Kabar Dua Perawat RSUP Sardjito Disebut Tertular Virus Corona Hoaks

Kompas.com - 26/01/2020, 07:30 WIB
Seorang petugas KKP memerhatikan layar monitor yang memperlihatkan hasil thermo scanning di Bandara Internasional Kuala Namu pada Jumat (24/1/2020). Thermo scanning tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan terhadap penanganan PINERE, salah satunya virus Corona. KOMPAS.COM/DEWANTOROSeorang petugas KKP memerhatikan layar monitor yang memperlihatkan hasil thermo scanning di Bandara Internasional Kuala Namu pada Jumat (24/1/2020). Thermo scanning tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan terhadap penanganan PINERE, salah satunya virus Corona.

KOMPAS.com - Sebuah pesan hoaks menyebutkan adanya dua perawat di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Sardjito Yogyakarta tertular virus corona beredar luas di aplikasi pesan WhatsApp baru-baru ini.

Adapun pesan tersebut dikirimkan oleh pihak yang mengaku sebagai Kepala Bagian Operasional Sardjito.

Narasi dari pesan tersebut adalah sebagai berikut:

"Pak tolong diinformasikan kepada teman2 taxol maupun konven….bila jemput pnumpang di sarjito diharuskan memakai masker...sehubungan dengan penyebaran virus seperti Wuhan dari China…pagi ini sudah ada 2 perawat yg tertular…terima kasih."

Baca juga: Merebak di 12 Negara, Kenali Gejala dan Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Tangkapan layar dari sebuah percakapan yang menyebut bahwa dua orang perawat di RSUP Sardjito tertular virus corona.Humas RSUP Sardjito Tangkapan layar dari sebuah percakapan yang menyebut bahwa dua orang perawat di RSUP Sardjito tertular virus corona.

Lalu, benarkan ada dua perawat di Sardjito yang tertular virus corona?

Mengonfirmasi hal itu, Kompas.com menghubungi Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Sardjito, Banu Hermawan.

Tidak benar

Banu mengatakan, informasi mengenai adanya dua perawat dari RSUP Sardjito yang tertular virus corona adalah tidak benar alias hoaks.

Selain itu, katanya, di RSUP Sardjito Yogyakarta tidak ada jabatan yang bernama Kepala Bagian Operasioanl (Kabag Op) Sardjito.

"Itu kabar hoaks yang menyesatkan masyarakat," kata Banu saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/1/2020).

Banu menegaskan bahwa semua perawat di RSUP Sardjito tidak ada yang terkena atau tertular virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Sepekan: Hoaks Pinjaman untuk Pengemudi Gojek | Kades Sumbangkan Gaji untuk Tangani Covid-19

Viral Sepekan: Hoaks Pinjaman untuk Pengemudi Gojek | Kades Sumbangkan Gaji untuk Tangani Covid-19

Tren
WHO Ingatkan Risiko Semprot Disinfektan pada Manusia: Mudah Terbakar hingga Keracunan

WHO Ingatkan Risiko Semprot Disinfektan pada Manusia: Mudah Terbakar hingga Keracunan

Tren
Memahami Potensi Risiko Penularan Virus Corona di Transportasi Umum

Memahami Potensi Risiko Penularan Virus Corona di Transportasi Umum

Tren
Cerita Wanita Berusia 102 Tahun di Italia yang Sembuh dari Virus Corona

Cerita Wanita Berusia 102 Tahun di Italia yang Sembuh dari Virus Corona

Tren
Amankah Olahraga Outdoor Selama Ada Wabah Virus Corona?

Amankah Olahraga Outdoor Selama Ada Wabah Virus Corona?

Tren
Peneliti Temukan Cara Dekontaminasi Masker N95 sehingga Dapat Digunakan Kembali

Peneliti Temukan Cara Dekontaminasi Masker N95 sehingga Dapat Digunakan Kembali

Tren
Mengatasi Perut Buncit dengan Menjaga Pola Asupan, Berikut Penjelasannya...

Mengatasi Perut Buncit dengan Menjaga Pola Asupan, Berikut Penjelasannya...

Tren
Berakhir 31 Maret 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaan Sensus Penduduk Online 2020

Berakhir 31 Maret 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaan Sensus Penduduk Online 2020

Tren
Gas Air Mata dan Peluru Karet, Cara Afrika Tertibkan Warganya Saat Lockdown

Gas Air Mata dan Peluru Karet, Cara Afrika Tertibkan Warganya Saat Lockdown

Tren
Update: Perkembangan Wabah Corona di  ASEAN, Kasus Tertinggi di Malaysia, Thailand, Indonesia

Update: Perkembangan Wabah Corona di ASEAN, Kasus Tertinggi di Malaysia, Thailand, Indonesia

Tren
Jumlah Kematian Tinggi, Pasukan Militer Spanyol Dikerahkan Angkut Jenazah Pasien Corona

Jumlah Kematian Tinggi, Pasukan Militer Spanyol Dikerahkan Angkut Jenazah Pasien Corona

Tren
Berikut 14 Vaksin Virus Corona yang Memasuki Tahap Uji Coba

Berikut 14 Vaksin Virus Corona yang Memasuki Tahap Uji Coba

Tren
AS Laporkan Kasus Kematian Pertama Bayi akibat Virus Corona

AS Laporkan Kasus Kematian Pertama Bayi akibat Virus Corona

Tren
Ingin Turunkan Risiko Terinfeksi Virus Corona? Ini Cara Jaga Kualitas Udara di Ruangan

Ingin Turunkan Risiko Terinfeksi Virus Corona? Ini Cara Jaga Kualitas Udara di Ruangan

Tren
Mengenal Until Tomorrow Challenge dan Tantangan Lain yang Asyik Dimainkan Saat Karantina...

Mengenal Until Tomorrow Challenge dan Tantangan Lain yang Asyik Dimainkan Saat Karantina...

Tren
komentar
Close Ads X