Mengapa Selalu Ada Angpau di Tahun Baru Imlek?

Kompas.com - 25/01/2020, 15:29 WIB
Ilustrasi angpao. SHUTTERSTOCKIlustrasi angpao.

KOMPAS.com - Warga Tionghoa dan umat Konghucu di seluruh dunia hari ini merayakan Tahun Baru Imlek 2571.

Selain barongsai, tradisi turun temurun yang sering dinanti saat Imlek adalah bagi-bagi angpau.

Kata angpau berasal dari dua suku kata, yaitu ang yang berarti merah dan pao yang bermakna amplop, sehingga angpau bisa dimaknai dengan amplop merah.

Itulah mengapa angpau selalu berwarna merah.

Sementara itu, Ketua Prodi China Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia Hermina Sutami mengatakan, angpau biasanya diartikan sebagai bungkusan merah pengusir setan.

"Cerita mengenai angpau yang paling umum adalah bungkusan merah guna mengusir setan," kata Hermina dikutip dari pemberitaan Kompas.com (14/2/2018).

Namun, ada makna khusus di balik tradisi bagi-bagi angpau saat Tahun Baru Imlek.

Baca juga: Tradisi Pemberian Angpau, Ternyata Ada Upacaranya Juga

Simbol Kepedulian

Dikutip dari pemberitaan Kompas.com (4/2/2019), Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Budi Santoso Tanuwibowo mengatakan, bagi-bagi angpau memiliki simbol khusus kepedulian.

" Angpau merupakan simbol peduli sesama, bentuk kepedulian dan berbagai kegembiraan antar-sesama terutama yang belum mampu," kata Budi.

Biasanya, menurut Budi, pembagian angpau dilakukan sejak sepekan sebelum Imlek tiba atau pada Hari Persaudaraan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X