PT Angkasa Pura Support Buka Lowongan Kerja untuk SMA hingga S1, Tertarik?

Kompas.com - 17/01/2020, 16:37 WIB
Tampilan laman PT Angkasa Pura Support PT Angkasa Pura SupportTampilan laman PT Angkasa Pura Support
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - PT Angkasa Pura Support (APS), yang merupakan salah satu anak perusahaan pelat merah, PT Angkasa Pura I (Persero) tengah melakukan rekrutmen pegawai baru.

Setidaknya terdapat 8 lowongan kerja yang masih tersedia.

Corporate Communication Senior Manager PT Angkasa Pura I Awaluddin membenarkan adanya lowongan pekerjaan di APS.

"Iya (ada lowongan kerja di APS)," kata Awaluddin saat dihubungi Kompas.com, Jumat (17/1/2020).

Sementara itu, pendaftaran loker tersebut dilakukan secara online melalui aplikasi rekrutmen yang tersedia, di laman erecruitmen.apsupports.com.

Informasi resmi yang dihimpun, APS tengah membuka rekrutmen untuk beberapa wilayah, seperti Solo, Semarang, Kupang, dan Jakarta.

Perusahaan menegaskan, tidak ada pemungutan biaya dalam bentuk apapun selama proses rekrutmen dan seleksi.

Baca juga: PT KAI Buka 8 Lowongan untuk Lulusan SMA dan SMK, Ini Info Lengkapnya

Apa saja posisinya?

1. Equipment Staff-Solo

Lowongan kerja ini berkode 00004-PC1230-SOC.

Adapun kriteria yang ditentukan perusahaan antara lain

  • Berjenis kelamin laki-laki dengan batas usia maksimal 30 tahun
  • Berpendidikan minimal D3 Teknik Elektro/IT
  • Berpengalaman di bidang jaringan dan perangkat hardware
  • Sehat jasmani dan rohani dengan melampirkan surat keterangan sehat
  • Berkelakuan baik dibuktikan dengan lampiran SKCK yang masih berlaku
  • Tidak bertindik dan bertato
  • Bersedia dan mampu bekerja dengan sistem shift

Pelamar diminta melampirkan sejumlah dokumen, seperti daftar riwayat hidup (CV), fotokopi KTP, pasfoto 4x6 (1 lembar), fotokopi ijazah, dan fotokopi transkrip atau SKHU.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Editor's Letter untuk Ashraf, Indonesia Maju dan Aksi Heroik 2 Siswa di Turi

Editor's Letter untuk Ashraf, Indonesia Maju dan Aksi Heroik 2 Siswa di Turi

Tren
Virus Corona di Italia, Iran, dan Korea Selatan: Angka Kematian Bertambah hingga Karantina Warga

Virus Corona di Italia, Iran, dan Korea Selatan: Angka Kematian Bertambah hingga Karantina Warga

Tren
Menyoal Kereta Gantung yang Akan Dibangun di Gunung Bromo dan Rinjani...

Menyoal Kereta Gantung yang Akan Dibangun di Gunung Bromo dan Rinjani...

Tren
Hati-hati, Grup WhatsApp Ternyata Bisa Diindeks Google

Hati-hati, Grup WhatsApp Ternyata Bisa Diindeks Google

Tren
Wabah Virus Corona Melanda Jepang, Bagaimana Nasib Olimpiade Tokyo 2020?

Wabah Virus Corona Melanda Jepang, Bagaimana Nasib Olimpiade Tokyo 2020?

Tren
Update Terbaru Korban Virus Corona: 2.469 Orang Meninggal Dunia, 79.930 Terinfeksi

Update Terbaru Korban Virus Corona: 2.469 Orang Meninggal Dunia, 79.930 Terinfeksi

Tren
Italia Akan Denda Warganya yang Tertangkap Masuk atau Keluar Karantina Virus Corona

Italia Akan Denda Warganya yang Tertangkap Masuk atau Keluar Karantina Virus Corona

Tren
Sungai Nil dan Bayang-bayang Konflik Air Tawar

Sungai Nil dan Bayang-bayang Konflik Air Tawar

Tren
Terus Memburuk, Berikut Gejala dan Perkembangan Harian Infeksi Virus Corona

Terus Memburuk, Berikut Gejala dan Perkembangan Harian Infeksi Virus Corona

Tren
[POPULER TREN] Tumpukan Batu di Atas Rel KA | Lonjakan Kasus Corona di Luar China

[POPULER TREN] Tumpukan Batu di Atas Rel KA | Lonjakan Kasus Corona di Luar China

Tren
Kasus Virus Corona di Iran Terus Bertambah, Bagaimana Kondisi WNI?

Kasus Virus Corona di Iran Terus Bertambah, Bagaimana Kondisi WNI?

Tren
Virus Corona, Kapal Diamond Princess dan Permintaan Maaf Menkes Jepang...

Virus Corona, Kapal Diamond Princess dan Permintaan Maaf Menkes Jepang...

Tren
Melihat Kota-Kota di China, Korea dan Italia yang Dikarantina karena Virus Corona

Melihat Kota-Kota di China, Korea dan Italia yang Dikarantina karena Virus Corona

Tren
Musim Hujan, Ini Tips Kelistrikan yang Harus Dipahami Masyarakat

Musim Hujan, Ini Tips Kelistrikan yang Harus Dipahami Masyarakat

Tren
Wabah Virus Corona, Korea Selatan Naikkan Kewaspadaan ke Level Tertinggi

Wabah Virus Corona, Korea Selatan Naikkan Kewaspadaan ke Level Tertinggi

Tren
komentar
Close Ads X