Kompas.com - 17/12/2019, 19:04 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Sebuah informasi beredar di Facebook mengenai oknum yang mengaku berasal dari PLN dan meminta sejumlah uang untuk pemasangan tutup pengaman box KWH meteran listrik.

PLN menegaskan, pihaknya tidak pernah menawarkan produk lain kepada pelanggannya. Oleh karena itu, informasi adanya penarikan uang oleh PLN untuk hal seperti ini tidak benar.

Jika ada yang melakukannya, maka dianggap sebagai modus penipuan. Masyarakat diminta waspada dan tidak mempercayai hal tersebut.

Narasi yang beredar

Tersebar informasi adanya warga yang didatangi oknum yang mengaku dari PLN dan mengaku akan memasangkan tutup pengaman kotak KWH meteran listrik di rumah-rumah.

Jasa itu dipatok seharga tertentu yang dibuktikan dengan selembar kertas kwitansi.

Informasi ini diunggah oleh sebuah akun dengan menyertakan sebuah foto kwitansi tersebut.

Bermaksud mengingatkan pengguna lainnya, dalam keterangan unggahan, pemilik akun menuliskan pesan "Hati-hati modus baru".


Dalam unggahan yang dibagikan tersebut, terdapat pula beberapa pengguna Facebook yang mengaku pernah mendapatkan modus serupa, namun dengan jumlah uang yang harus dibayarkan hanya Rp 50.000.

"Aku pernah kena kayak gitu tapi cuma Rp 50.000," tulis akun Idaa Wapender.

Konfirmasi KOMPAS.com

Setelah ditelusuri, modus semacam ini ternyata sudah muncul sejak tahun 2013.

Besaran uang yang diminta pun beragam, ada yang Rp 100.000, Rp 150.000, ada pula yang mencapai Rp. 400.000.

Dengan menggunakan kwitansi yang nyaris serupa, modus semacam ini terus berulang pada tahun-tahun berikutnya.

Menanggapi hal itu, Vice President Corporat Communication and CSR PLN Dwi Suryo Abdulah membantah oknum tersebut berasal dari PLN.

Saat dimintai keterangan, Selasa (17/12/2019) siang, ia menyebutkan, PLN tidak memperdagangkan apa pun kecuali listrik.

"Kami pastikan PLN tidak pernah menjual apa pun kecuali jualan listrik atau stroom,"  kata Dwi.

Jika ada oknum atau pihak yang mengatasnamakan PLN dan mendatangi rumah dan meminta sejumlah uang, dapat dipastikan itu adalah modus penipuan dan bukan resmi berasal dari PLN.

"Jadi kalau ada yang menawarkan kotak meteran saya pastikan itu bukan dari PLN. Hati hati saja dengan penawaran yang aneh aneh," ujar dia.

Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu menanggapinya.

Jika ada pertanyaan atau keluhan yang ingin disampaikan pada PLN, masyarakat bisa langsung menghubungi Call Center PLN di nomor 123, baik telepon (tambahkan kode area) maupun WhatsApp.

Bisa juga melalui Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, atau e-mail pln123@pln.co.id.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.