BMKG: Hujan Lebat hingga 20 Januari di Jabodetabek Berpotensi Banjir

Kompas.com - 18/01/2020, 16:28 WIB
Ilustrasi hujan KulkannIlustrasi hujan

KOMPAS.com - Tanda pagar atau tagar #BanjirJakarta sempat menjadi trending di media sosial Twitter. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan, hujan lebat memang masih berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek dan daerah lainnya.

Diperkirakan, hujan lebat ini masih berlangsung hingga 20 Januari 2020. 

Kabid Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko mengatakan, hujan lebat di Jabodetabek berpotensi menyebabkan banjir.

Meski begitu, potensi banjir ini tidak sebesar seperti banjir yang terjadi pada awal Januari 2020 yang lalu.

"Potensi banjirnya tidak seperti beberapa waktu yang lalu. Relatif potensinya lebih rendah dari yang sebelumnya," kata Hary saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (18/1/2020).

Sementara di wilayah lain, Hary menjelaskan, terdapat sirkulasi di Selat Karimata (Borneo Vortex) yang memberikan potensi hujan signifikan di Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan di Kalimantan Tengah

"Konvergensi memanjang di pesisir barat Sumatera, dari Selat Makassar hingga Sulawesi Tenggara, dan di Papua," ujar dia.

Kondisi ini menyebabkan potensi pembentukan awan hujan di wilayah tersebut.

Sedangkan belokan angin terdapat di Sumatera bagian tengah, Selat Karimata, dan Laut Jawa.

 

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X