WHO Ingatkan Cuci Tangan agar Terhindar dari Virus Corona, Bagaimana Caranya?

Kompas.com - 27/01/2020, 15:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com – Virus Corona tengah menjadi perhatian banyak khalayak. Jumlah korban meninggal akibat virus ini dilaporkan telah mencapai 80 orang dengan kasus lebihh dari 2.700 orang terinfeksi.

Virus yang diduga kuat berasal dari Wuhan, China tersebut juga dilaporkan telah menyebar ke berbagai negara.

Setidaknya sudah ada 13 negara yang mengkonfirmasi temuan kasus infeksi dari virus ini.

WHO merekomendasikan serangkaian langkah untuk mengatasi virus yang memiliki karakteristik mirip dengan SARS dan MERS ini yakni mencuci tangan.

Adapun mencuci tangan yang direkomendasikan oleh WHO adalah dengan sabun dan air atau hand rub yang mengandung alkohol.

Melansir dari A Handbook of 2019-nCov Pneumonia Control and Pervention dari Hubei Science and Technology Press disebutkan, salah satu penularannya bisa melalui kontak tangan.

Studi juga menunjukkan bahwa mencuci tangan dengan benar memang merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah diare dan infeksi saluran pernapasan.

Baca juga: Virus Corona Menyebar, Menteri Kesehatan China Beri Peringatan

Lantas bagaimanakah langkah mencuci tangan dengan benar?

Menggunakan Handrub

Untuk mencuci tangan dengan handrub menurut WHO durasinya sekitar 20-30 detik.

Adapun langkah mencuci tangan dengan handrub menurut WHO sebagai berikut:

  1. Tuangkan cairan handrub ke telapak tangan secukupnya dengan posisi tangan sedikit tertangkup
  2. Gosokkan cairan merata ke seluruh telapak tangan.
  3. Usap punggung tangan dengan cara telapak tangan kanan diletakkan ke atas punggung tangan kiri dengan posis jari saling terkait, lakukan hal serupa pada punggung tangan kanan.
  4. Posisikan telapak tangan saling menghadap dan posisi jari saling terkait kemudian gosok dan usap sela-sela jari tangan.
  5. Taruh buku-buku jari tangan di telapak tangan kiri, dan sebaliknya kemudian gosok dengan arah memutar.
  6. Gosok ibu jari kiri dengan arah memutar dalam genggaman telapak tangan, begitu pula sebaliknya.
  7. Bentuk tangan kanan menjadi bentuk kuncup, lalu gosok-gosok kuku di atas permukaan telapak tangan kiri, begitu pula sebaliknya.

Baca juga: Virus Corona Meluas, Ini Potret Kota Wuhan secara Geografis

Menggunakan Sabun

Adapun untuk Anda yang mencuci tangan dengan sabun berikut ini langkah-langkah yang direkomendasikan WHO dengan durasi yang dibutuhkan sekitar 40-60 detik:

  1. Basahi tangan dengan air, tuangkan sabun ke telapak tangan sampai seluruh tangan terbasahi
  2. Gosok telapak tangan dengan arah memutar
  3. Usap punggung tangan dengan cara telapak tangan kanan diletakkan ke atas punggung tangan kiri dengan posis jari saling terkait, lakukan hal serupa pada punggung tangan kanan.
  4. Posisikan telapak tangan saling menghadap dan posisi jari saling terkait kemudian gosok dan usap sela-sela jari tangan.
  5. Taruh buku-buku jari tangan di telapak tangan kiri, dan sebaliknya kemudian gosok dengan arah memutar.
  6. Gosok ibu jari kiri dengan arah memutar dalam genggaman telapak tangan, begitu pula sebaliknya.
  7. Bentuk tangan kanan menjadi bentuk kuncup, lalu gosok-gosok kuku di atas permukaan telapak tangan kiri, begitu pula sebaliknya.
  8. Bilas tangan dengan air
  9. Keringkan tangan dengan handuk pribadi
  10. Gunakan handuk untuk mematikan keran

Selain itu, WHO juga tidak merekomendasikan menggunakan air panas untuk membilas tangan, serta biarkan tangan Anda kering sepenuhnya sebelum menggunakan sarung tangan.

Baca juga: Akibat Virus Corona, 3 Negara Ini Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Pencegahan

Selain mencuci tangan, sejumlah cara yang dianjurkan WHO untuk mencegah tertular virus corona adalah:

  • Tutupi hidung dan mulut ketika batuk dan bersin dengan tisu atau siku
  • Hindari melakukan kontak dengan siapapun yang terkena flu, deman maupun gejala flu lain
  • Masak daging dan telur sampai matang
  • Kenakan perlindungan saat melakukan kontak dengan binatang liar ataupun binatang yang diternak atau dipelihara
  • Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang menderita demam dan batuk.
  • Jika menderita demam, batuk, dan sulit bernapas, segera cari perawatan medis lebih awal dan bagikan riwayat perjalanan sebelumnya dengan penyedia layanan kesehatan.
  • Ketika mengunjungi pasar langsung di daerah yang saat ini mengalami kasus coronavirus baru, hindari kontak langsung tanpa perlindungan dengan hewan hidup dan permukaan yang bersentuhan dengan hewan.
  • Konsumsi produk hewani mentah atau setengah matang harus dihindari. Daging mentah, susu, atau organ hewani harus ditangani dengan hati-hati untuk menghindari kontaminasi silang dengan makanan mentah, sesuai praktik keamanan pangan yang baik.


(Sumber: Kompas.com/Mela Arnani | Editor : Virdita Rizki Ratriani)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Berlaku di Jakarta, Berikut 7 KA Jarak Jauh yang Masih Beroperasi

PSBB Berlaku di Jakarta, Berikut 7 KA Jarak Jauh yang Masih Beroperasi

Tren
Dimulai 11 April 2020, Ini 7 Tahapan Mendapatkan Kartu Prakerja dan Manfaatnya

Dimulai 11 April 2020, Ini 7 Tahapan Mendapatkan Kartu Prakerja dan Manfaatnya

Tren
[HOAKS] Kuota Data Gratis 100 GB untuk Semua Operator

[HOAKS] Kuota Data Gratis 100 GB untuk Semua Operator

Tren
Jenazah Perawat RSUP dr Kariadi Semarang Ditolak Warga, Perawat Kenakan Pita Hitam

Jenazah Perawat RSUP dr Kariadi Semarang Ditolak Warga, Perawat Kenakan Pita Hitam

Tren
Berikut Prosedur Pelaksanaan Khitan, Pernikahan, dan Pemakaman Selama PSBB DKI Jakarta

Berikut Prosedur Pelaksanaan Khitan, Pernikahan, dan Pemakaman Selama PSBB DKI Jakarta

Tren
PSBB DKI Jakarta Berlaku Hari Ini, Berikut Protokol Pencegahan Covid-19 di Tempat Kerja

PSBB DKI Jakarta Berlaku Hari Ini, Berikut Protokol Pencegahan Covid-19 di Tempat Kerja

Tren
10 Perawat Meninggal karena Corona, PPNI Minta Stop Stigmatisasi

10 Perawat Meninggal karena Corona, PPNI Minta Stop Stigmatisasi

Tren
Daftar 15 Negara yang Belum Terkena Virus Corona, di Mana Saja?

Daftar 15 Negara yang Belum Terkena Virus Corona, di Mana Saja?

Tren
PSBB Jakarta, Adakah Sanksi untuk Perusahaan Tak Masuk Pengecualian yang Beroperasi?

PSBB Jakarta, Adakah Sanksi untuk Perusahaan Tak Masuk Pengecualian yang Beroperasi?

Tren
Sebelum Meninggal karena Corona, Dokter Ini Minta APD untuk Tenaga Medis Dilengkapi

Sebelum Meninggal karena Corona, Dokter Ini Minta APD untuk Tenaga Medis Dilengkapi

Tren
396 PNS Terdeteksi Covid-19, Ini Perinciannya...

396 PNS Terdeteksi Covid-19, Ini Perinciannya...

Tren
PSBB DKI Jakarta Berlaku Hari Ini, Berikut Cara PLN Amankan Pasokan Listrik

PSBB DKI Jakarta Berlaku Hari Ini, Berikut Cara PLN Amankan Pasokan Listrik

Tren
Bagaimana Vaksin BCG Berkorelasi dengan Tingkat Keparahan Covid-19 Suatu Negara?

Bagaimana Vaksin BCG Berkorelasi dengan Tingkat Keparahan Covid-19 Suatu Negara?

Tren
5 Daerah di Jabar Ajukan PSBB, Bagaimana Sebaran Kasus Covid-19 di Sana?

5 Daerah di Jabar Ajukan PSBB, Bagaimana Sebaran Kasus Covid-19 di Sana?

Tren
Tanggapi Keluhan Jaringan IndiHome Lambat Saat Work from Home, Ini Jawaban Telkom

Tanggapi Keluhan Jaringan IndiHome Lambat Saat Work from Home, Ini Jawaban Telkom

Tren
komentar
Close Ads X