Royke Tumilaar, Direktur Utama ke-7 yang Pimpin Bank Mandiri

Kompas.com - 09/12/2019, 18:57 WIB
Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar bankmandiri.co.idDirektur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar

4. Zulkifli Zaini (Mei 2010 - April 2013)

Dikutip dari Laporan Tahunan 2011 Bank Mandiri, Zulkifli Zaini memulai karier perbankan sebagai Account Officer di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) pada 1998.

Pada 1994, dia pernah menjabat sebagai Head of Project Finance Bapindo Cabang Surabaya dan pada 1996 menjadi Kepala Cabang Bapindo Cabang Bandung.

Seiring proses merger Bank Mandiri, dia menjabat sebagai Senior Manager dan Team Leader Credit Risk Management Bank Mandiri.

5. Budi Gunadi Sadikin (April 2013 - Maret 2016)

Dikutip dari Kompas.com, 2 April 2013, Budi Gunadi Sadikin mengawali karier sebagai staf teknologi informasi di IBM Asia Pasifik.

Pada 1994, dia meniti karier perbankannya di Bank Bali yang sekarang berubah menjadi Bank Permata.

Lalu, bergabung ke ABN Amro Bank Indonesia dan pada 2006 bergabung ke Bank Mandiri.

Dia juga pernah memimpin holding tambang Inalum saat divestasi saham PT Freeport Indonesia ke Inalum. 

Kini, dia menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN

Baca juga: Profil Budi Gunadi, Rebut Saham Freeport Hingga jadi Wamen BUMN

6. Kartika Wirjoatmodjo (Maret 2016 - Oktober 2019)

Mengutip Kompas.com, 21 Maret 2016, Kartika Wirjoatmodjo memulai kariernya sebagai Konsultan Pajak dan Akutansi di RSM AAJ pada 1995 hingga 1996.

Tiko, panggilan akrab Kartika bergabung dengan Bank Mandiri sebagai Kepala Departemen Strategi dan Analisis Finansial.

Kemudian, kariernya merangkak ketika ia diangkat sebagai Group Head.

Baca juga: Jadi Wamen BUMN, Kartika Wirjoatmodjo Tinggalkan Pendapatan Fantastis di Bank Mandiri?

7. Royke Tumilaar (Desember 2019)

Dikutip dari laman resmi Bank Mandiri, Royke Tumilaar bergabung dengan Bank Mandiri pada 1999 melalui Bank Dagang Negara.

Jabatan terakhirnya adalah Senior Professional di Tim Penyelesaian Kredit di Jakarta. Bank Dagang Negara (BDN) merupakan salah satu bank tertua di Indonesia yang memulai kiprahnya di Batavia pada 1857.

Paska krisis ekonomi 1998, BDN bersama dengan Bank Bumi Daya (BBD), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dimerger menjadi Bank Mandiri.

Baca juga: Ditunjuk Jadi Direktur Utama Bank Mandiri, Ini Profil Royke Tumilaar

(Sumber: Kompas.com/Didik Purwanto, Sakina Rakhma Diah Setiawan Editor: Erlangga Djumena, Tri Wahono, Aprilia Ika)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X