Survei 2019, Jakarta Masuk Peringkat 10 Kota Termacet di Dunia

Kompas.com - 31/01/2020, 05:28 WIB
Peringkat Kemacetan Jakarta 2019 oleh TomTom Screenshot Website TomTomPeringkat Kemacetan Jakarta 2019 oleh TomTom

KOMPAS.com - Lembaga pemantau kemacetan lalu lintas dari Inggris, TomTom Index kembali merilis hasil indeks lalu lintas kota- kota termacet di dunia selama 2019.

Dalam indeks tersebut, mereka menempatkan Jakarta di peringkat 10 dari 416 negara dengan tingkat kemacetan 53 persen.

Diketahui pada 2018, Jakarta menduduki peringkat 7 dan 2017 menduduki posisi ke-4.

Kendati peringkatnya menurun, namun tingkat kemacetan Jakarta tercatat tidak mengalami perubahan sejak 2018, yakni 53 persen.

Dari hasil survei TomTom, kemacetan terparah di Jakarta terjadi pada Rabu, 6 Maret 2019 dengan kemacetan rata-rata tertinggi 91 persen.

Baca juga: Cek 10 Titik CCTV Online Ini untuk Pantau Banjir Jakarta

Tingkat kemacetan

Dicatat oleh TomTom, pada hari kerja atau weekdays, puncak kemacetan di pagi hari terjadi pada setiap Senin pukul 7-8.

Tingkat kemacetan pada jam tersebut mencapai 65 persen.

Sedangkan puncak kemacetan sore hari untuk hari kerja terjadi pada setiap Jumat jam 5-6 sore dengan tingkat kemacetan mencapai 98 persen.

Jumat sore merupakan waktu terburuk selama sepekan.

Jika ditotal selama setahun, waktu yang hilang selama jam sibuk bisa mencapai 174 jam. Atau setara 7 hari 6 jam.

Sementara itu, untuk Bengaluru di India menjadi kota termacet di dunia pada 2019 lalu.

Di sana, pengemudi menghabiskan rata-rata 71 persen waktu perjalanan lebih lama karena terjebak macet.

Berikut 10 besar kota termacet di dunia:

  1. Bengaluru, India dengan tingkat kemacetan 71 persen
  2. Manila, Filipina dengan tingkat kemacetan 71 persen
  3. Bogota, Kolombia dengan tingkat kemacetan 68 persen
  4. Mumbai, India dengan tingkat kemacetan 65 persen
  5. Pune, India dengan tingkat kemacetan 59 persen
  6. Moscow, Rusia dengan tingkat kemacetan 59 persen
  7. Lima, Peru dengan tingkat kemacetan 57 persen
  8. New Delhi, India dengan tingkat kemacetan 56 persen
  9. Istanbul, Turki dengan tingkat kemacetan 55 persen
  10. Jakarta, Indonesia dengan tingkat kemacetan 53 persen

Baca juga: Ramai soal Peringatan Banjir Jakarta dari Kedubes AS, Ini Penjelasan BMKG

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.677 Orang Terinfeksi Covid-19, Kapan Virus Corona di RI Berakhir?

1.677 Orang Terinfeksi Covid-19, Kapan Virus Corona di RI Berakhir?

Tren
Virus Corona: Efek ke Sistem Pernafasan, Gejala, dan Orang Paling Berisiko Terinfeksi Covid-19

Virus Corona: Efek ke Sistem Pernafasan, Gejala, dan Orang Paling Berisiko Terinfeksi Covid-19

Tren
Update: Perkembangan Wabah Corona di ASEAN, Kamboja, Laos, dan Vietnam Laporkan 0 Kematian

Update: Perkembangan Wabah Corona di ASEAN, Kamboja, Laos, dan Vietnam Laporkan 0 Kematian

Tren
Update: 6 Kabar Baik Soal Penanganan Virus Corona di Indonesia

Update: 6 Kabar Baik Soal Penanganan Virus Corona di Indonesia

Tren
Ramai Penolakan Warga, Berbahayakah Pemakaman Jenazah Positif Virus Corona di TPU?

Ramai Penolakan Warga, Berbahayakah Pemakaman Jenazah Positif Virus Corona di TPU?

Tren
INFOGRAFIK: Beda PSBB dengan Karantina Wilayah

INFOGRAFIK: Beda PSBB dengan Karantina Wilayah

Tren
Update 5 Provinsi dengan Kasus Terbanyak di Indonesia

Update 5 Provinsi dengan Kasus Terbanyak di Indonesia

Tren
5 Kebijakan  Jokowi Tangani Covid-19, Gratiskan Tarif Listrik hingga Keringanan Kredit

5 Kebijakan Jokowi Tangani Covid-19, Gratiskan Tarif Listrik hingga Keringanan Kredit

Tren
INFOGRAFIK: Protokol Layanan Nikah Kemenag untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

INFOGRAFIK: Protokol Layanan Nikah Kemenag untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Tren
Kecepatan Berita Versus Kecepatan Virus

Kecepatan Berita Versus Kecepatan Virus

Tren
Tekan Penyebaran Corona, Seberapa Efektif Physical Distancing dan Harus Sampai Kapan?

Tekan Penyebaran Corona, Seberapa Efektif Physical Distancing dan Harus Sampai Kapan?

Tren
Jaga Daya Tahan Tubuh, Cukupkah Hanya Konsumsi Vitamin C Setiap Hari?

Jaga Daya Tahan Tubuh, Cukupkah Hanya Konsumsi Vitamin C Setiap Hari?

Tren
FDA Keluarkan Izin Terbatas Penggunaan Klorokuin untuk Pengobatan Covid-19 di AS

FDA Keluarkan Izin Terbatas Penggunaan Klorokuin untuk Pengobatan Covid-19 di AS

Tren
Work from Home, Berikut Tips Lindungi Keluarga Anda di Rumah dari Virus Corona

Work from Home, Berikut Tips Lindungi Keluarga Anda di Rumah dari Virus Corona

Tren
[HOAKS] Meletakkan 2 Butir Amoxicillin di Tandon Air Jadi Penangkal Corona

[HOAKS] Meletakkan 2 Butir Amoxicillin di Tandon Air Jadi Penangkal Corona

Tren
komentar
Close Ads X