Tunggu Evakuasi, 10 Mahasiswa Unesa di Wuhan Pilih Bertahan di Asrama

Kompas.com - 01/02/2020, 12:10 WIB
Petugas medis dari PT KAI DAOP 1 Jakarta membagikan masker pada calon penumpang kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (31/1/2020). Pembagian masker gratis pada calon penumpang dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPetugas medis dari PT KAI DAOP 1 Jakarta membagikan masker pada calon penumpang kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (31/1/2020). Pembagian masker gratis pada calon penumpang dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona.

KOMPAS.com - Pemerintah direncanakan akan mengevakuasi 243 WNI yang ada di Provinsi Hubei, China pada Sabtu (1/2/2020).

Dari ratusan WNI tersebut, 10 di antaranya merupakan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang tengah kuliah dan menjalankan program beasiswa mengasah ketrampilan.

Humas Unesa Vinda Maya mengatakan informasi adanya pemulangan WNI di Wuhan, termasuk mahasiswa Unesa akan dilakukan pada Sabtu (1/2/2020) pukul 01.30 waktu Wuhan, China.

Namun informasi yang barusan diterimanya, kemungkinan waktu kepulangan akan mundur dari jadwal yang telah ditentukan.

"Hingga Sabtu (pagi), mahasiswa masih berada di dormitori (asrama)," ujarnya kepada Kompas.com (1/2/2020).

Saat disinggung terkait skenario evakuasi, termasuk waktu dan tempat, pihaknya tidak bisa memberitahukan secara gamblang karena menyangkut keamanan para WNI.

Baca juga: Saat Ratusan Pasien Virus Corona di Sejumlah Negara Telah Sembuh...

Namun pastinya, setelah sampai di Indonesia, akan dilakukan pemeriksaan sesuai standar. Jadi mereka tidak langsung dipulangkan.

"Kalau sesuai standar karantinanya 14 hari, tapi kalau di mananya ini saya belum dapat info," kata Vinda.

Terkait kabar evakuasi, para orang tua sudah mengetahuinya. Mereka bertukar informasi melalui grub di media sosial.

"Mereka (orangtua) manut aja yang penting dapat kabar pesawat dari Indonesia sudah ke sana menjemput itu sudah cukup membahagiakan. Masalah nanti di sini mau dikumpulkan di satu titik, orangtua dan pihak kampus menyerahkan sepenuhnya pada pihak berwenang," terangnya.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X