Bus Ekslusif Trans Sumatera dan Joglosemar Diluncurkan, Ini Informasi Lengkapnya

Kompas.com - 27/12/2019, 14:06 WIB
Ilustrasi bus. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAIlustrasi bus.

KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) resmi meluncurkan 68 armada bus eksklusif yang akan melayani rute Tol Trans Sumatera dan Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang) via Tol Trans Jawa.

Peluncuran tersebut dilakukan pada Sabtu (21/12/2019).

Nantinya, 60 bus akan mengaspal di Joglosemar dan delapan sisanya melayani rute Trans Sumatera.

Saat dikonfirmasi, Kepala Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Pitra Setiawan membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan peluncuran bus Antar Kota Antar Provinsi ( AKAP) Joglosemar ini bertujuan meningkatkan okupansi pelayanan moda bus AKAP sebesar 10 persen.

"Diharapkan dapat mendongkrak jumlah penumpang sebanyak 10 persen saat masa Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru)," kata Pitra saat dihubungi Kompas.com, Jumat (27/12/2019).

Sementara itu, peluncuran bus AKAP Trans Sumatera tersebut, imbuhnya hadir untuk meningkatkan okupansi bus AKAP melalui jalan tol Bakauheni hingga ke Palembang.

Semua bus-bus tersebut, imbuhnya, akan melayani rute Joglosemar dan Trans Sumatera ini akan berangkat dari Terminal Pulogebang, Jakarta.

Nantinya, bus yang melayani trayek Trans Sumatera, ada 2 Perusahaan Otobus (PO).

"Kedua PO itu adalah PT. Pahala Kencana dan PT. Laju Prima," jelas dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Skull Breaker Challenge, Mengapa Para Remaja Cenderung Meniru meski Berbahaya?

Viral Skull Breaker Challenge, Mengapa Para Remaja Cenderung Meniru meski Berbahaya?

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: 17 Februari 1876, Pertama Kali Sarden Dikemas dalam Kaleng

Hari Ini dalam Sejarah: 17 Februari 1876, Pertama Kali Sarden Dikemas dalam Kaleng

Tren
Viral Skull Breaker Challenge, Kominfo Koordinasi dengan TikTok Indonesia

Viral Skull Breaker Challenge, Kominfo Koordinasi dengan TikTok Indonesia

Tren
Update Terbaru Virus Corona: 1.670 Orang Meninggal Dunia, 69.288 Terinfeksi

Update Terbaru Virus Corona: 1.670 Orang Meninggal Dunia, 69.288 Terinfeksi

Tren
Mahasiswa yang Studi di Wuhan Jalani Kuliah Online dari Indonesia

Mahasiswa yang Studi di Wuhan Jalani Kuliah Online dari Indonesia

Tren
Viral Tantangan Berbahaya Skull Breaker Challenge, Ini Imbauan KPAI

Viral Tantangan Berbahaya Skull Breaker Challenge, Ini Imbauan KPAI

Tren
Soal Temuan Radioaktif Caesium-137 di Tangsel, Ini Analisis Ahli UGM

Soal Temuan Radioaktif Caesium-137 di Tangsel, Ini Analisis Ahli UGM

Tren
Kisah di Tengah Virus Corona, Terinfeksi hingga Disebut 'Momen Chernobyl'

Kisah di Tengah Virus Corona, Terinfeksi hingga Disebut 'Momen Chernobyl'

Tren
[POPULER TREN] Bintik Putih pada Daging Lele | Gedung Mal di Jogja Goyang Saat Konser

[POPULER TREN] Bintik Putih pada Daging Lele | Gedung Mal di Jogja Goyang Saat Konser

Tren
Seberapa Efektif Termometer Tembak Mendeteksi Suhu Orang dengan Virus Corona?

Seberapa Efektif Termometer Tembak Mendeteksi Suhu Orang dengan Virus Corona?

Tren
Rumor Angin Wuhan Bawa Virus Corona hingga ke Hong Kong Disebut Tidak Benar

Rumor Angin Wuhan Bawa Virus Corona hingga ke Hong Kong Disebut Tidak Benar

Tren
Kisah WNI yang Dikarantina di Natuna dan Kenangan Hari-hari yang Berkesan...

Kisah WNI yang Dikarantina di Natuna dan Kenangan Hari-hari yang Berkesan...

Tren
3 Minggu Dirawat karena Virus Corona, Pasien Sembuh: 'Saya Pikir Saya Mengetuk Pintu Neraka'

3 Minggu Dirawat karena Virus Corona, Pasien Sembuh: "Saya Pikir Saya Mengetuk Pintu Neraka"

Tren
Puji China Tangani Virus Corona, Netralitas WHO Dipertanyakan

Puji China Tangani Virus Corona, Netralitas WHO Dipertanyakan

Tren
Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Kemenag di Jakarta dan Sumatera Selatan

Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Kemenag di Jakarta dan Sumatera Selatan

Tren
komentar
Close Ads X