Komisi Kesehatan Nasional China: Virus Corona Dapat Menular saat Periode Inkubasi

Kompas.com - 26/01/2020, 18:30 WIB
Dampak Virus Corona, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan ketat di sejumlah wilayah di China Hollywoodreporter.comDampak Virus Corona, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan ketat di sejumlah wilayah di China

KOMPAS.com - Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) menyebutkan bahwa jenis virus corona yang baru dapat menular meskipun masih berada di dalam tahap inkubasi.

Tahap ini dapat berlangsung hingga 14 hari dan kecepatan dari penyebaran ini terus bertambah.

Mengutip South China Morning Post, Direktur NHC, Ma Xiaowei menyatakan bahwa pemahaman pihak berwenang tentang virus ini masih 'terbatas'. 

Selain itu, risiko yang ditimbulkan dari kemungkinan mutasi masih belum jelas diketahui.

"Wabah diperkirakan masih berlanjut untuk beberapa waktu ke depan," kata Ma.

Sejak wabah pertama kali dilaporkan pada bulan Desember, lebih dari 2.000 orang telah terinfeksi virus corona baru ini dan 56 di antaranya meninggal dunia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapat menular saat tahap inkubasi

Ma mengungkapkan bahwa tidak seperti SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), virus corona jenis baru ini dapat menular selama periode inkubasinya.

Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), periode inkubasi adalah waktu yang diperlukan dari paparan virus dan munculnya gejala pertama yang berkembang menjadi karakteristik dari suatu penyakit.

Ma juga mengulangi keterangan yang disampaikan dalam laporan sebelumnya, bahwa orang yang terinfeksi virus tersebut mungkin tidak segera menunjukkan gejala tertentu.

Menurut Ma, kondisi ini semakin mempersulit pihak berwenang untuk mengendalikan penyebaran dari virus corona ataupun mencegah infeksi lebih lanjut. 

Baca juga: Pasien Diduga Terinfeksi Virus Corona di Jambi Masuk ke Indonesia Awal Januari

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Beberapa Hari Ini Tiba-tiba Hujan? Ini Penjelasan BMKG

Kenapa Beberapa Hari Ini Tiba-tiba Hujan? Ini Penjelasan BMKG

Tren
Jadwal Penghentian Siaran TV Analog Wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara

Jadwal Penghentian Siaran TV Analog Wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara

Tren
Video Viral Petugas Mal Bersihkan Kotoran Hewan Peliharaan Pengunjung, Ini Penjelasan Manajemen

Video Viral Petugas Mal Bersihkan Kotoran Hewan Peliharaan Pengunjung, Ini Penjelasan Manajemen

Tren
Bocoran Samsung Galaxy M32, Baterai 6.000 mAh dan Harga Rp 2 Jutaan

Bocoran Samsung Galaxy M32, Baterai 6.000 mAh dan Harga Rp 2 Jutaan

Tren
Jangan Sembarangan, Pilih Waktu Terbaik Mengonsumsi Vitamin

Jangan Sembarangan, Pilih Waktu Terbaik Mengonsumsi Vitamin

Tren
Jadwal Seleksi Mandiri UNY 2021: Syarat dan Cara Pendaftarannya

Jadwal Seleksi Mandiri UNY 2021: Syarat dan Cara Pendaftarannya

Tren
INFOGRAFIK: Syarat Vaksin Covid-19 Gratis untuk Warga DKI Usia 18 Tahun ke Atas

INFOGRAFIK: Syarat Vaksin Covid-19 Gratis untuk Warga DKI Usia 18 Tahun ke Atas

Tren
Dugaan Penyebab Christian Erikson Kolaps Saat Denmark Vs Finlandia di Euro 2020

Dugaan Penyebab Christian Erikson Kolaps Saat Denmark Vs Finlandia di Euro 2020

Tren
Covid-19 Sudah Bunuh 3,7 Juta Orang di Dunia dalam Waktu 18 Bulan

Covid-19 Sudah Bunuh 3,7 Juta Orang di Dunia dalam Waktu 18 Bulan

Tren
Belajar dari Tsunami, Kota di Jepang Berhasil Vaksinasi Covid-19 Mayoritas Penduduknya

Belajar dari Tsunami, Kota di Jepang Berhasil Vaksinasi Covid-19 Mayoritas Penduduknya

Tren
Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Penyebab dan Daerah dengan Kasus Tinggi

Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Penyebab dan Daerah dengan Kasus Tinggi

Tren
Jadwal Penghentian Siaran TV Analog di Wilayah Sumut, Sumbar, dan Sumsel

Jadwal Penghentian Siaran TV Analog di Wilayah Sumut, Sumbar, dan Sumsel

Tren
Mengenang Toeti Heraty, Rekam Jejak, dan Sajak-sajaknya

Mengenang Toeti Heraty, Rekam Jejak, dan Sajak-sajaknya

Tren
Isu Gempa dan Tsunami Dahsyat, Ketahui Beda Potensi dan Prediksi!

Isu Gempa dan Tsunami Dahsyat, Ketahui Beda Potensi dan Prediksi!

Tren
Viral Foto Petugas Mal Pelayanan Publik Makan Pentol saat Layani Warga, Ini Kata Pemkot Surabaya

Viral Foto Petugas Mal Pelayanan Publik Makan Pentol saat Layani Warga, Ini Kata Pemkot Surabaya

Tren
komentar
Close Ads X