Belum Selesai Virus Corona, Flu Burung Kembali Merebak di China...

Kompas.com - 02/02/2020, 09:11 WIB
epa03651350 A chicken gets a shot of H5N1 bird flu vaccine at a chicken farm in Chongqing, Yongchuan district of southwest China, 05 April 2013. China has reported 16 human cases of the new H7N9 bird flu virus, including six deaths.  EPA/SI CHUAN CHINA OUT SI CHUANepa03651350 A chicken gets a shot of H5N1 bird flu vaccine at a chicken farm in Chongqing, Yongchuan district of southwest China, 05 April 2013. China has reported 16 human cases of the new H7N9 bird flu virus, including six deaths. EPA/SI CHUAN CHINA OUT

Namun, dibandingkan Sars yang tingkat kematiannya 10 persen maupun coronavirus yang sejauh ini tingkat kematiannya sekitar 2 persen, flu burung memiliki tingkat kematian lebih besar.

Tingkat kematian kasus flu burung yakni 50 persen apabila tertular ke manusia jika melihat kasus yang ada selama 15 tahun terakhir.

Baca juga: Merebak di 13 Negara, Berikut Cara Pencegahan Virus Corona Versi WHO

Korban flu burung

Dari 2003 hingga 2019, WHO melaporkan total 861 kasus H5N1 pada manusia yang dikonfirmasi di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, di antaranya 455 telah meninggal.

Di Cina, 53 kasus infeksi flu burung pada manusia telah dilaporkan dalam 16 tahun terakhir, dengan 31 meninggal dunia.

Dalam beberapa hari terakhir, lebih dari selusin negara telah mengevakuasi warganya dari Wuhan di provinsi Hubei, pusat penyebaran wabah virus corona. 

Pada hari Kamis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah coronavirus sebagai darurat kesehatan masyarakat global.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X