Hati-Hati, ini Risiko Operasi Lipatan Mata di Klinik Ilegal

Kompas.com - 07/12/2019, 17:14 WIB
Ilustrasi operasi lipatan mata ShutterstockIlustrasi operasi lipatan mata

KOMPAS.com - Desainer Ivan Gunawan mengakui bahwa dirinya melakukan operasi lipatan mata di klinik kecantikan yang belakangan diketahu ilegal.

Hal itu disampaikannya saat dimintai keterangan keterangan oleh polisi terkait salon Nana Eyebrow Beauty Indonesia di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/12/2019)

Sebelumnya, salon kecantikan tersebut digrebek setelah pemiliknya diketahui melakukan operasi pembuatan lipatan mata secara ilegal.

Operasi pembuatan lipatan mata bertujuan untuk memperbaiki tampilan di area mata sehingga penampilan terlihat lebih muda.

Namun, operasi pembuatan lipatan mata memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan operasi bedah kosmetik lainnya karena operasi tersebut di lakukan di area mata.

Baca juga: Diklaim Bikin Tampilan Lebih Muda, Berapa Harga Operasi Lipatan Mata?

Oleh karena itu, tindakan ini harus dilakukan di bawah pengawasan para profesional yang telah tersertifikasi keahliannya.

Operasi kantung mata atau biasa disebut blepharoplasty adalah jenis operasi plastik kecil, bukan termasuk prosedur medis gawat darurat.

Meski demikian, prosedur bedah kosmetik ini harus dilakukan oleh ahlinya.

Prosedur operasi kelopak mata umumnya dilakukan oleh dokter bedah spesialis optamologis dan oculoplastic.

Namun, dokter bedah umum, dokter bedah mulut dan maksilofasial, serta dokter bedah THT juga bisa melakukan prosedur kosmetik ini.

Jika dilakukan tanpa bantuan profesional, ada risiko yang bisa terjadi.

Baca juga: Operasi Lipatan Mata di Salon Ilegal, Ivan Gunawan Sebut Itu Bukan Endorse

Berikut risiko blefaroplasti yang bisa saja terjadi menurut Mayo Clinic:

  • Infeksi dan pendarahan
  • Mata kering dan teriritasi
  • Sulit menutup mata atau masalah kelopak mata lainnya
  • Munculnya jaringan parut
  • Cedera pada otot mata
  • Perubahan warna kulit
  • Perlunya operasi tindak lanjut
  • Penglihatan kabur sementara atau, jarang, kehilangan penglihatan
  • Risiko yang terkait dengan operasi pada umumnya, termasuk reaksi terhadap anestesi dan pembekuan darah

Pemulihan pasca operasi blefaroplasti biasanya berjalan sekitar seminggu hingga dua minggu.

Untuk menghindari risiko komplikasi, hindari pekerjaan berat dan kasar, serta mendandani area mata.

Gaya hidup dan riwayat medis juga turut berkontribusi pada risiko komplikasi yang mungkin terjadi setelah melakukan blefaroplasti.

Untuk menghindari hal itu, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan sebelum melakukan blefaroplasti. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Negara yang Konfirmasi Kasus Kematian akibat Virus Corona Covid-19

7 Negara yang Konfirmasi Kasus Kematian akibat Virus Corona Covid-19

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Astronot AS John Glenn Jalankan Misi Terbangkan Friendship 7

Hari Ini dalam Sejarah: Astronot AS John Glenn Jalankan Misi Terbangkan Friendship 7

Tren
Update Virus Corona Covid-19: 2.120 Kematian, 75.291 Terinfeksi, 14.452 Orang Sembuh

Update Virus Corona Covid-19: 2.120 Kematian, 75.291 Terinfeksi, 14.452 Orang Sembuh

Tren
Sensus Penduduk Online 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaannya

Sensus Penduduk Online 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaannya

Tren
Iran Umumkan 2 Kematian akibat Virus Corona Covid-19, Pertama di Timur Tengah

Iran Umumkan 2 Kematian akibat Virus Corona Covid-19, Pertama di Timur Tengah

Tren
PT KAI Buka Lowongan untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya...

PT KAI Buka Lowongan untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya...

Tren
Kolaborasi dengan Supreme, 3 Keping Biskuit Oreo Ditawar Rp 6,9 Juta

Kolaborasi dengan Supreme, 3 Keping Biskuit Oreo Ditawar Rp 6,9 Juta

Tren
[POPULER TREN] Baut di Sup Penumpang Pesawat | Kajian Terbaru Virus Corona

[POPULER TREN] Baut di Sup Penumpang Pesawat | Kajian Terbaru Virus Corona

Tren
Kajian Terbaru, Berikut Jenis Pasien Paling Rentan Terinfeksi Virus Corona

Kajian Terbaru, Berikut Jenis Pasien Paling Rentan Terinfeksi Virus Corona

Tren
Data Tidak Lengkap Saat Input Sensus Penduduk Online 2020, Berikut Cara Memperbaikinya

Data Tidak Lengkap Saat Input Sensus Penduduk Online 2020, Berikut Cara Memperbaikinya

Tren
Karantina Kapal Diamond Princess Usai, 542 Orang Termasuk 4 WNI Positif Virus Corona

Karantina Kapal Diamond Princess Usai, 542 Orang Termasuk 4 WNI Positif Virus Corona

Tren
Salah Input Data di Sensus Penduduk Online, Simak Caranya di Sini

Salah Input Data di Sensus Penduduk Online, Simak Caranya di Sini

Tren
KIP-K Dibuka Awal Maret, Finalisasi SNMPTN atau Mendaftar KIP Dulu?

KIP-K Dibuka Awal Maret, Finalisasi SNMPTN atau Mendaftar KIP Dulu?

Tren
WNA Bisa Ikut Sensus Penduduk Online 2020, Begini Caranya!

WNA Bisa Ikut Sensus Penduduk Online 2020, Begini Caranya!

Tren
Kisah Zhang Ru, Dokter di China yang Tertidur Bersandar Dinding akibat Kelelahan Tangani Virus Corona

Kisah Zhang Ru, Dokter di China yang Tertidur Bersandar Dinding akibat Kelelahan Tangani Virus Corona

Tren
komentar
Close Ads X