Teror Ular Kobra Masuk Permukiman di Sejumlah Daerah, Ahli Sebut Wajar

Kompas.com - 09/12/2019, 06:29 WIB
Ular Kobra yang ditangkap Warga dan Komunitas Pecinta Reptil di Dusun Kepek I, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul Kamis (6/12/2019) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOUlar Kobra yang ditangkap Warga dan Komunitas Pecinta Reptil di Dusun Kepek I, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul Kamis (6/12/2019)

KOMPAS.com – Beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah dihantui oleh terror ular kobra yang memasuki permukiman warga.

Kejadian tersebut diantaranya terjadi di Kawasan rumah warga di jalan Darmawangsa, Desa Jubung Kecamatan Sukorambi, Jember, Jawa Timur pada Jumat (06/12/2019).

Baca juga: Puluhan Ular Kobra Masuk ke Rumah Warga di Jember

Selain itu kobra juga dilaporkan memasuki permukiman warga di Ciracas, Jakarta Timur pada Kamis (05/12/2019).

Di Wonosari Gunungkidul, Jogja, selama empat hari terakhir juga dilaporkan sudah menemukan 11 ekor kobra ujar seorang warga saat ditemui pada Rabu (04/12/2019).

Fenomena wajar

Dr. Amir Hamidy, peneliti Herpetologi Lembaga Pengetahuan Indonesia (LIPI) menerangkan bahwa awal musim hujan adalah musim yang ideal bagi telur-telur kobra untuk menetas.

“Karena kan ini musimnya. Jadi memang musim ular menetas ini di awal musim penghujan,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com pada Minggu (08/12/2019).

Menurut Amir, menyebarnya kobra-kobra ini juga fenomena yang wajar.

“Wajar kalau seperti itu, tahun sebelumnya juga ada,” kata dia.

Ia menyebut, Pulau Jawa memang lokasi sebaran ular kobra, sehingga tak mengherankan ketika ular kobra bisa ditemukan di berbagai wilayah di Jawa.

“Habitatnya persawahan, sekitar perumahan termasuk perbatasan-perbatasan hutan yang sudah terbuka. Bukan hutan primer,” tuturnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X