Setya Novanto Dikabarkan Hilang dari Lapas Sukamiskin, Ini Penjelasan Kemenkumham

Kompas.com - 24/12/2019, 10:43 WIB
Tangkapan layar sebuah tweet dari @emerson_yuntho yang menyebutkan bahwa Setya Novanto telah hilang dari Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Twitter/@emerson_yunthoTangkapan layar sebuah tweet dari @emerson_yuntho yang menyebutkan bahwa Setya Novanto telah hilang dari Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

KOMPAS.com - Mantan Ketua DPR, Setya Novanto sempat dikabarkan hilang dari lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat baru-baru ini.

Narasi tersebut pertama kali diunggah oleh pemilik akun Twitter @emerson_yuntho.

Emerson yang merupakan mantan Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan Indonesia Corruption Watch ( ICW) itu menuliskan narasi sebagai berikut:

"Netizen. Butuh bantuannya telah hilang Bapak @sn_setyanovanto, Hingga kemarin belum kembali ke tempat tinggalnya di Sukamiskin Bandung. Kulit putih.Usia 62 tahun. Ada hadiah bagi siapapun yang memberikan informasi. Cc @Kemenkumham_RI, @OmbudsmanRI137".

Hingga saat ini Selasa (24/12/2019) pukul 10.15 WIB, unggahan tersebut sudah di-retweet sebanyak 117 kali dan disukai sebanyak 114 kali.

Saat dikonfirmasi, Emerson membenarkan bahwa dirinyalah yang mengunggah narasi tersebut di akun Twitter miliknya.

Ia mengunggah tweet tersebut lantaran saat disidak oleh Ombudsman pada Jumat (20/12/2019), Setya Novanto tidak ada di ruangannya.

"Pas disidak sama ombudsman kan orangnya ga ada. Ruangannya digembok," ujarnya singkat saat dihubungi Kompas.com, Selasa (24/12/2019).

Baca juga: Mantan Napi Korupsi Diperbolehkan Ikut Pilkada, KPK: Kita Harus Tegas

Tidak Benar

Dihubungi terpisah, Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kemenkumham Bambang Wiyono mengatakan bahwa narasi Setnov hilang dari lapas Sukamiskin adalah hoaks.

Kepastian tersebut disampaikan Bambang setelah pihaknya menghubungi Kalapas Sukamiskin Abdul Karim.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Kasus Virus Corona Meningkat Pesat dalam Sepekan, Apa Sebabnya?

Jumlah Kasus Virus Corona Meningkat Pesat dalam Sepekan, Apa Sebabnya?

Tren
PSBB Berlaku di Jakarta, Berikut 7 KA Jarak Jauh yang Masih Beroperasi

PSBB Berlaku di Jakarta, Berikut 7 KA Jarak Jauh yang Masih Beroperasi

Tren
Dimulai 11 April 2020, Ini 7 Tahapan Mendapatkan Kartu Prakerja dan Manfaatnya

Dimulai 11 April 2020, Ini 7 Tahapan Mendapatkan Kartu Prakerja dan Manfaatnya

Tren
[HOAKS] Kuota Data Gratis 100 GB untuk Semua Operator

[HOAKS] Kuota Data Gratis 100 GB untuk Semua Operator

Tren
Jenazah Perawat RSUP dr Kariadi Semarang Ditolak Warga, Perawat Kenakan Pita Hitam

Jenazah Perawat RSUP dr Kariadi Semarang Ditolak Warga, Perawat Kenakan Pita Hitam

Tren
Berikut Prosedur Pelaksanaan Khitan, Pernikahan, dan Pemakaman Selama PSBB DKI Jakarta

Berikut Prosedur Pelaksanaan Khitan, Pernikahan, dan Pemakaman Selama PSBB DKI Jakarta

Tren
PSBB DKI Jakarta Berlaku Hari Ini, Berikut Protokol Pencegahan Covid-19 di Tempat Kerja

PSBB DKI Jakarta Berlaku Hari Ini, Berikut Protokol Pencegahan Covid-19 di Tempat Kerja

Tren
10 Perawat Meninggal karena Corona, PPNI Minta Stop Stigmatisasi

10 Perawat Meninggal karena Corona, PPNI Minta Stop Stigmatisasi

Tren
Daftar 15 Negara yang Belum Terkena Virus Corona, di Mana Saja?

Daftar 15 Negara yang Belum Terkena Virus Corona, di Mana Saja?

Tren
PSBB Jakarta, Adakah Sanksi untuk Perusahaan Tak Masuk Pengecualian yang Beroperasi?

PSBB Jakarta, Adakah Sanksi untuk Perusahaan Tak Masuk Pengecualian yang Beroperasi?

Tren
Sebelum Meninggal karena Corona, Dokter Ini Minta APD untuk Tenaga Medis Dilengkapi

Sebelum Meninggal karena Corona, Dokter Ini Minta APD untuk Tenaga Medis Dilengkapi

Tren
396 PNS Terdeteksi Covid-19, Ini Perinciannya...

396 PNS Terdeteksi Covid-19, Ini Perinciannya...

Tren
PSBB DKI Jakarta Berlaku Hari Ini, Berikut Cara PLN Amankan Pasokan Listrik

PSBB DKI Jakarta Berlaku Hari Ini, Berikut Cara PLN Amankan Pasokan Listrik

Tren
Bagaimana Vaksin BCG Berkorelasi dengan Tingkat Keparahan Covid-19 Suatu Negara?

Bagaimana Vaksin BCG Berkorelasi dengan Tingkat Keparahan Covid-19 Suatu Negara?

Tren
5 Daerah di Jabar Ajukan PSBB, Bagaimana Sebaran Kasus Covid-19 di Sana?

5 Daerah di Jabar Ajukan PSBB, Bagaimana Sebaran Kasus Covid-19 di Sana?

Tren
komentar
Close Ads X