Hari Ini dalam Sejarah: Penangkapan Saddam Hussein oleh Pasukan AS

Kompas.com - 13/12/2019, 07:24 WIB
Saddam Hussein pada 1991. AFPSaddam Hussein pada 1991.

KOMPAS.com - Hari ini 16 tahun lalu, tepatnya 13 Desember 2003, mantan Presiden Irak Saddam Hussein ditangkap pasukan Amerika Serikat.

Selama 9 bulan, Saddam Hussein berada dalam persembunyiannya setelah dikudeta pada 20 Maret 2003 oleh AS yang melakukan invasi ke Irak.

Invasi tersebut didasari atas tudingan AS kepada pemerintahan Saddam yang dianggap menyimpan senjata kimia.

Meski demikian, tudingan itu tak pernah terbukti.

Rekam jejak Saddam

Saddam, yang menjabat sebagai Presiden Irak selama lebih dari 20 tahun itu lahir dari keluarga miskin di Tirkit, 100 mil dari Baghdad, pada 1937.

Dikutip dari Britannica, setelah pindah ke Baghdad pada usia muda, Saddam bergabung dengan Partai Baath, partai yang membesarkan namanya pada tahun 1957.

Ia ikut serta dalam beberapa percobaan kudeta di Irak dan menempatkan keponakannya, Ahmed Hassan al-Bakr sebagai Presiden Irak pada 1968.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Tsunami Terjang Flores, Lebih dari 1.300 Orang Meninggal

Presiden al-Bakr hanya dianggap sebagai boneka dari Saddam Hussein yang telah menduduki jabatan tertinggi di Partai Baath.

Sebelas tahun kemudian, Saddam mengambil alih kekuasaan setelah al-Bakr mengundurkan diri pada 1969.

Di bawah kepemimpinannya, Irak berubah menjadi negara yang disegani dan memiliki pasukan militer yang kuat.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X