Di Balik Sikap Trump yang Akhirnya Pilih Menarik Diri dari Peluang Perang dengan Iran...

Kompas.com - 09/01/2020, 19:37 WIB
Foto yang dirilis pada 10 Juli 2008 oleh situs berita Garda Revolusi Iran, Sepah News, memperlihatkan tiga rudal meluncur di udara dari lokasi yang dirahasiakan pada 9 Juli 2008. AFP/SEPAH NEWSFoto yang dirilis pada 10 Juli 2008 oleh situs berita Garda Revolusi Iran, Sepah News, memperlihatkan tiga rudal meluncur di udara dari lokasi yang dirahasiakan pada 9 Juli 2008.

KOMPAS.com - Kematian Jenderal sekaligus pemimpin Pasukan al-Quds Iran Qasem Soleimani membuat situasi di Timur Tengah memanas.

Qasem tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat di Bandara Baghdad, Irak, pekan lalu.

Pasca-serangan itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan akan menuntut balas kematian Soleimani.

Beberapa jam setelah pemakaman Soleimani pada Rabu (8/1/2020), Garda Revolusi Iran menghujani markas militer AS di Irak dengan puluhan rudal.

Menurut pemimpin Iran tersebut, serangan tersebut merupakan balasan dari kematian Soleimani dan mengancam akan melancarkan serangan lebih mematikan jika AS membalas.

Merespons ancaman Iran ini, Presiden AS Donald Trump mengatakan, AS menarik diri dari peluang perang dengan Iran.

Hal itu dikatakannya dalam jumpa pers, Rabu (8/1/2020) pagi di Gedung Putih.

Baca juga: Jatuhnya Boeing 737 Ukraina, Iran Tak Akan Serahkan Kotak Hitam Pesawat ke Pabrikan dan AS

Menanggapi sikap Trump tersebut, Dosen Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM) Siti Mutiah Setiawati menilai, sikap itu diambil Trump karena ada risiko besar yang harus ditanggung jika AS melawan balik Iran.

Risikonya, perang regional yang tak akan pernah habisnya, seperti yang terjadi di Suriah.

Menurutn Mutiah, AS juga memiliki pengalaman warga negaranya yang terancam di seluruh dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menilik Bagaimana Penutup Wajah atau Masker Dapat Mengurangi Penyebaran Covid-19

Menilik Bagaimana Penutup Wajah atau Masker Dapat Mengurangi Penyebaran Covid-19

Tren
Imbas Wabah Virus Corona, Ini Daftar 21 KA Lokal di Wilayah Jakarta yang Dibatalkan

Imbas Wabah Virus Corona, Ini Daftar 21 KA Lokal di Wilayah Jakarta yang Dibatalkan

Tren
Virus Corona, Zoonosis, dan Cara Mengurangi Risiko Penularan...

Virus Corona, Zoonosis, dan Cara Mengurangi Risiko Penularan...

Tren
4 WNI di Spanyol Positif Terinfeksi Virus Corona, 2 Orang Sudah Sembuh

4 WNI di Spanyol Positif Terinfeksi Virus Corona, 2 Orang Sudah Sembuh

Tren
Skenario Penggunaan Listrik Gratis untuk Pengguna Token dan Reguler

Skenario Penggunaan Listrik Gratis untuk Pengguna Token dan Reguler

Tren
Hari Ini 15 Tahun Lalu, Paus Yohanes Paulus II Berpulang...

Hari Ini 15 Tahun Lalu, Paus Yohanes Paulus II Berpulang...

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Wabah Antraks 'Serang' Rusia, 62 Orang Meninggal

Hari Ini dalam Sejarah: Wabah Antraks "Serang" Rusia, 62 Orang Meninggal

Tren
Australia Akan Uji Coba Vaksin BCG untuk Lindungi Pekerja Medis dari Infeksi Virus Corona

Australia Akan Uji Coba Vaksin BCG untuk Lindungi Pekerja Medis dari Infeksi Virus Corona

Tren
Masa Inkubasi Virus Corona 14 Hari, Rata-rata Gejala Muncul pada Hari Ke-5

Masa Inkubasi Virus Corona 14 Hari, Rata-rata Gejala Muncul pada Hari Ke-5

Tren
Meninggal Dunia karena Corona, Dokter Legendaris NHS Alfa Saadu Sempat Menolak Dirawat di RS

Meninggal Dunia karena Corona, Dokter Legendaris NHS Alfa Saadu Sempat Menolak Dirawat di RS

Tren
Link Cek Jadwal KA yang Dibatalkan untuk Jarak Jauh, Menengah, KA Lokal, dan KA Bandara

Link Cek Jadwal KA yang Dibatalkan untuk Jarak Jauh, Menengah, KA Lokal, dan KA Bandara

Tren
Virus Corona yang Menyadarkan

Virus Corona yang Menyadarkan

Tren
Cara Republik Ceko Kendalikan Virus Corona: Wajib Pakai Masker dan Inisiatif Warga Buat Masker Kain...

Cara Republik Ceko Kendalikan Virus Corona: Wajib Pakai Masker dan Inisiatif Warga Buat Masker Kain...

Tren
Bisa Dipraktikkan, Masker Kain Homemade Rekomendasi ITB

Bisa Dipraktikkan, Masker Kain Homemade Rekomendasi ITB

Tren
Update Virus Corona Dunia 2 April: 934.245 Kasus, 193.891 Orang Sembuh, 46.923 Meninggal Dunia

Update Virus Corona Dunia 2 April: 934.245 Kasus, 193.891 Orang Sembuh, 46.923 Meninggal Dunia

Tren
komentar
Close Ads X