Saat Jaksa Agung dan Komnas HAM Berseberangan soal Tragedi Semanggi...

Kompas.com - 18/01/2020, 18:07 WIB
Peristiwa Semanggi 13 November 1998 di depan Kampus Atma Jaya, Jakarta, terus menjadi kontroversi karena menurut DPR bukan merupakan pelanggaran HAM berat. KOMPAS/SATRIO NUSANTOROPeristiwa Semanggi 13 November 1998 di depan Kampus Atma Jaya, Jakarta, terus menjadi kontroversi karena menurut DPR bukan merupakan pelanggaran HAM berat.

KOMPAS.com - Setelah 20 tahun berlalu, tragedi Semanggi masih menyisakan tanda tanya lantaran pihak berwenang belum tuntas mengusut kasus tersebut.

Kendati demikian, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan Tragedi Semanggi I dan II bukan merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat. Hal itu sebagaimana diberitakan Kompas.com (18/1/2020).

Jaksa Agung Sanitiar mendasarkan pernyataannya atas hasil rapat paripurna beberapa waktu silam tanpa menyebutkan waktu pastinya.

Pernyataan Jaksa Agung tersebut mendaptkan reaksi keras dari sejumlah pihak, salah satunya  dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM).

"Saya sangat menyayangkan pernyataan tersebut datang dari seorang penegak hukum," ujar Wakil Ketua Komnas HAM Bidang Internal, Hairansyah saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (18/1/2020).

Hairansyah menjelaskan, Komnas HAM sudah melakukan penyelidikan pro justitia.

Berdasarkan UU No. 26 Tahun 2000 disimpulkan bahwa dalam peristiwa Semanggi terjadi pelanggaran HAM berat.

"Jika Jaksa Agung berpendapat bahwa peristiwa tersebut bukan pelanggaran HAM yang berat maka Jaksa Agung harusnya bisa menggunakan kewenangannya sebagai penyidik untuk menghentikan kasus tersebut," ujarnya.

Baca juga: Catatan untuk Pidato Jokowi, Tak Singgung HAM hingga Isu Lingkungan

Kekurangan alat bukti

Hairansyah menilai apa yang terjadi di DPR adalah proses politik, bukan proses hukum.

Apa yang terjadi dengan Jaksa Agung, kata dia yakni masih kekurangan alat bukti.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X