Viral Gunung Sumbing Disebut Mengerikan karena Tertutup Awan Bertingkat

Kompas.com - 04/01/2020, 21:25 WIB
Sebuah fenomena awan terlihat menutupi Gunung Sumbing viral di medsos baru-baru ini. Screenshot InstagramSebuah fenomena awan terlihat menutupi Gunung Sumbing viral di medsos baru-baru ini.

KOMPAS.com – Sebuah postingan mengenai awan yang disebut mengerikan dan menutupi gunung Sumbing viral di media sosial Instagram baru-baru ini.

Saat ini, postingan yang dibagikan oleh @pesonagunung tersebut telah dilihat oleh lebih 45 ribu pengguna hingga Sabtu (4/1/2020) malam.

Dalam video yang dilampirkan, awan yang terlihat mirip UFO tersebut dikelilingi oleh gumpalan awan-awan yang bergerak di sekitarnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Itu awan apa guys? Kok ngeri lihatnya, pasti didalemnya badai???? - Untuk yang mau naik gunung dipikir ya dulu guys, cuaca baru tidak bersahabat.. - Untuk yang sudah niat mau mendaki gunung mohon lebih hati2 lagi dan lebih safety, Ingat kesehatan dan keselamatan itu lebih penting, jangan hanya mementingkan foto dan puncak. - Tag partnermu.. - - ???? Video dari @andojunior_ ???? View sumbing dari sunrise camp mt.sindoro ( 03-01-2020 ) • ? Info: Jalur Pendakian Gn Sindoro Via Kledung ditutup mulai tanggal 6 sampai batas waktu belum ditentukan. __________________________________________________ #pesonagunung #sindoro #gunungsindoro #sumbing #gunungsumbing #pendakiindonesia #sindorosumbing

Sebuah kiriman dibagikan oleh PESONA GUNUNG (@pesonagunung_) pada 3 Jan 2020 jam 11:02 PST

Diketahui pengunggah pertama video tersebut adalah @andojunior_.

Baca juga: Fenomena Topi Awan yang Terjadi Serentak di 4 Gunung, Ada Apa?

Awan Lenticularis

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (4/1/2020) Armando menceritakan kejadian fenomena awan tersebut terjadi pada Jumat (3/1/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Hanya beberapa detik saja, soalnya setelah kejadian itu langsung ditutupin sama kabut,” kata dia.

Sementara itu, Koordinator Forum Pengelola Gunung Sumbing, Lilik Setiyawan juga membenarkan adanya fenomena tersebut. 

Menurutnya, fenomena awan yang menutupi gunung Sumbing tersebut terjadi pada Jumat (3/1/2020) dan kembali terlihat pada Sabtu (4/1/2020).

“Iya (terlihat lagi) itu fenomena kalau ada badai di atas jadinya seperti itu,” ujarnya kepada Kompas.com (4/1/2020).

Dihubungi terpisah, Prakirawan Cuaca dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Nanda Alfuadi mengatakan jenis awan yang terlihat dalam postingan tersebut dimungkinkan merupakan jenis awan lenticularis yang umum terjadi saat siang hari di musim kemarau.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X