Harta 2.153 Orang Terkaya Setara dengan Uang 4,6 Miliar Penduduk Termiskin di Dunia

Kompas.com - 20/01/2020, 12:34 WIB
Warga beraktivitas di permukiman kumuh kampung nelayan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (20/1/2018).  Angka kemiskinan di Jakarta saat ini mencapai 3,77 persen dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan angka kemiskinan di Ibu Kota turun satu persen dalam kurun waktu lima tahun. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGWarga beraktivitas di permukiman kumuh kampung nelayan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (20/1/2018). Angka kemiskinan di Jakarta saat ini mencapai 3,77 persen dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan angka kemiskinan di Ibu Kota turun satu persen dalam kurun waktu lima tahun.

KOMPAS.com - Ketimpangan ekonomi antara si kaya dan si miskin di dunia masih sangat tinggi. 

Berdasarkan Laporan Tahunan Oxfam terkait ketidaksetaraan global menunjukkan data ketimpangan ekonomi di penjuru dunia. 

Angka-angka yang digunakan Oxfam dalam penelitiannya diambil dari Forbes dan bank Swiss Credit Suisse.

Dikutip dari Channel News Asia , Oxfam menyebut harta milik 2.153 orang terkaya di dunia jika diakumulasi akan sepadan dengan uang yang dimiliki oleh 4,6 miliar orang termiskin di seluruh negara dunia pada 2019.

Menurut Kepala Oxfam, Amitabh Behar, ketimpangan ini salah satunya disebabkan ketergantungan yang tinggi dari kalangan bawah terhadap besaran upah atau gaji yang mereka terima dari orang-orang kaya.

"Ekonomi kita yang hancur ini ada di dalam saku para miliarder dan pemilik bisnis besar yang menggaji orang-orang biasa," kata Amitabh dalam rilis laporan ini di Swiss, Senin (20/1/2020).

Menurut laporan tersebut, jumlah miliarder dunia meningkat sebanyak 2 kali lipat dalam satu dekade terakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Harta mereka jika digabungkan, lebih banyak dibandingkan dengan 60 persen populasi penduduk global.

"22 pria terkaya di dunia memiliki harta lebih banyak daripada harta seluruh wanita di Afrika," sebut Amitabh.

Baca juga: Gara-gara Cuti Hamil, Mantan Guru Bahasa Inggris Ini Jadi Miliarder di Rusia

Nasib pekerja perempuan 

Para pekerja perempuan ada di tingkat terbawah dari sistem ini. Mereka memiliki total waktu kerja selama 12,5 miliar jam per hari tanpa diupah.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X