk dari petugas," terang dia.

Baca juga: Dukung Solo Great Sale 2020, PT KAI Berikan Diskon 10 Persen Tiket Kereta Api

Penjelasan pengunggah

Secara terpisah, Kompas.com juga menghubungi Brilian, pemilik akun Twitter @brllntjl selaku pengunggah pertama sekaligus yang melakukan perekaman video tersebut.

Ia mengatakan, anak tersebut lari-lari di gerbong dan sempat menyubit salah seorang penumpang.

Lalu, anak tersebut ditegur oleh salah satu penumpang lain hingga akhirnya membuat orangtua anak tersebut bertindak.

"Awalnya bapaknya sudah negur agar tidak berlari-larian. Tapi anaknya tetep bandel," kata Brilian.

Hingga akhirnya, kata Brilian, bapak dari anak tersebut merasa jengkel dan menaruhnya di atas rak bagasi gerbong kereta api.

Adapun tujuannya mengunggah video tersebut adalah karena kejadian itu momen yang langka.

Pasalnya, sang orangtua dari anak tersebut tidak egois karena anaknya yang hiperaktif.

"Tidak marah ketika anaknya ditegur banyak orang, karena banyak saya temui di transportasi umum ketika orang lain menegur anaknya malah orangtuanya yang marah," jelas Brilian.

Selain itu, ia juga kagum dengan orangtua anak tersebut dengan memberikan efek jera tanpa membuat anak tersakiti secara fisik atau membentaknya di depan muka umum.

Baca juga: Viral Video Oknum Polantas Simalungun Disebut Lakukan Pungli, Ini Faktanya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Passing Grade CPNS Setiap Formasi dan Instansi dengan Tingkat Kelulusan Tertinggi

Passing Grade CPNS Setiap Formasi dan Instansi dengan Tingkat Kelulusan Tertinggi

Tren
20 Februari 1979, Letusan dan Gas Beracun di Dieng Tewaskan 149 Orang

20 Februari 1979, Letusan dan Gas Beracun di Dieng Tewaskan 149 Orang

Tren
Dua Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Meninggal Dunia karena Virus Corona

Dua Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Meninggal Dunia karena Virus Corona

Tren
Viral Cekcok antara Pengemudi Mobil dengan Pengendara Motor di Klaten

Viral Cekcok antara Pengemudi Mobil dengan Pengendara Motor di Klaten

Tren
Imbauan BPS: Hati-hati Penipuan Berkedok Sensus Penduduk

Imbauan BPS: Hati-hati Penipuan Berkedok Sensus Penduduk

Tren
7 Negara yang Konfirmasi Kasus Kematian akibat Virus Corona Covid-19

7 Negara yang Konfirmasi Kasus Kematian akibat Virus Corona Covid-19

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Astronot AS John Glenn Jalankan Misi Terbangkan Friendship 7

Hari Ini dalam Sejarah: Astronot AS John Glenn Jalankan Misi Terbangkan Friendship 7

Tren
Update Virus Corona Covid-19: 2.120 Kematian, 75.291 Terinfeksi, 14.452 Orang Sembuh

Update Virus Corona Covid-19: 2.120 Kematian, 75.291 Terinfeksi, 14.452 Orang Sembuh

Tren
Sensus Penduduk Online 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaannya

Sensus Penduduk Online 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaannya

Tren
Iran Umumkan 2 Kematian akibat Virus Corona Covid-19, Pertama di Timur Tengah

Iran Umumkan 2 Kematian akibat Virus Corona Covid-19, Pertama di Timur Tengah

Tren
PT KAI Buka Lowongan untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya...

PT KAI Buka Lowongan untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya...

Tren
Kolaborasi dengan Supreme, 3 Keping Biskuit Oreo Ditawar Rp 6,9 Juta

Kolaborasi dengan Supreme, 3 Keping Biskuit Oreo Ditawar Rp 6,9 Juta

Tren
[POPULER TREN] Baut di Sup Penumpang Pesawat | Kajian Terbaru Virus Corona

[POPULER TREN] Baut di Sup Penumpang Pesawat | Kajian Terbaru Virus Corona

Tren
Kajian Terbaru, Berikut Jenis Pasien Paling Rentan Terinfeksi Virus Corona

Kajian Terbaru, Berikut Jenis Pasien Paling Rentan Terinfeksi Virus Corona

Tren
Data Tidak Lengkap Saat Input Sensus Penduduk Online 2020, Berikut Cara Memperbaikinya

Data Tidak Lengkap Saat Input Sensus Penduduk Online 2020, Berikut Cara Memperbaikinya

Tren
komentar
Close Ads X