Soal Selundupan Harley Davidson, Kerugian hingga Pencopotan Dirut Garuda...

Kompas.com - 06/12/2019, 10:41 WIB
Barang bukti diperlihatkan pada konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019). Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu berhasil mengungkap penyelundupan sepeda motor Harley Davidson pesanan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, I Gusti Ngurah Askhara dan dua sepeda Brompton beserta aksesorisnya menggunakan pesawat baru Airbus A330-900 Neo milik Garuda Indonesia. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK ABarang bukti diperlihatkan pada konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019). Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu berhasil mengungkap penyelundupan sepeda motor Harley Davidson pesanan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, I Gusti Ngurah Askhara dan dua sepeda Brompton beserta aksesorisnya menggunakan pesawat baru Airbus A330-900 Neo milik Garuda Indonesia.
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Masalah penyelundupan barang mewah, Harley Davidson tipe Shovelhead keluaran 1972 dan sepeda Brompton berbuntut pemecatan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara.

Pada Minggu (17/11/2019) lalu, petugas Bea dan Cukai melakukan pengecekan dan menemukan onderdil motor Harley Davidson dan sepeda Brompton ilegal di hanggar PT Garuda Maintenance Facility (GMF) di Bandara Soekarno Hatta.

Pesawat dengan nomor penerbangan GA9721 bertipe Airbus A330-900 Neo kala itu baru datang dari pabrik Airbus di Perancis.

Pihak Garuda Indonesia telah memberitahukan kedatangan pesawat kepada Bea dan Cukai.

Pesawat mengangkut 10 orang kru sesuai dokumen general declaration crew list dan 22 orang penumpang sesuai dokumen passenger manifest.

Pesawat bertipe baru dan belum pernah dioperasikan Garuda Indonesia ini telah meminta izin untuk mendarat di hanggar milik PT GMF.

Barang selundupan ditemukan di lambung pesawat atau tempat bagasi penumpang.

Petugas membongkar 18 boks warna coklat dengan claim tag sebagai bagasi penumpang dan mendapati adanya 15 koli berisi part morot Harley Davidson bekas dalam kondisi terurai.

Selain itu, ditemukan 3 koli claim tag tas atas nama LS berisi dua Brompton kondisi baru dan aksesoris sepada lainnnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap, total kerugian negara karena kasus penyelundupan ini antara Rp 532 juta hingga Rp 1,5 miliar.

Baca juga: Sama-sama Ditunjuk Jokowi, Beda Sikap Rini dan Erick Thohir terhadap Garuda

Tak boleh diimpor

Motor gede (moge) Harley Davidson hasil penyelundupan ini merupakan motor bekas.

Terlihat dari suku cadang motor dan sejumlah spare part yang telah usang.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Heru Pambudi menegaskan, dalam aturan telah melarang moge bekas diimpor.

Impor barang bekas diatur lewat Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 76 Tahun 2019 tentang Ketentuan Impor Barang Modal dalam Keadaan Tidak Baru (BMTB).

Onderdil motor berkode 87.11 tidak terdapat dalam daftar BMTB yang diizinkan untuk diimpor.

Impor BMTB yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan wajib ditarik kembali dari peredaran dan dimusnahkan.

Baca juga: Soal Penyelundupan Harley dan Brompton di Garuda, Mengapa Orang Malas Bayar Pajak?

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) berbincang dengan Menteri BUMN Erick Thohir aat konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019). Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu berhasil mengungkap penyelundupan sepeda motor Harley Davidson pesanan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, I Gusti Ngurah Askhara dan dua sepeda Brompton beserta aksesorisnya menggunakan pesawat baru Airbus A330-900 Neo milik Garuda Indonesia.ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) berbincang dengan Menteri BUMN Erick Thohir aat konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019). Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu berhasil mengungkap penyelundupan sepeda motor Harley Davidson pesanan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, I Gusti Ngurah Askhara dan dua sepeda Brompton beserta aksesorisnya menggunakan pesawat baru Airbus A330-900 Neo milik Garuda Indonesia.

Pencopotan

Proses pencopotan Ari Askhara tak bisa serta merta lantaran Garuda Indonesia merupakan perusahaan terbuka.

Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Thohir harus mengajukan pencopotan Ari Askhara ke pemegang saham sebelum akhirnya dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Kendati begitu, Erick mengatakan, akan langsung mengangkat Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Garuda Indonesia untuk menggantikan posisi Ari Ashkara.

Pencopotan Ari Askhara pun diyakini tak akan mengganggu operasional Garuda Indonesia.

Pencopotan Dirut Garuda Indonesia Ari Ashkara mendapatkan dukungan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut mendukung upaya penertiban aparat yang menyalahgunakan dan melanggar sumpah jabatannya.

Ketua Komisi VI DPR Faisol Reza turut mendesak Ari Askhara dan jajarannya untuk menjelaskan permasalahan penyelundupan barang mewah tersebut.

Faisol menegaskan, perkara ini harus diusut tuntas dan diminta pertanggungjawaban.

Air Ashkara saat ini berstatus sebagai Dirut Garuda nonaktif, di mana Kementerian BUMN masih menunggu keputusan Ari untuk mengundurkan diri atau dicopot lewat rapat umum pemegang saham (RUPS).

Putusan barang

Setelah penyelidikan terhadap kasus rampung, motor gede asal Amerika Serikat ini dapat dimusnahkan, dilelang, atau dihibahkan ke Polri dan TNI untuk memperkuat keperluan tugas.

Penentuan keputusan membutuhkan proses panjang.

Dari sisi administrasi atau pidana juga harus dipastikan terlebih dahulu.

Baca juga: Langkah Cepat Erick Thohir, dari Tunjuk Ahok hingga Copot Dirut Garuda

(Sumber: Kompas.com/Mutia Fauzia, Akhdi Martin P, Haryanti Puspa, Ruly Kurniawan | Editor: Erlangga Djumena, Sakina Rakhma D, Diamanty Meiliana, Aditya Maulana)

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Selatan 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Kondisi WNI di Sana?

Korea Selatan "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Kondisi WNI di Sana?

Tren
Kisah Warga Asal Hubei Berjuang dan Kembali Menata Hidup Pasca-Wabah Corona...

Kisah Warga Asal Hubei Berjuang dan Kembali Menata Hidup Pasca-Wabah Corona...

Tren
Lapor SPT Tahunan Online, Berikut Dokumen yang Harus Disiapkan

Lapor SPT Tahunan Online, Berikut Dokumen yang Harus Disiapkan

Tren
[POPULER TREN] WN Jepang Positif Corona dan Respons Kemenkes | Plafon Malioboro Mall Ambrol

[POPULER TREN] WN Jepang Positif Corona dan Respons Kemenkes | Plafon Malioboro Mall Ambrol

Tren
Mengenal Hubungan SARS-CoV-2 dan Covid-19 Kaitannya Virus Corona, Berikut Penjelasannya..

Mengenal Hubungan SARS-CoV-2 dan Covid-19 Kaitannya Virus Corona, Berikut Penjelasannya..

Tren
PM Malaysia Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

PM Malaysia Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Tren
Viral Atap Malioboro Mall Disebut Ambrol, Ini Penjelasannya...

Viral Atap Malioboro Mall Disebut Ambrol, Ini Penjelasannya...

Tren
Melihat Pasang Surut Hubungan Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim dalam Politik Malaysia

Melihat Pasang Surut Hubungan Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim dalam Politik Malaysia

Tren
Afghanistan, Bahrain, Kuwait, Irak Laporkan Kasus Pertama: 34 Negara Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona

Afghanistan, Bahrain, Kuwait, Irak Laporkan Kasus Pertama: 34 Negara Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona

Tren
PM Malaysia Mundur, 'Mahathir Mohamad' Trending di Twitter Indonesia

PM Malaysia Mundur, "Mahathir Mohamad" Trending di Twitter Indonesia

Tren
Virus Corona di Iran: 50 Orang Meninggal di Kota Qom

Virus Corona di Iran: 50 Orang Meninggal di Kota Qom

Tren
Siap-siap! Lebih dari 190 Ribu Tiket KA Angkutan Lebaran Terjual, Ini Informasinya

Siap-siap! Lebih dari 190 Ribu Tiket KA Angkutan Lebaran Terjual, Ini Informasinya

Tren
75 Tahun Perjalanan Karier Politik Mahathir Mohamad

75 Tahun Perjalanan Karier Politik Mahathir Mohamad

Tren
Daftar 30 Wilayah di Korea Selatan yang Konfirmasi Positif Virus Corona Covid-19

Daftar 30 Wilayah di Korea Selatan yang Konfirmasi Positif Virus Corona Covid-19

Tren
Pemerintah Xinxian Perpanjang Masa Inkubasi Virus Corona hingga 21 Hari

Pemerintah Xinxian Perpanjang Masa Inkubasi Virus Corona hingga 21 Hari

Tren
komentar
Close Ads X