Jenderal Qasem Soleimani dan Pasang Surut Hubungan AS-Iran...

Kompas.com - 04/01/2020, 14:27 WIB
Ilustrasi hubungan Iran-AS ShutterstockIlustrasi hubungan Iran-AS

KOMPAS.com - Hubungan Iran- AS kembali memanas usai kematian Qasem Soleimani di Bandara Internasional Baghdad, Jumat (3/1/20120) dini hari waktu setempat.

Qasem merupakan komandan pasukan elit al-Quds Iran dan menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di Negeri Para Mullah itu.

Atas kematian Qasem, Iran bersumpah akan melakukan balas dendam terhadap AS.

"Ia mati syahid setelah upayanya yang tak kenal lelah selama bertahun-tahun. Balas dendam sangat menyakitkan menunggu para kriminal yang telah menumpahkan darah para martir itu di tangan mereka," kata Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dilansir dari AFP (3/1/ 2020).

Hubungan Iran-AS sendiri telah mengalami pasang surut sejak puluhan tahun silam.

Baca juga: Jadi Target Rudal AS, Siapa Jenderal Qasem Soleimani?

Berikut timeline hubungan Iran-AS dikutip dari Reuters:

  • 1953 - CIA membantu pelengseran Perdana Menteri Iran kala itu, Mohammed Mossadegh dan memulihkan kekuasaan Shah Mohammed Reza Pahlevi.
  • 1957 - AS-Iran menandatangani perjanjian kerja sama nuklir sipil.
  • 1967 - AS memberi Iran reaktor nuklir dan senjata uranium.
  • 1968 - Iran menandatangani Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir yang mengizinkannya memiliki program nuklir sipil sebagai imbalan atas komitmennya untuk tidak membeli senjata nuklir.
  • 1979 - Revolusi Islam Iran memaksa Shah Reza Pahlevi yang didukung AS untuk melarikan diri. Setelah Ayatollah Ruhollah Khomeini kembali dari pengasingan dan menjadi pemimpin tertinggi Iran, ratusan orang menduduki Kedutaan Besar AS di Teheran dan menyandera stafnya.
  • 1980 - AS memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, menyita aset Iran dan melarang hubungan dagang dengan Iran, serta kegagalan misi penyelamatan sandera yang dipesan oleh Presiden Jimmy Carter.
  • 1981 - Iran melepaskan 52 sandera AS beberapa menit setelah Carter turun dan Ronald Reagan dilantik sebagai presiden AS.
  • 1984 - AS memasukkan Iran ke dalam daftar negara pendukung terorisme.
  • 1986 - Reagan mengungkap perjanjian senjata rahasia dengan Teheran yang melanggar embargo senjata AS.
  • 1988 - Kapal perang AS Vinecennes salah menembak pesawat penumpang yang terbang di atas Teluk Arab dan menyebabkan 290 290 penumpangnya meninggal dunia.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: 7 September 1813, Asal Usul Julukan Paman Sam untuk Amerika Serikat

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X