Salju Longsor di Himalaya, 4 Warga Korea Selatan dan 3 Pemandu Nepal Hilang

Kompas.com - 18/01/2020, 19:45 WIB
Trekking menuju Annapurna Sanctuary, Himalaya, Nepal ShutterstockTrekking menuju Annapurna Sanctuary, Himalaya, Nepal

KOMPAS.com - Longsoran salju menyapu rute pendakian populer di Pegunungan Nepal, setelah hujan salju pada Jumat (17/1/2020) lalu. 

Insiden tersebut terjadi di ketinggian sekitar 3.230 meter di dekat markas Annapurna, salah satu puncak tertinggi di Himalaya

Dilansir dari apnews.com, setidaknya empat warga Korea Selatan dan tiga pemandu Nepal dilaporkan hilang karena kejadian ini.

Adapun pendaki yang hilang yaitu dua wanita berusia sekitar 30 tahun dan 50 tahun. Serta dua pria berusia 50 tahunan, yang merupakan guru yang tinggal di Nepal untuk bekerja secara sukarela.

Sementara, dilaporkan, lima warga Korea Selatan lainnya dari tim yang sama dalam keadaan aman dan berlindung di sebuah pondok.

Pejabat Departemen Pariwisata Nepal, Meera Acharya, mengatakan, selain itu juga ada satu warga negara China yang terluka karena longsoran ini berhasil diselamatkan dengan helikopter.

Upaya pun tengah dilakukan untuk menyelamatkan korban lainnya.

Baca juga: 11 Orang Ditemukan Selamat dari Hotel yang Tertimbun Longsoran Salju

Sejauh berita ditayangkan, penyelamat telah mampu menyelamatkan 30 pendaki yang terjebak longsoran salju dan telah dievakuasi ke tempat aman.

Sementara itu, kondisi cuaca yang buruk dan suhu lebih rendah dalam dua hari terakhir menyulitkan operasi evakuasi.

Diberitakan The Guardian, ribuan pendaki mengunjungi wilayah Annapurna setiap tahun untuk menikmati pemandangan Himalaya yang memukau.

Pendaki hilang di Himalaya

Peristiwa tersebut bukan pertama kalinya pendaki hilang di Himalaya. 

Pada 2014 lalu, badai salju menewaskan sekitar 40 orang di jalur pendakian populer di Himalaya. Kejadian tersebut menjadi di salah satu tragedi pendakian terbesar yang melanda Nepal.

Sementara pada 2015, serangkaian gempa bumi menghantam pendaki di Gunung Everest, Pegunungan Himalaya. Gempa tersebut menyebabkan longsoran yang menghantam pendaki dan menewaskan 18 orang. 

Pada Oktober 2018, setidaknya delapan pendaki, termasuk pendaki pemegang rekor dunia Korea Selatan, terbunuh setelah badai salju yang hebat melanda perkemahan mereka di Himalaya.

Baca juga: Enam Siswa Tertimbun Longsoran Salju di Jepang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkaca dari Kasus SMPN 1 Turi Sleman, Berikut 4 Langkah Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam

Berkaca dari Kasus SMPN 1 Turi Sleman, Berikut 4 Langkah Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam

Tren
Mengenal Bapak Pramuka Dunia Baden Powell yang Lahir pada 22 Februari 1857

Mengenal Bapak Pramuka Dunia Baden Powell yang Lahir pada 22 Februari 1857

Tren
Bersiap! Hasil SKD CPNS Diumumkan Maret 2020, Berikut Rincian Passing Grade

Bersiap! Hasil SKD CPNS Diumumkan Maret 2020, Berikut Rincian Passing Grade

Tren
Tanggapan Kwarnas Pramuka soal Tragedi Susur Sungai SMP 1 Turi

Tanggapan Kwarnas Pramuka soal Tragedi Susur Sungai SMP 1 Turi

Tren
Viral Pintu Keluar Tol Rawa Buaya Dipalang Rantai, Ini Penjelasannya

Viral Pintu Keluar Tol Rawa Buaya Dipalang Rantai, Ini Penjelasannya

Tren
Kasus Infeksi Virus Corona di Korsel Melonjak Tajam, 346 Kasus, 2 Meninggal Dunia

Kasus Infeksi Virus Corona di Korsel Melonjak Tajam, 346 Kasus, 2 Meninggal Dunia

Tren
Imbauan KPAI: Jangan Sebarkan Foto dan Video Korban Susur Sungai di Sleman

Imbauan KPAI: Jangan Sebarkan Foto dan Video Korban Susur Sungai di Sleman

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: 22 Februari 1967, Soekarno Serahkan Kekuasaan kepada Soeharto

Hari Ini dalam Sejarah: 22 Februari 1967, Soekarno Serahkan Kekuasaan kepada Soeharto

Tren
WNI Penumpang Diamond Princess Rencananya Dievakuasi dari Jepang dengan KRI Soeharso

WNI Penumpang Diamond Princess Rencananya Dievakuasi dari Jepang dengan KRI Soeharso

Tren
Kematian Bertambah, Ini Perkembangan Virus Corona di Korea Selatan dan Iran

Kematian Bertambah, Ini Perkembangan Virus Corona di Korea Selatan dan Iran

Tren
INFOGRAFIK: Cara Lapor SPT Pajak via Online

INFOGRAFIK: Cara Lapor SPT Pajak via Online

Tren
Update Korban Virus Corona: 2.250 Orang Meninggal Dunia dan 76.806 Terinfeksi

Update Korban Virus Corona: 2.250 Orang Meninggal Dunia dan 76.806 Terinfeksi

Tren
[POPULER TREN] Viral Packing Masker Diinjak-injak | Virus Corona Merebak di Korsel

[POPULER TREN] Viral Packing Masker Diinjak-injak | Virus Corona Merebak di Korsel

Tren
Korea Selatan Umumkan Kematian Kedua akibat Virus Corona

Korea Selatan Umumkan Kematian Kedua akibat Virus Corona

Tren
Siswa SMPN 1 Turi Hanyut saat Susur Sungai, Bagaimana Cara Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam?

Siswa SMPN 1 Turi Hanyut saat Susur Sungai, Bagaimana Cara Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam?

Tren
komentar
Close Ads X