Jawaban Gubernur Sumbar atas Kritik Warganet terkait Sambutannya untuk 150 Turis China

Kompas.com - 26/01/2020, 20:38 WIB
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno  sambut wisatawan asal Cina di Bandara Internasional Minangkabau, Minggu (26/1/2020) Dok: Humas Pemprov SumbarGubernur Sumbar Irwan Prayitno sambut wisatawan asal Cina di Bandara Internasional Minangkabau, Minggu (26/1/2020)


KOMPAS.com - Sebanyak 150 wisatawan China datang ke Sumatera Barat. Kedatangan mereka disambut oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno.

"Kami ucapkan selamat datang di Sumatera Barat. Selamat menikmati pesona alam, semoga anda senang dan terhibur selama berada disini," kata Irwan sebagaimana dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Minggu (26/01/2020).

Kedatangan turis China di Sumatera Barat menuai sejumlah cibiran dari warganet.

Berbagai komentar muncul, salah satu warganet yang membicarakan adalah akun @dedetsaugia yang membagikan postingannya di media sosial Twitter.

“Sambutan selamat datang dari pakgub @irwanprayitno kepada wisatawan China pagi ini #VirusCorona,” tulisnya sembari menyertakan ekspresi menangis.

Ia juga menyertakan potongan video saat Gubernur Sumatera Barat memberikan sambutan.

Hingga kini postingan tersebut telah dibagikan ulang sebanyak 3,6 ribu kali dan disukai lebih dari 5,9 ribu pengguna.

Beberapa warganet ikut mengomentari postingan tersebut.

“Wahai bapak @irwanprayitno yang terhormat,apakah anda tau kalau hari ini di China sedang ada virus Corona?apa bapak mau warga kota Padang kena virus semuanya?tolonglah pak,bapak pasti nonton berita atau baca koran kan?kenapa masih dikasih masuk paakkk??!!!” komentar akun @olengpeople.

“Wow tidak pakai masker. Keren,” tulis akun @widianingrum.

“Ngeyel dikasih tau.. neeh dipancis yang alatnya lbih canggih aja tuh virus lolos.." ujar akun @SevenSeas87.

Baca juga: Menyebar ke 13 Negara, Seberapa Mematikan Virus Corona?

Sementara itu, jagad maya Twitter pada hari ini Minggu (26/01/2020) pembicaraan “Sumbar” menjadi trending akibat respon warganet terhadap kedatangan turis China ini.

Pembicaraan tentang Sumbar mencapai lebih dari 19 ribu kali.

Kedatangan para turis di China ini sebenarnya sudah menjadi pembicaraan sejak kemarin saat Wakil Gubernur Sumatera Barat mengunggah persiapannya saat mengecek alat thermo scanner yang dipasang di bandara.

“Malam tanggal 25 Januari 2020 saya meninjau Bandara Internasional Minangkabau, untuk memastikan alat Kesehatan bandara bisa di fungsikan dengan baik demi mencegah Virus Corona tidak menyebar di Sumatera Barat.. Wass” tulisnya.

Ia juga menerangkan melalui postingan Twitternya bahwa pencegahan dan pelarangan wisatawan bukanlah wewenang pemerintah provinsi.

“Dunsanak, pencegahan dan pelarangan wisatawan bukan wewenang dari pemerintah provinsi, kami pak @irwanprayitno dan saya sendiri hanya bisa memastikan fasilitas penunjang yang ada di bandara dan rumah sakit yang ada di Sumbar dapat mencegah virus itu menyebar. Wass” tulisnya di postingan selanjutnya.

Usai ramai pembicaraan turis China di Sumbar, pada Minggu (26/01/2020) Nasrul melalui postingannya mengatakan sore ini pihaknya akan melakukan diskusi guna menentukan keputusan terkait wisatawan asal China tersebut.

“Bismillahirrahmanirrahim, saya sore ini sedang berkodinasi selaku pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan mengambil keputusan terkait wisatawan Asal Tiongkok yang berkunjung. Mengakibatkan gejolak Masyarakat. semoga keputusan yang akan diambil akan mewakili suara masyarakat. Wass” tulisnya.

Baca juga: Merebak di 13 Negara, Berikut Cara Pencegahan Virus Corona Versi WHO

Jawaban Gubernur Sumbar

Melansir dari Kompas.com (26/01/2020) penyambutan yang dilakukan oleh Gubernur Sumatera Barat ini dilakukan usai turis tersebut melewati pemeriksaan suhu tubuh.

Menurut Irwan, kedatangan para turis sudah dijadwalkan sebelum virus corona merebak.

Rencananya turis asal Kunming provinsi Yunnan ini akan melewati sejumlah destinasi wisata Sumatera Barat selama lima hari.

“Kehadiran turis ini diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Sumbar,” ujar Irwan.

Dikutip dari Antara, Gubernur Sumbar menyampaikan pihaknya telah melakukan berbagai upaya mendatangkan wisatawan asing ke Sumbar sebelumnya.

Terkait kekhawatiran virus corona yang tengah mewabah pihaknya menyampaikan semua rombongan sudah mendapat visa yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri.

"Jadi tidak boleh menolak orang datang kalau syaratnya lengkap, selain itu juga sudah dilakukan antisipasi dengan melakukan pemeriksaan ketat," katanya dikutip dari Antara.

Baca juga: Update! 13 Negara Ini Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona

Sementara itu Humas Bandara Internasional Minangkabau Fendrick Sondra mengatakan, seluruh turis tersebut telah melalui thermo scanner.

"SOP nya saat ini semua penumpang harus melalui thermo scanner. Ini karena adanya wabah virus corona. Dari hasil pemeriksaan, semua turis itu aman," kata Fendrick dikutip dari Kompas.com (26/01/2020).

Senada dengan Fendrick, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat Merry Yulieday juga mengatakan hal yang sama.

"Karena tidak ada yang dicurigai maka tidak ada yang diisolasi. Semuanya aman," kata Merry.

PT Marawa Coporate yang bekerjasama dengan Cocos Tour selaku biro perjalanan yang mendatangkan China ke Sumbar sebagaimana dikutip dari Antara, memastikan mereka yang datang tidak terjangkit virus corona.

Pimpinn PT Marawa Corporate Darmawi mengatakan WNA China ini berangkat dari Bandara Kunming Provinsi Yunan.

Daerah tersebut disebutnya jauh dari Wuhan sekitar 19 jam perjalanan, serta mereka juga sudah melakukan pemeriksaan di bandara sana.

Tak hanya Sumbar

Kedatangan ratusan turis China di tengah ramainya pemberitaan virus corona bukan hanya terjadi di Sumbar.

Dikutip dari Tribunnews, Bandara Hang Nadim Batam juga kedatangan ratusan wisatawan asal Shenzen China pada Jumat (24/01/2020) pagi.

Menurut salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya, kedatangan turis tersebut dilakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum meninggalkan bandara.

"Tadi pagi mereka tiba menggunakan Batik Air. Ada lima bis yang mengangkut mereka," ujar sumber tersebut sebagaimana dikutip Tribunnews (26/01/2020).

Sumber tersebut menyebut turis-turis yang masuk Batam ini sempat dicek menggunakan thermal scaner. Serta, petugas juga standby dengan menggunakan masker beserta sarung tangan.

Baca juga: 13 Negara Terinfeksi, Kenapa Virus Corona Bisa Menyebar Pesat?

 


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X