Uni Emirat Arab Konfirmasi, Kini Virus Corona ada di 18 Negara

Kompas.com - 30/01/2020, 07:45 WIB
Wisatawan asal China saat tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/1/2020). Saat ini ada sekitar 40.000 penumpang keberangkatan dan kedatangan internasional yang hilir mudik ke Bandara Soekarno-Hatta. Data terakhir mencatat wabah Corona sudah menjangkiti 4.500 orang dan menewaskan 106 orang di China. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWisatawan asal China saat tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/1/2020). Saat ini ada sekitar 40.000 penumpang keberangkatan dan kedatangan internasional yang hilir mudik ke Bandara Soekarno-Hatta. Data terakhir mencatat wabah Corona sudah menjangkiti 4.500 orang dan menewaskan 106 orang di China.

KOMPAS.com – Uni Emirat Arab (UEA) mengonfirmasi adanya temuan kasus virus corona di negara tersebut pada Hari Rabu (29/01/2020).

Melansir dari Time, hal ini sekaligus menjadi kasus virus corona pertama yang ditemukan di wilayah Timur Tengah.

Saat ini ada sebanyak 18 negara yang mengonfirmasi adanya temuan virus corona.

Negara itu di antaranya adalah China, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Vietnaam, Nepal, Sri Lanka, Uni Emirat Arab, Australia, Kanada, AS, Perancis, Jerman dan Finlandia.

Saat ini, dokter di UEA tengah merawat keluarga asal China yang baru saja datang dari Wuhan.

Kantor berita WAM yang dikelola pemerintah Dubai memberikan pengumuman tersebut mengutip dari Kementerian dan Pencegahan, tapi tak diberikan rincian mengenai lokasi keluarga tersebut dirawat.

UAE merupakan federasi tujuh sheikhdom di Semenanjung Arab yang mencakup Dubai dan Abu Dhabi.

Baca juga: [POPULER TREN] Update Korban Virus Corona | Hari ini dalam Sejarah: Kecelakaan Pesawat MH370

Saat ini pihak berwenang Bandara Abu Dhabi dan Bandara Internasional Dubai terus menyaring penumpang dan kru yang berasal dari penerbangan China.

China menutup bandara Wuhan maupun transportasi lain sejak kamis lalu. Sehingga tidak begitu jelas bagaimana warga asal Wuhan, China tersebut berhasil sampai ke UEA.

Media pemerintah dan pendukung pemerintah di UEA mengumumkan temuan ini dengan hati-hati. Mereka mengatakan pihak berwenang menghadapi situasi di luar kendali.

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X