Kompas.com - 23/01/2020, 21:50 WIB
Wabah Virus Corona KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoWabah Virus Corona

KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyiapkan 135 termoscanner di pintu keluar masuk negara.

Hal itu guna menyikapi penyebaran virus Corona yang merebak di berbagai wilayah di dunia. Terlebih virus jenis baru tersebut terdeteksi di Singapura.

Dilansir The Straits Time, seorang pria lanjut usia berusia 66 tahun dipastikan positif terinfeksi virus Corona setalah datang ke negara tersebut dari Wuhan, China.

Ia diketahui menumpang pesawat China Southern Flight CZ351 yang mengudara melalui Guangzhou.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Anung Sugihantono mengatakan pihaknya telah menyiapkan setidaknya 135 termoscanner di pintu keluar masuk negara.

"135 pintu negara baik udara, laut, maupun darat yang jaga petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan. Yang paling awal bisa dideteksi adalah dengan termoscanner untuk mendeteksi suhu tubuh," ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Kemenkes.

Apabila ada orang dari luar negeri masuk ke Indonesia dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, maka posturnya terlihat berwarna merah pada termoscanner.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Gara-gara Virus Corona Perayaan Tahun Baru Imlek di Beijing Batal

Pola hidup sehat

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabungan (KKP) Kelas I Bandara Soekarno-Hatta, dr. Anas Maruf.

"Dalam kondisi rutin seluruh kedatangan internasional semua selalu dilakukan pemeriksaan termoscanner meskipun tidak ada penyakit yang diwaspadai. Kalau ada penyakit yang diwaspadai maka kita tingkatkan pengamanannya," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu panik, tetapi harus selalu waspada.

Imbauan ini disampaikan Menkes Terawan, seperti dipublikasikan situs Sehat Negeriku milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Ia mengingatkan, agar masyarakat menjaga pola hidup sehat untuk meminimalisasi kemungkinan terkena pneumonia.

Baca juga: TNI Buka Lowongan Perwira Khusus Tenaga Kesehatan untuk D3 dan S1, Berminat?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.