Riak PKS dan Gerindra, dari Posisi Wagub DKI hingga Kritik Sikap Prabowo soal Natuna

Kompas.com - 05/01/2020, 14:35 WIB
Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman (kedua kiri) menghadiri Aksi Bela Rohingya 169 di Monumen Patung Kuda, Jakarta, Sabtu (16/9/2017). Aksi dari Crisis Center for Rohingya PKS bersama ormas-ormas Islam tersebut menyuarakan dihentikannya kekerasan dan dikembalikannya hak kewarganegaraan etnis Rohingya. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIKetua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman (kedua kiri) menghadiri Aksi Bela Rohingya 169 di Monumen Patung Kuda, Jakarta, Sabtu (16/9/2017). Aksi dari Crisis Center for Rohingya PKS bersama ormas-ormas Islam tersebut menyuarakan dihentikannya kekerasan dan dikembalikannya hak kewarganegaraan etnis Rohingya.

KOMPAS.com - Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) selama ini dikenal sebagai "dua sejoli" dalam kontestasi politik sejak 2014.

Kedua partai ini selalu kompak berada dalam satu barisan baik di sejumlah pilkada maupun kontestasi politik di level nasional.

Bahkan, koalisi dua partai ini berhasil memenangkan Pilkada DKI Jakarta melalui pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, meski awalnya pasangan ini tak diunggulkan.

Pasangan yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKS ini mengalahkan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang memiliki elektabilitas cukup tinggi.

Dikenal selalu kompak, sejumlah riak dihadapi kedua partai ini, sejak pasca-Pemilu 2019.

1. Gerindra masuk koalisi pemerintah

Masuknya Gerindra ke koalisi pemerintahan diduga sebagai awal keretakan hubungan Gerindra dan PKS.

Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo yang menjadi petinggi Partai Gerindra, kini masing-masing menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Menteri Kelautan dan Perikanan.

Karena keputusannya itu, Prabowo meminta akar PKS tidak melupakan Gerindra sebagai sahabat lama.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid saat menghadiri pelantikan Prabowo menjadi menteri.

"Dan Beliau sampaikan ke saya 'Terima kasih dan jangan pernah lupakan kawan lama'. 'Kita adalah kawan lama pasti akan terus bersama sama'," ujar Hidayat, dikutip dari pemberitaan Kompas.com (23/10/2019).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Studi: Hampir Setengah dari Orang yang Positif Covid Tidak Tahu Bahwa Mereka Terinfeksi

Studi: Hampir Setengah dari Orang yang Positif Covid Tidak Tahu Bahwa Mereka Terinfeksi

Tren
[HOAKS] Gedung Putih AS Disebut Dimasuki Para Demonstran

[HOAKS] Gedung Putih AS Disebut Dimasuki Para Demonstran

Tren
Informasi Viral Jangan ke Rumah Sakit meski Alami Gejala Covid-19, Ini Imbauan Dokter

Informasi Viral Jangan ke Rumah Sakit meski Alami Gejala Covid-19, Ini Imbauan Dokter

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Hari Lahir Pancasila

Hari Ini dalam Sejarah: Hari Lahir Pancasila

Tren
Dugaan Kekerasan terhadap Selebgram Aska Ongi, Mengapa KDRT Bisa Terjadi?

Dugaan Kekerasan terhadap Selebgram Aska Ongi, Mengapa KDRT Bisa Terjadi?

Tren
Cerita Penetapan 1 Juni Hari Lahir Pancasila: Usulan Megawati kepada SBY, Disahkan Jokowi

Cerita Penetapan 1 Juni Hari Lahir Pancasila: Usulan Megawati kepada SBY, Disahkan Jokowi

Tren
Bersiap New Normal, Ini Cara Melindungi Diri dari Penyebaran Virus Corona

Bersiap New Normal, Ini Cara Melindungi Diri dari Penyebaran Virus Corona

Tren
Mengapa Kasus Covid-19 di Jawa Timur Melonjak? Ini Penjelasan Epidemiolog...

Mengapa Kasus Covid-19 di Jawa Timur Melonjak? Ini Penjelasan Epidemiolog...

Tren
Update Virus Corona Dunia 1 Juni: 6,26 Juta Orang Terinfeksi | Kasus di Brazil Lebih dari 500.000

Update Virus Corona Dunia 1 Juni: 6,26 Juta Orang Terinfeksi | Kasus di Brazil Lebih dari 500.000

Tren
Vietnam Berhasil Menjaga Angka Kematian Covid-19 Tetap Nol, Begini Caranya...

Vietnam Berhasil Menjaga Angka Kematian Covid-19 Tetap Nol, Begini Caranya...

Tren
Berikut Cara Klaim Token Listrik Gratis pada Bulan Juni

Berikut Cara Klaim Token Listrik Gratis pada Bulan Juni

Tren
[POPULER TREN] Tsunami Gunung Ijen | Viral Pengumuman Nekat Mudik di Bandung

[POPULER TREN] Tsunami Gunung Ijen | Viral Pengumuman Nekat Mudik di Bandung

Tren
Update: 6 Kabar Baik soal Kondisi dan Penanganan Virus Corona di Indonesia

Update: 6 Kabar Baik soal Kondisi dan Penanganan Virus Corona di Indonesia

Tren
Milenial, Ingin Beli Rumah Pertama? Ini Alternatif Pembiayaan KPR Syariah

Milenial, Ingin Beli Rumah Pertama? Ini Alternatif Pembiayaan KPR Syariah

Tren
Melihat Bagaimana China Menguji 11 Juta Orang untuk Virus dalam 2 Minggu

Melihat Bagaimana China Menguji 11 Juta Orang untuk Virus dalam 2 Minggu

Tren
komentar
Close Ads X