25 Maskapai Ini Stop Penerbangan ke China karena Virus Corona

Kompas.com - 01/02/2020, 08:15 WIB
epa08132139 An airplane is silhouetted as it flies during sun rise in Sepang, Malaysia, 16 January 2020.  EPA-EFE/FAZRY ISMAIL FAZRY ISMAILepa08132139 An airplane is silhouetted as it flies during sun rise in Sepang, Malaysia, 16 January 2020. EPA-EFE/FAZRY ISMAIL

KOMPAS.com - Sejumlah maskapai penerbangan besar telah menangguhkan penerbangannya ke China, setelah mewabahnya virus corona yang telah menewaskan 213 orang, hingga Jumat (31/1/2020). 

Terbaru, Kenya Airways telah menangguhkan semua penerbangannya ke dan dari China hingga pemberitahuan lebih lanjut.

"Kami telah menangguhkan sementara seluruh penerbangan ke dan dari Guangzhou mulai Jumat hingga pemberitahuan lebih lanjut," kata maskapai dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya.

Sebelumnya, maskapai-maskapai besar lainnya juga telah menangguhkan penerbangannya setelah terjadi wabah virus corona di China. 

Melansir Reuters dan The Guardian, berikut adalah daftar respons maskapai-maskapai penerbangan di dunia pasca mewabahnya virus corona:

1. Air Canada

Pada 28 Januari lalu, pihak Air Canada mengatakan akan membatalkan penerbangan-penerbangan tertentu ke China.

2. Air France

Air France juga menyatakan akan menangguhkan semua jadwal penerbangan ke dan dari daratan China pada 30 Januari lalu hingga 9 Februari.

3. Air India

Maskapai Air India mengungkapkan bahwa pihaknya membatalkan penerbangan Mumbai-Delhi-Shanghari dari tanggal 31 Januari 2020 hingga 14 Februari 2020.

4. Air New Zealand

Pada 31 Januari 2020, Air New Zealand mengatakan bahwa sementara mengurangi jumlah penerbangan antara Auckland dan Shanghai dari 18 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020.

5. Air Seoul

Maskapai penerbangan Air Seoul juga mengungkapkan bahwa mereka telah menangguhkan semua penerbangan ke China pada 28 Januari 2020.

Baca juga: Update, Rencana Pemulangan WNI dari Wuhan, China

6. Air Tanzania

Maskapai penerbangan milik negara Tanzania menyebutkan bahwa pesawatnya akan menunda penerbangan pertamanya ke China.

Maskapai ini berencana untuk memulai penerbangannya ke China pada awal Februari 2020 ini.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X