Sering Rugi, Berikut Catatan Kinerja Keuangan Garuda Indonesia 2014-2019

Kompas.com - 10/12/2019, 15:46 WIB
Pesawat Garuda Indonesia Dok. Humas Kementerian PariwisataPesawat Garuda Indonesia

Dikutip dari Kompas.com, 26 Juli 2019, Garuda Indonesia harus mempublikasikan ulang (restatement) laporan keuangan tahun 2018.

Hal tersebut merespons hasil keputusan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sebelumnya, Garuda Indonesia memoles laporan keuangan pada 2018 dengan mencetak laba bersih 5 juta dollar AS meningkat tajam dari 2017 yang rugi 216,58 juta dollar AS.

Baca juga: Profil 5 Direksi Garuda Indonesia yang Dipecat Erick Thohir

3. 2017, rugi Rp 2,98 Triliun

Maskapai Garuda Indonesia (Persero) Tbk membukukan kerugian bersih (net loss) sebesar 213,4 juta dollar AS sepanjang 2017 atau sekitar Rp 2,98 triliun (kurs Rp 14.000)

Dikutip dari Kompas.com, 26 Februari 2018, Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan, kerugian perseroan sebagian besar disebabkan peningkatan biaya bahan bakar avtur, yakni sebesar 16,5 persen secara tahunan.

Sepanjang 2017, biaya bahan bakar yang dikeluarkan Garuda mencapai 1,155 miliar dollar AS, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 924,7 juta dollar AS.

Adapun pendapatan operasi Garuda tercatat sebesar 4,2 miliar dollar AS pada 2017. Angka tersebut meningkat sebesar 8,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 3,9 miliar dollar AS.

Baca juga: Sejarah Panjang Garuda Indonesia yang Pernah Rajai Langit Asia

4. 2016, untung Rp 124,5 Miliar

Pada 2016, Garuda Indonesia mampu mencatatkan laba bersih senilai 9,36 juta dollar AS atau Rp 124,5 miliar.

Dikutip dari Kompas.com, 22 Maret 2017, Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan, penurunan laba bersih disebabkan persaingan bisnis aviasi yang ketat pada 2016.

Salah satunya, persaingan harga tiket antar maskapai.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Skull Breaker Challenge, Mengapa Para Remaja Cenderung Meniru meski Berbahaya?

Viral Skull Breaker Challenge, Mengapa Para Remaja Cenderung Meniru meski Berbahaya?

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: 17 Februari 1876, Pertama Kali Sarden Dikemas dalam Kaleng

Hari Ini dalam Sejarah: 17 Februari 1876, Pertama Kali Sarden Dikemas dalam Kaleng

Tren
Viral Skull Breaker Challenge, Kominfo Koordinasi dengan TikTok Indonesia

Viral Skull Breaker Challenge, Kominfo Koordinasi dengan TikTok Indonesia

Tren
Update Terbaru Virus Corona: 1.670 Orang Meninggal Dunia, 69.288 Terinfeksi

Update Terbaru Virus Corona: 1.670 Orang Meninggal Dunia, 69.288 Terinfeksi

Tren
Mahasiswa yang Studi di Wuhan Jalani Kuliah Online dari Indonesia

Mahasiswa yang Studi di Wuhan Jalani Kuliah Online dari Indonesia

Tren
Viral Tantangan Berbahaya Skull Breaker Challenge, Ini Imbauan KPAI

Viral Tantangan Berbahaya Skull Breaker Challenge, Ini Imbauan KPAI

Tren
Soal Temuan Radioaktif Caesium-137 di Tangsel, Ini Analisis Ahli UGM

Soal Temuan Radioaktif Caesium-137 di Tangsel, Ini Analisis Ahli UGM

Tren
Kisah di Tengah Virus Corona, Terinfeksi hingga Disebut 'Momen Chernobyl'

Kisah di Tengah Virus Corona, Terinfeksi hingga Disebut 'Momen Chernobyl'

Tren
[POPULER TREN] Bintik Putih pada Daging Lele | Gedung Mal di Jogja Goyang Saat Konser

[POPULER TREN] Bintik Putih pada Daging Lele | Gedung Mal di Jogja Goyang Saat Konser

Tren
Seberapa Efektif Termometer Tembak Mendeteksi Suhu Orang dengan Virus Corona?

Seberapa Efektif Termometer Tembak Mendeteksi Suhu Orang dengan Virus Corona?

Tren
Rumor Angin Wuhan Bawa Virus Corona hingga ke Hong Kong Disebut Tidak Benar

Rumor Angin Wuhan Bawa Virus Corona hingga ke Hong Kong Disebut Tidak Benar

Tren
Kisah WNI yang Dikarantina di Natuna dan Kenangan Hari-hari yang Berkesan...

Kisah WNI yang Dikarantina di Natuna dan Kenangan Hari-hari yang Berkesan...

Tren
3 Minggu Dirawat karena Virus Corona, Pasien Sembuh: 'Saya Pikir Saya Mengetuk Pintu Neraka'

3 Minggu Dirawat karena Virus Corona, Pasien Sembuh: "Saya Pikir Saya Mengetuk Pintu Neraka"

Tren
Puji China Tangani Virus Corona, Netralitas WHO Dipertanyakan

Puji China Tangani Virus Corona, Netralitas WHO Dipertanyakan

Tren
Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Kemenag di Jakarta dan Sumatera Selatan

Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Kemenag di Jakarta dan Sumatera Selatan

Tren
komentar
Close Ads X