Update Wabah Virus Corona: 305 Orang Meninggal, 14.568 Terinfeksi

Kompas.com - 02/02/2020, 14:56 WIB
Tim medis memberikan kode kepada salah satu pasien virus corona. Dokter di Wuhan mengisahkan bagaimana suka duka mereka dalam merawat pasien yang positif terkena virus. Xinhua via SCMPTim medis memberikan kode kepada salah satu pasien virus corona. Dokter di Wuhan mengisahkan bagaimana suka duka mereka dalam merawat pasien yang positif terkena virus.

KOMPAS.com - Update jumlah korban virus corona hingga hari ini, Minggu (2/2/2020) telah mencapai 305 pasien meninggal dan 14.568 kasus infeksi di seluruh dunia, terutama di China.

Dilansir dari South Morning China Post, Satu korban meninggal berasal dari Filipina, ini menjadi kasus pertama yang terjadi di luar daratan utama China.

Komisi Kesehatan Nasional China mengumumkan, di negaranya, angka kematian akibat virus corona dilaporkan bertambah sebanyak 45 kasus dan 2.590 kasus baru untuk jumlah yang terinfeksi.

Total infeksi di China saat ini mencapai angka 14.380 kasus, 9.074 di antaranya terjadi di Provinsi Hubei.

Dari jumlah tersebut 1.118 di antaranya dalam kondisi parah dan 444 lainnya dalam keadaan kritis.

Jumlah kasus meninggal dan infeksi semakin hari diketahui semakin menunjukkan peningkatan.

Sebuah studi dari University of Hong Kong memprediksi pada Jumat pekan depan sebanyak 75.815 orang di Wuhan akan terinfeksi virus ini.

Penelitian yang dipublikasikan diThe Lancet itu, menyebutkan, estimasi yang disebutkan berdasar pada asumsi bahwa setiap orang yang terinfeksi memiliki peluang menularkan virus pada 2,68 orang lainnya.

Baca juga: Pemeriksaan Selesai, WNI dari Wuhan Diterbangkan ke Natuna

Kasus kematian pertama di luar China

Sementara itu, untuk kasus kematian pertama akibat virus corona yang terjadi di luar China terkonfirmasi ada di Filipina.

Pasien meninggal adalah seorang laki-laki berusia 44 tahun yang berkewarganegaraan China. Ia mengembuskan nafas terakhir pada Sabtu (1/2/2020) dan menggenapkan jumlah korban meninggal menjadi 305 jiwa.

Ia merupakan rekan dari seorang pelancong wanita (38) asal Wuhan, China yang tiba di Filipina pada 21 Januari lalu, setelah bepergian di Hong Kong.

Baca juga: Takut Tertular Corona, Warga China Lempar Kucing Peliharaan ke Jalan

Sumber: SCMP

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai soal Sayuran yang Berbahaya bagi Ibu Hamil, Ini Penjelasan Dokter...

Ramai soal Sayuran yang Berbahaya bagi Ibu Hamil, Ini Penjelasan Dokter...

Tren
Viral Video Kerumunan Wisatawan Pantai Batu Karas Pangandaran, Pemda Lakukan Penutupan

Viral Video Kerumunan Wisatawan Pantai Batu Karas Pangandaran, Pemda Lakukan Penutupan

Tren
Kasus Covid-19 Melonjak, Taiwan Naikkan Kewaspadaan ke Level 3

Kasus Covid-19 Melonjak, Taiwan Naikkan Kewaspadaan ke Level 3

Tren
Update Corona Global: India Hadapi Masalah Limbah Medis | Taiwan Naikkan Kewaspadaan ke Level 3

Update Corona Global: India Hadapi Masalah Limbah Medis | Taiwan Naikkan Kewaspadaan ke Level 3

Tren
Tidak Semua, Hanya Nyamuk Betina yang Menghisap Darah Manusia

Tidak Semua, Hanya Nyamuk Betina yang Menghisap Darah Manusia

Tren
Twit Viral Tampah Bambu Dijual hingga Rp 4 Jutaan untuk Hiasan Dinding

Twit Viral Tampah Bambu Dijual hingga Rp 4 Jutaan untuk Hiasan Dinding

Tren
[POPULER TREN] Kebijakan Baru Whatsapp Mulai Berlaku | Tips Atasi Kolesterol, Hipertensi, Gula Darah Tinggi, dan Asam Urat

[POPULER TREN] Kebijakan Baru Whatsapp Mulai Berlaku | Tips Atasi Kolesterol, Hipertensi, Gula Darah Tinggi, dan Asam Urat

Tren
6 Piranti Keseharian Ini Ternyata Temuan NASA

6 Piranti Keseharian Ini Ternyata Temuan NASA

Tren
Twit Viral soal Bagi-bagi Makanan Kucing Gratis, Ini Info Lengkapnya

Twit Viral soal Bagi-bagi Makanan Kucing Gratis, Ini Info Lengkapnya

Tren
Update WhatsApp 15 Mei 2021, Apa yang Berubah?

Update WhatsApp 15 Mei 2021, Apa yang Berubah?

Tren
[KLARIFIKASI] Video Berita Presiden Jokowi Pulang Kampung

[KLARIFIKASI] Video Berita Presiden Jokowi Pulang Kampung

Tren
5 Hal Menarik dari Serial Friends yang Akan Kembali Tayang 27 Mei 2021

5 Hal Menarik dari Serial Friends yang Akan Kembali Tayang 27 Mei 2021

Tren
Cara Cek Bahan Pangan yang Bebas Formalin, Boraks dan Pewarna Tekstil

Cara Cek Bahan Pangan yang Bebas Formalin, Boraks dan Pewarna Tekstil

Tren
Klaster Aktif Covid-19 dan Alasan Singapura Kembali Berlakukan Lockdown...

Klaster Aktif Covid-19 dan Alasan Singapura Kembali Berlakukan Lockdown...

Tren
Kebijakan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Mulai Hari Ini, Perhatikan 5 Poin Berikut...

Kebijakan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Mulai Hari Ini, Perhatikan 5 Poin Berikut...

Tren
komentar
Close Ads X