Seberapa Penting Nikel dari Indonesia hingga Pelarangan Ekspornya Digugat Uni Eropa?

Kompas.com - 13/12/2019, 16:07 WIB
Proses Peleburan Bijih Nikel di Smelter PT Vale Indonesia Tbk, Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan KOMPAS.com/Amran Amir Proses Peleburan Bijih Nikel di Smelter PT Vale Indonesia Tbk, Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan

Diikuti Eropa dan Afrika sebesar 10 persen dan Amerika Serikat sekitar 8 persen.

Terkait gugatan Uni Eropa, masih mengutip Antara, Wakil Tetap/ Duta Besar Uni Eropa (EU) di Jenewa telah mengirimkan surat kepada Wakil Tetap/Dubes RI di Jenewa yang secara resmi menyampaikan bahwa EU akan mengajukan sengketa terkait produksi besi Indonesia, termasuk pembatasan ekspor bijih nikel ke Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO).

Dalam surat yang dikirimkan pada 22 November 2019 itu, EU juga menyampaikan permintaan melakukan konsultasi.

Konsultasi merupakan langkah awal dalam suatu proses penyelesaian sengketa WTO.

Baca juga: Jokowi: Digugat Eropa, Ya Hadapi...

Mengenal nikel

Nikel bukan hal yang asing bagi kehidupan kita. Kandungan nikel bisa ditemukan dari sendok dan garpu, baterai telepon pintar maupun komponen pesawat terbang serta perangkat elektronik.

Dikutip dari situs Kementerian Perindustrian, nikel adalah salah satu jenis logam.

Logam ini memiliki julukan "the mother of industry", artinya merupakan tulang punggung yang mendukung sektor industri lainnya, misalnya otomotif.

Nikel terutama digunakan sebagai bahan baku pembuatan baja anti karat (stainless steel).

Dikutip dari buku "Nikel Indonesia", produk akhir nikel sangat banyak dikonsumsi untuk pembuatan stainless steel, yaitu sebesar 6,9 persen.

Kemudian sebanyak 10 persen digunakan untuk logam paduan nonbesi. Lalu, sebesar 7 persen untuk pelapisan logam (plating), 6 persen untuk pembuatan baterai dan lain-lain.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X