Soal Rencana Trump, Warga Gaza: Palestina Not For Sale!

Kompas.com - 31/01/2020, 07:32 WIB
Warga Palestina berkumpul saat aksi protes memperingati 71 tahun Nakba, atau malapetaka, ketika ratusan ribu mereka dipaksa meninggalkan rumah di tengah perang yang mengelilingi kemerdekaan Israel pada 1948, dekat perbatasan Israel-Gaza, bagian timur Kota Gaza, Rabu (15/5/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammed SalemWarga Palestina berkumpul saat aksi protes memperingati 71 tahun Nakba, atau malapetaka, ketika ratusan ribu mereka dipaksa meninggalkan rumah di tengah perang yang mengelilingi kemerdekaan Israel pada 1948, dekat perbatasan Israel-Gaza, bagian timur Kota Gaza, Rabu (15/5/2019).

KOMPAS.com - Warga Palestina di sejumlah daerah melakukan aksi penolakan atas pengumuman rencana damai yang dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Salah satu isi rencana damai tersebut adalah menjadikan Yerusalem sebagai Ibu kota Israel dan Yerusalem Timur untuk Ibu kota Palestina.

Tak lama setelah pengumuman Trump itu, masjid-masjid di Tepi Barat menyerukan panggilan untuk berdoa sebagai langkah penolakan atas kesepakatan tersebut.

Di Ramallah, banyak warga yang turun ke jalan untuk mengecam rencana itu, sementara ratusan lainnya terus berdemo di Gaza.

"Palestina tidak dijual," teriak para demonstran dengan membakar foto-foto Trump, dilansir dari Aljazeera (29/1/2020).

Mereka menganggap, rencana tersebut mengabaikan hak-hak warga Palestina dan melanggar semua perjanjian internasional, terutama berkaitan dengan Yerussalem.

Baca juga: Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Penolakan di Kota-kota Palestina

Di Kota Tulkarm, para demonstran menyerukan aksi mogok masal pada Rabu (29/1/2020) kemarin.

Sementara itu, para demonstran di Kota Haifa turun ke jalan dengan membawa spanduk sejumlah spanduk penolakan.

"Oke untuk persatuan negara, cukup untuk perjanjian Oslo dan konspirasi abad ini tak akan bisa melewati Haifa" tulis para demonstran.

Selain tiga kota itu, sejumlah aksi penolakan juga terjadi di beberapa kota lain seperti Kota Jenin, Nablus, al-Bireh, Qalqilyah, al-Eizariya dan Baethlehem.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X