Mimpi Buruk Pemanasan Global (6): Kiamat Sudah Dekat

Kompas.com - 08/12/2019, 20:30 WIB
Spanduk kuning dipasang di Patung Dirgantara, Pancoran, Rabu (23/10/2019). Tangkapan layar dari akun @jktinfoSpanduk kuning dipasang di Patung Dirgantara, Pancoran, Rabu (23/10/2019).

Kesepakatan Paris 2016 yang memaksa para pemerintah melakukan upaya-upaya agar pemanasan global bisa ditekan di bawah dua derajat celsius, tak diindahkan dengan serius.

Aksi Greta menginspirasi masyarakat di seluruh dunia untuk memprotes pemerintahnya. Dari 20-27 September 2019, 6 juta orang dari 150 negara turun ke jalan demi menyelamatkan bumi.

Tahun 2019 menjadi tahun di mana orang-orang bergerak serentak menuntut perbaikan. Anak-anak di seluruh dunia turun ke jalan atas haknya diwarisi bumi. Kita belum pernah seresah ini soal alam.

Baca juga: Murid Sekolah di Seluruh Dunia Kembali Gelar Unjuk Rasa Perubahan Iklim

Kepunahan massal

"Kita ada di awal kepunahan massal, dan yang Anda semua bicarakan adalah dongeng tentang kekayaan dan pertumbuhan ekonomi," kata Greta dalam pidatonya di PBB.

Greta tak salah. Kita memang sedang menghadapi kepunahan massal. Pemanasan global yang jadi kekhawatiran dua dekade, kini sudah di depan mata.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan sepanjang 2015-2019, bumi memanas 0,2 derajat celsius dibanding 2011-2015.

Penyebabnya? Kita telah memproduksi karbon dioksida, metana, dinitrogen oksida, dan gas rumah kaca lainnya secara berlebihan.

Gas-gas yang terperangkap di bumi ini menambah suhu hingga 1,1 derajat celsius dibanding sebelum masa industri (1850).

Baca juga: Mimpi Buruk Pemanasan Global (1): Jakarta Hingga Markas Facebook Tenggelam

Akibatnya, es di dua kutub bumi meleleh dengan cepat, melebihi prediksi ilmuwan. Air laut naik dan membanjiri daratan.

Diprediksi sebagian besar Jakarta--jika tidak seluruhnya--akan benar-benar tenggelam pada 2050. Begitu juga kota-kota lain di dunia.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X