Donald Trump Ancam Jatuhkan Sanksi kepada Irak, Haruskah Ditakuti?

Kompas.com - 07/01/2020, 05:46 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berkampanye di malam ketika dia dimakzulkan oleh DPR AS di Battle Creek, Michigan, Rabu (18/12/2019) AFP/BRENDAN SMIALOWSKIPresiden Amerika Serikat Donald Trump berkampanye di malam ketika dia dimakzulkan oleh DPR AS di Battle Creek, Michigan, Rabu (18/12/2019)

KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada Irak.

Ancaman tersebut dilontarkan Trump setelah Parlemen Irak merilis resolusi agar pasukan AS diusir menyusul serangan yang menewaskan Jenderal Qasem Soleimani.

"Jika mereka mengusir kami dengan cara yang tidak baik, maka kami akan menjatuhkan sanksi yang tidak akan pernah mereka bayangkan," ancam Trump seperti dilansir dari AFP, Senin (6/1/2020).

"Sanksi itu akan membuat hukuman yang diberikan kepada Iran seperti recehan," lanjut dia.

Haruskah ancaman Trump ditakuti?

Catatan sejarah

Jika merunut catatan sejarah, AS dan Eropa pernah menghadapi krisis serius akibat embargo minyak yang dilakukan oleh negara-negara Arab, tak terkecuali Irak.

Embargo pada tahun 1973 tersebut dalam rangka mendukung perang melawan Israel.

Pemberitaan Harian Kompas, 26 November 1973, menuliskan, Menteri Luar Negeri Mesir Ismail Fahmy kala itu, mengatakan, minyak Arab harus digunakan dengan kemampuan intelejen yang sama seperta senjata militer.

Baca juga: Kemenlu Imbau WNI di Irak untuk Waspada, Kontak Nomor Ini jika Butuh Bantuan

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri konferensi para menteri luar negeri negara Arab untuk menyatukan sikap militer menghadapi Israel dan meneruskan pengurangan produksi minyak untuk memaksa dunia mendukung sikap Arab.

Bahkan, Menteri Urusan Minyak Arab Saudi Zaki Yamani memperingatkan negara-negara Barat untuk tidak melancarkan balas dendam terhadap aksi boikot minyak Arab ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Virus Corona Melonjak di Sejumlah Negara, Apa Antisipasi Indonesia?

Kasus Virus Corona Melonjak di Sejumlah Negara, Apa Antisipasi Indonesia?

Tren
Editor's Letter untuk Ashraf, Indonesia Maju dan Aksi Heroik 2 Siswa di Turi

Editor's Letter untuk Ashraf, Indonesia Maju dan Aksi Heroik 2 Siswa di Turi

Tren
Virus Corona di Italia, Iran, dan Korea Selatan: Angka Kematian Bertambah hingga Karantina Warga

Virus Corona di Italia, Iran, dan Korea Selatan: Angka Kematian Bertambah hingga Karantina Warga

Tren
Menyoal Kereta Gantung yang Akan Dibangun di Gunung Bromo dan Rinjani...

Menyoal Kereta Gantung yang Akan Dibangun di Gunung Bromo dan Rinjani...

Tren
Hati-hati, Grup WhatsApp Ternyata Bisa Diindeks Google

Hati-hati, Grup WhatsApp Ternyata Bisa Diindeks Google

Tren
Wabah Virus Corona Melanda Jepang, Bagaimana Nasib Olimpiade Tokyo 2020?

Wabah Virus Corona Melanda Jepang, Bagaimana Nasib Olimpiade Tokyo 2020?

Tren
Update Terbaru Korban Virus Corona: 2.469 Orang Meninggal Dunia, 79.930 Terinfeksi

Update Terbaru Korban Virus Corona: 2.469 Orang Meninggal Dunia, 79.930 Terinfeksi

Tren
Italia Akan Denda Warganya yang Tertangkap Masuk atau Keluar Karantina Virus Corona

Italia Akan Denda Warganya yang Tertangkap Masuk atau Keluar Karantina Virus Corona

Tren
Sungai Nil dan Bayang-bayang Konflik Air Tawar

Sungai Nil dan Bayang-bayang Konflik Air Tawar

Tren
Terus Memburuk, Berikut Gejala dan Perkembangan Harian Infeksi Virus Corona

Terus Memburuk, Berikut Gejala dan Perkembangan Harian Infeksi Virus Corona

Tren
[POPULER TREN] Tumpukan Batu di Atas Rel KA | Lonjakan Kasus Corona di Luar China

[POPULER TREN] Tumpukan Batu di Atas Rel KA | Lonjakan Kasus Corona di Luar China

Tren
Kasus Virus Corona di Iran Terus Bertambah, Bagaimana Kondisi WNI?

Kasus Virus Corona di Iran Terus Bertambah, Bagaimana Kondisi WNI?

Tren
Virus Corona, Kapal Diamond Princess dan Permintaan Maaf Menkes Jepang...

Virus Corona, Kapal Diamond Princess dan Permintaan Maaf Menkes Jepang...

Tren
Melihat Kota-Kota di China, Korea dan Italia yang Dikarantina karena Virus Corona

Melihat Kota-Kota di China, Korea dan Italia yang Dikarantina karena Virus Corona

Tren
Musim Hujan, Ini Tips Kelistrikan yang Harus Dipahami Masyarakat

Musim Hujan, Ini Tips Kelistrikan yang Harus Dipahami Masyarakat

Tren
komentar
Close Ads X