Viral Pengemudi Truk Marah-marah di Gerbang Tol, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 29/01/2020, 08:36 WIB
Tangkapan layar halaman awal grup Facebook Romansa Sopir Truk. FACEBOOK/ROMANSA SOPIR TRUKTangkapan layar halaman awal grup Facebook Romansa Sopir Truk.

KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemudi truk golongan 2 tampak marah-marah kepada petugas jalan tol karena kendaraannya terbaca golongan 4 viral di media sosial Facebook pada Minggu (19/1/2020).

Adapun video tersebut diunggah di Grup Facebook Romansa Sopir Truk (RST) oleh pemilik akun Facebook bernama Musinuf Sonif.

Hingga kemarin Selasa (28/1/2020) pukul 15.00 WIB, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 1.000 dan dibagikan lebih dari 2.000 kali.

Namun sayang, berdasarkan pantauan Kompas.com, Rabu (29/1/2020) pukul 01.00 WIB, unggahan tersebut telah dihapus oleh pemiliknya.

Baca juga: Viral Petugas Jasa Marga Tahan STNK Pengemudi Mobil karena Saldo e-Toll Tak Cukup

Penjelasan Pengunggah

Struk milik Musonif yang dikeluarkan di Gerbang Tol Natar.Istimewa Struk milik Musonif yang dikeluarkan di Gerbang Tol Natar.

Guna mengetahui bagaimana kejadian yang dialami, Kompas.com menghubungi pemilik akun Facebook Musonif Sonif.

Musonif mengatakan, kejadian tersebut benar ia alami di Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar pada Minggu (19/1/2020).

Ia menceritakan bahwa saat itu ia dari Palembang menuju ke Lampung melewati jalan tol dikarenakan bila melewati jalan biasa ditakutkan adanya pembegalan.

"Nah, pas waktu saya masuk Gerbang Tol Kayu Agung layarnya itu mati, jadi saya tidak begitu memperhatikan golongan," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (29/1/2020).

Lalu ketika keluar di Gerbang Tol Natar, imbuhnya, golongan truk miliknya yang seharusnya golongan 2 tiba-tiba berubah menjadi golongan 4.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Wanita Berusia 102 Tahun di Italia yang Sembuh dari Virus Corona

Cerita Wanita Berusia 102 Tahun di Italia yang Sembuh dari Virus Corona

Tren
Amankah Olahraga Outdoor Selama Ada Wabah Virus Corona?

Amankah Olahraga Outdoor Selama Ada Wabah Virus Corona?

Tren
Peneliti Temukan Cara Dekontaminasi Masker N95 sehingga Dapat Digunakan Kembali

Peneliti Temukan Cara Dekontaminasi Masker N95 sehingga Dapat Digunakan Kembali

Tren
Mengatasi Perut Buncit dengan Menjaga Pola Asupan, Berikut Penjelasannya...

Mengatasi Perut Buncit dengan Menjaga Pola Asupan, Berikut Penjelasannya...

Tren
Berakhir 31 Maret 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaan Sensus Penduduk Online 2020

Berakhir 31 Maret 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaan Sensus Penduduk Online 2020

Tren
Gas Air Mata dan Peluru Karet, Cara Afrika Tertibkan Warganya Saat Lockdown

Gas Air Mata dan Peluru Karet, Cara Afrika Tertibkan Warganya Saat Lockdown

Tren
Update: Perkembangan Wabah Corona di  ASEAN, Kasus Tertinggi di Malaysia, Thailand, Indonesia

Update: Perkembangan Wabah Corona di ASEAN, Kasus Tertinggi di Malaysia, Thailand, Indonesia

Tren
Jumlah Kematian Tinggi, Pasukan Militer Spanyol Dikerahkan Angkut Jenazah Pasien Corona

Jumlah Kematian Tinggi, Pasukan Militer Spanyol Dikerahkan Angkut Jenazah Pasien Corona

Tren
Berikut 14 Vaksin Virus Corona yang Memasuki Tahap Uji Coba

Berikut 14 Vaksin Virus Corona yang Memasuki Tahap Uji Coba

Tren
AS Laporkan Kasus Kematian Pertama Bayi akibat Virus Corona

AS Laporkan Kasus Kematian Pertama Bayi akibat Virus Corona

Tren
Ingin Turunkan Risiko Terinfeksi Virus Corona? Ini Cara Jaga Kualitas Udara di Ruangan

Ingin Turunkan Risiko Terinfeksi Virus Corona? Ini Cara Jaga Kualitas Udara di Ruangan

Tren
Mengenal Until Tomorrow Challenge dan Tantangan Lain yang Asyik Dimainkan Saat Karantina...

Mengenal Until Tomorrow Challenge dan Tantangan Lain yang Asyik Dimainkan Saat Karantina...

Tren
Sejarah Hand Sanitizer hingga Direkomendasikan WHO dan CDC

Sejarah Hand Sanitizer hingga Direkomendasikan WHO dan CDC

Tren
Ramai soal Pengusiran ODP, Bagaimana Seharusnya Memperlakukan ODP dan PDP di Sekitar Kita?

Ramai soal Pengusiran ODP, Bagaimana Seharusnya Memperlakukan ODP dan PDP di Sekitar Kita?

Tren
Karantina di Rumah Bisa Picu Perubahan Pola Makan, Apa yang Harus Diperhatikan?

Karantina di Rumah Bisa Picu Perubahan Pola Makan, Apa yang Harus Diperhatikan?

Tren
komentar
Close Ads X