Vietnam, Negara Tujuan Ekspor Benih Lobster yang Pernah Dapat "Kartu Kuning" dari Eropa

Kompas.com - 12/12/2019, 12:18 WIB
Benih lobster senilai Rp 37 miliar yang berhasil digagalkan penyelundupannya oleh pemerintah di Jambi pada Kamis (18/4/2019). Dok. Kementerian Kelautan dan PerikananBenih lobster senilai Rp 37 miliar yang berhasil digagalkan penyelundupannya oleh pemerintah di Jambi pada Kamis (18/4/2019).

KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memiliki sikap berbeda soal ekspor benih lobster.

Keran ekspor benih lobster yang sebelumnya dianggap 'haram' oleh Menteri KKP sebelumnya, Susi Pudjiastuti, kini berpotensi untuk dibuka kembali oleh Edhy.

Salah satu negara tujuan utama ekspor tersebut adalah Vietnam, negara yang tengah menerima 'kartu kuning' soal ekspor ikan dari Eropa.

Peringatan itu diberikan oleh Eropa pada Oktober 2017 karena dianggap melakukan tiga pelanggaran.

Tiga pelanggaran itu adalah penangkapan ikan secara ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur dalam undang-undang.

Vietnam juga dianggap gagal dalam membangun perikanan berkelanjutan.

Sanksi yang dijatuhkan Eropa tersebut merupakan bentuk komitmen mereka dalam perang melawan penangkapan ikan ilegal.

Di Indonesia, Vietnam memiliki rapor merah dalam hal pencurian ikan.

Baca juga: Beda Susi dan Edhy, Mereka yang Setuju dan Menentang Ekspor Benih Lobster...

Tercatat, 55 persen lebih dari total kapal pencuri ikan merupakan kapal berbendera Vietnam.

Akibat tindakan penangkapan ikan ilegal yang dilakukan Vietnam itu, Eropa mengancam akan mengambil tindakan hukum jika Vietnam tidak segera memperbaikinya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X