Viral E-commerce Jual Krim Pemutih Kiloan, Ini Penjelasan BPOM

Kompas.com - 24/01/2020, 16:46 WIB
Sebuah unggahan menampilkan akun e-commerce menjual krim pemutih kiloan. Twitter: RARA/@rwcunSebuah unggahan menampilkan akun e-commerce menjual krim pemutih kiloan.

KOMPAS.com - Sebuah unggahan menampilkan adonan krim wajah dijual kiloan di salah satu e-commerce viral di media sosial Twitter baru-baru ini.

Disebutkan bahwa krim tersebut dapat membuat wajah glowing/kinclong dan dijual dengan harga Rp 500.000 per kilonya.

Pihak pengunggah, akun bernama RARA, @rwcun, mengunggah foto krim tersebut di Twitter.

"Serem benerrrrrr dah.

((((wArNA bISa rEQuEsT))))," tulis akun @rwcun dalam twitnya.

Selain itu, akun @rwcun juga mencari tahu dan menemukan ada banyak penjual krim kiloan di e-commerce tersebut.

"Karena aku penasaran jadi aku buktiin sendiri search dan ternyata BANYAK BANGET WOI YANG JUAL KRIM KILOAN GINI YAALLAH MANA KEJUALNYA ADA YANG UDAH BERIBU2 LAGI," tulis akun @rwcun.

Hingga kini, twit yang menampilkan krim kiloan tersebut telah direspons sebanyak lebih dari 7.000 kali dan disukai sebanyak 9.300 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Baca juga: Viral Video Batu Empedu Diduga Boba, Ini Penjelasannya

Penjelasan BPOM

Menanggapi adanya informasi viral tersebut, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM RI, Mayagustina Andarini mengungkapkan, krim kiloan tersebut termasuk barang ilegal.

"Secara fisik, dapat dikatakan bahwa krim pemutih tersebut merupakan kosmetik ilegal, karena tidak mencantumkan informasi apa pun pada kemasan yang dapat menjelaskan legalitas produk krim tersebut," ujar Mayagustina kepada Kompas.com, Jumat (24/1/2020).

Menurutnya, pihak Badan POM tidak pernah memberikan notifikasi untuk kosmetik kiloan.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Banjir, Berikut Daftar Wilayah Padam Listrik di DKI Jakarta, Banten, dan Jabar

Jakarta Banjir, Berikut Daftar Wilayah Padam Listrik di DKI Jakarta, Banten, dan Jabar

Tren
Jakarta Banjir, Simak Cara Refund Tiket Kereta Api dan Uang Kembali 100 Persen

Jakarta Banjir, Simak Cara Refund Tiket Kereta Api dan Uang Kembali 100 Persen

Tren
Jakarta Banjir, Berikut 10 Perubahan Jadwal Keberangkatan KA Jarak Jauh

Jakarta Banjir, Berikut 10 Perubahan Jadwal Keberangkatan KA Jarak Jauh

Tren
60 Kasus Baru, Berikut Perkembangan Terkini Virus Corona di Korea Selatan

60 Kasus Baru, Berikut Perkembangan Terkini Virus Corona di Korea Selatan

Tren
Pulau Sebaru, Pulau Tak Berpenghuni yang Jadi Lokasi Observasi WNI ABK World Dream

Pulau Sebaru, Pulau Tak Berpenghuni yang Jadi Lokasi Observasi WNI ABK World Dream

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Muhammad Ali Raih Gelar Juara Dunia Kelas Berat Pertamanya

Hari Ini dalam Sejarah: Muhammad Ali Raih Gelar Juara Dunia Kelas Berat Pertamanya

Tren
Cerita Warga Italia, Stok Bahan Makanan dan Berburu Masker karena Khawatir Virus Corona...

Cerita Warga Italia, Stok Bahan Makanan dan Berburu Masker karena Khawatir Virus Corona...

Tren
Update Terbaru Korban Virus Corona: 2.630 Orang Meninggal Dunia, 79.571 Terinfeksi

Update Terbaru Korban Virus Corona: 2.630 Orang Meninggal Dunia, 79.571 Terinfeksi

Tren
Korea Selatan 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Kondisi WNI di Sana?

Korea Selatan "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Kondisi WNI di Sana?

Tren
Kisah Warga Asal Hubei Berjuang dan Kembali Menata Hidup Pasca-Wabah Corona...

Kisah Warga Asal Hubei Berjuang dan Kembali Menata Hidup Pasca-Wabah Corona...

Tren
Lapor SPT Tahunan Online, Berikut Dokumen yang Harus Disiapkan

Lapor SPT Tahunan Online, Berikut Dokumen yang Harus Disiapkan

Tren
[POPULER TREN] WN Jepang Positif Corona dan Respons Kemenkes | Plafon Malioboro Mall Ambrol

[POPULER TREN] WN Jepang Positif Corona dan Respons Kemenkes | Plafon Malioboro Mall Ambrol

Tren
Mengenal Hubungan SARS-CoV-2 dan Covid-19 Kaitannya Virus Corona, Berikut Penjelasannya..

Mengenal Hubungan SARS-CoV-2 dan Covid-19 Kaitannya Virus Corona, Berikut Penjelasannya..

Tren
PM Malaysia Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

PM Malaysia Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Tren
Viral Atap Malioboro Mall Disebut Ambrol, Ini Penjelasannya...

Viral Atap Malioboro Mall Disebut Ambrol, Ini Penjelasannya...

Tren
komentar
Close Ads X