Hoaks, Foto Diduga Mayat Korban Virus Corona Bergelimpangan di China

Kompas.com - 30/01/2020, 12:45 WIB
Beredar foto yang menampilkan orang-orang tergeletak di jalanan diduga korban virus corona di China. Facebook: Doni FadrisBeredar foto yang menampilkan orang-orang tergeletak di jalanan diduga korban virus corona di China.
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah foto yang menampilkan sekelompok orang tergeletak di jalanan yang diduga merupakan korban wabah virus corona beredar di media sosial Facebook pada Rabu (29/1/2020).

Adapun unggahan tersebut dibubuhi dengan narasi yang berisi bahwa foto orang tergeletak itu diduga berlokasi di Kota Wuhan, China.

Selain itu, angle foto tersebut diambil menggunakan satelit.

Baca juga: Viral Seorang Pemotor Hadang Mobil yang Hendak Ambil Jalurnya

Berikut bunyi narasinya:

"Keterangan Foto Mayat mayat orang Cina bergelimpangan di jalan jalan kota Wuhan Cina foto di ambil dari Satelit
*Azab Untuk China Komunis*

China menyiksa dan membunuh suku Uyghur.

China menindas dan menyiksa ummat Islam di Xinjiang.

China memutilasi tubuh manusia untuk diperjual belikan.

China dengan kemajuan teknologi militernya ingin mencaplok wilayah laut Indonesia.

China menggunakan uang dan tipu daya merusak negara-negara lain demi memperluas amvisi kekuasaannya.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X