Profil Irfan Setiaputra, Bos Baru Garuda Indonesia

Kompas.com - 22/01/2020, 12:25 WIB
Irfan Setiaputra, Dirut Garuda Indonesia https://sigfox.id/Irfan Setiaputra, Dirut Garuda Indonesia

KOMPAS.com -  Irfan Setiaputra resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan Rabu (22/1/2020) di Auditorium Garuda City Center (GCC) Garuda Indonesia Management Building, Komplek Perkantoran Soekarno Hatta.

Selain Irfan, Triawan Munaf juga diangkat sebagai Komisaris Utama Garuda Indonesia. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pihaknya mencari figur terbaik yang untuk mengelola flight carrier, Garuda Indonesia.

"Saya harap Pak Irfan Setiaputra bisa menjalankan amanah dengan baik, mengikuti prinsip Good Corporate Governance dan bisa membawa Garuda lebih baik lagi," ujar dia Rabu (22/1/2020).

Sementara pengangkatan Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama diharapkan mampu memberikan masukan dan strategi pemasaran untuk meningkatkan citra Garuda yang sempat terganggu.

"Khusus untuk Ibu Yenny Wahid, figur perempuan yang sangat mumpuni, bu Yenny merupakan komisaris independen perwakilan publik yang dapat dipercaya“, jelas Menteri BUMN, Erick Thohir.

Sebelumnya, nama Irfan memang telah muncul sebagai calon kuat Direktur Utama PT Garuda Indonesia. 

Lantas seperti apa rekam jejaknya? 

Perjalanan Karir

Pria kelahiran Jakarta, 24 Oktober 1964 ini telah memiliki sejumlah rekam jejak di sejumlah sektor bisnis, mulai dari dunia telekomunikasi hingga pertambangan.

Irfan merupakan lulusan Sarjana Informatika dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Mengutip laman MWA ITB, ia merupakan anggota Majelis Wali Amanat Wakil Alumni.

Sejak lulus dari ITB, Irfan juga telah berkarir di sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informatika. Ia pernah berkarir di IBM, LinkNet, hingga Cisco. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Hubungan SARS-CoV-2 dan Covid-19 Kaitannya Virus Corona, Berikut Penjelasannya..

Mengenal Hubungan SARS-CoV-2 dan Covid-19 Kaitannya Virus Corona, Berikut Penjelasannya..

Tren
PM Malaysia Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

PM Malaysia Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Tren
Viral Atap Malioboro Mall Disebut Ambrol, Ini Penjelasannya...

Viral Atap Malioboro Mall Disebut Ambrol, Ini Penjelasannya...

Tren
Pasang Surut Hubungan Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim

Pasang Surut Hubungan Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim

Tren
Afghanistan, Bahrain, Kuwait, Irak Laporkan Kasus Pertama: 34 Negara Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona

Afghanistan, Bahrain, Kuwait, Irak Laporkan Kasus Pertama: 34 Negara Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona

Tren
PM Malaysia Mundur, 'Mahathir Mohamad' Trending di Twitter Indonesia

PM Malaysia Mundur, "Mahathir Mohamad" Trending di Twitter Indonesia

Tren
Virus Corona di Iran: 50 Orang Meninggal di Kota Qom

Virus Corona di Iran: 50 Orang Meninggal di Kota Qom

Tren
Siap-siap! Lebih dari 190 Ribu Tiket KA Angkutan Lebaran Terjual, Ini Informasinya

Siap-siap! Lebih dari 190 Ribu Tiket KA Angkutan Lebaran Terjual, Ini Informasinya

Tren
75 Tahun Perjalanan Karier Politik Mahathir Mohamad

75 Tahun Perjalanan Karier Politik Mahathir Mohamad

Tren
Daftar 30 Wilayah di Korea Selatan yang Konfirmasi Positif Virus Corona Covid-19

Daftar 30 Wilayah di Korea Selatan yang Konfirmasi Positif Virus Corona Covid-19

Tren
Pemerintah Xinxian Perpanjang Masa Inkubasi Virus Corona hingga 21 Hari

Pemerintah Xinxian Perpanjang Masa Inkubasi Virus Corona hingga 21 Hari

Tren
'Red Alert' Virus Corona di Korea Selatan, Catat Nomor Kontak Darurat Ini!

"Red Alert" Virus Corona di Korea Selatan, Catat Nomor Kontak Darurat Ini!

Tren
763 Kasus Positif Corona, Korea Selatan Jadi Negara Terbanyak Kedua Setelah China

763 Kasus Positif Corona, Korea Selatan Jadi Negara Terbanyak Kedua Setelah China

Tren
Terbaru! Kuwait dan Bahrain Konfirmasi Kasus Pertama Virus Corona

Terbaru! Kuwait dan Bahrain Konfirmasi Kasus Pertama Virus Corona

Tren
152 Terinfeksi, 3 Meninggal, Ini Peta Penularan Virus Corona di Italia Utara

152 Terinfeksi, 3 Meninggal, Ini Peta Penularan Virus Corona di Italia Utara

Tren
komentar
Close Ads X