Sekilas tentang Greta Thunberg, Sosok Termuda di "Person of The Year" 2019

Kompas.com - 15/12/2019, 21:54 WIB
Handout yang dirilis pada 11 Desember 2019 menunjukkan sampul majalah TIME, di mana aktivis perubahan iklim asal Swedia Greta Thunberg masuk sebagai Person of the Year 2019. Dia menjadi penerima penghargaan termuda sejak tradisi itu diberlakukan 1927 silam. AFP/TIME/EVGENIA ARBUGAEVAHandout yang dirilis pada 11 Desember 2019 menunjukkan sampul majalah TIME, di mana aktivis perubahan iklim asal Swedia Greta Thunberg masuk sebagai Person of the Year 2019. Dia menjadi penerima penghargaan termuda sejak tradisi itu diberlakukan 1927 silam.

KOMPAS.com - Aktivis Lingkungan Hidup asal Swedia bernama Greta Thunberg berhasil terpilih menjadi salah satu tokoh yang masuk dalam daftar Person of The Year 2019 versi majalah TIME.

Selain kepeduliannya di bidang lingkungan, sosok gadis berambut pirang ini juga menarik perhatian karena usianya yang masih menginjak 16 tahun. Bahkan, saat ini ia masih duduk di bangku sekolah.

Oleh karena itu, bukan hal yang mengherankan apabila sosoknya disebut sebagai yang termuda di antara daftar tokoh yang lainnya.

Merespons hal ini, Thunberg menyatakan kebanggaannya melalui cuitan di akun Twitter miliknya.

"Wow, ini luar biasa! Saya akan membagikan kehormatan besar ini kepada semua orang di gerakan #FridaysForFuture dan aktivis lingkungan di manapun," tulisnya.

Sebelum terpilih dalam daftar bergengsi ini, Thunberg pernah tampil dan menyampaikan pendapatnya di pertemuan PBB yang membahas masalah cuaca di Madrid.

Dalam kesempatan itu, Thunberg dengan lantang menyatakan minimnya aksi dunia dalam upaya melindungi kelestarian lingkungan. Tidak banyak hal yang dilakukan oleh mereka untuk menghentikan berbagai industri yang merusak alam.

Baca juga: 5 Tokoh Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia, Siapa Saja Mereka?

Masa Depan Planet Bumi

Padahal menurut Thunberg, masa yang akan datang menentukan masa depan planet Bumi yang menjadi satu-satunya tempat manusia hidup.

Pada acara yang sama di kesempatan yang berbeda, September lalu di New York, Thunberg menyatakan kalimat yang cukup menohok sebagai ungkapan protesnya terhadap orang-orang yang saat ini berkuasa.

"Kalian telah mencuri mimpi-mimpiku dan masa kecilku dengan kata-kata kosong kalian. Kami akan mengawasi kalian," ujarnya.

Awal tahun ini, bahkan Thunberg masuk dalam nominasi penerima Nobel Peace Prize.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X