Mewabah di Depok, Berikut Penyebab Menyebarnya Hepatitis A

Kompas.com - 05/12/2019, 16:28 WIB
Hepatitis A SHUTTERSTOCKHepatitis A

KOMPAS.com - Puluhan siswa dan guru di sejumlah sekolahan di Depok terinfeksi virus hepatitis A dalam kurun waktu Desember 2018 hingga Januari 2019.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Anung Sugihantono mengatakan total kasus Hepatitis A di Depok hingga 3 Desember 2019 berjumlah 262 kasus.

Sejauh ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih terus melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE).

Penyelidikan Epidemiologi (PE) merupakan kegiatan yang bertujuan mengatasi masalah kesehatan, utamanya menanggulangi penyakit menular yang sedang terjadi di masyarakat, dan berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB).

Lantas apa itu Hepatitis A?

Hepatitis A merupakan penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis A dan mudah menular karena virusnya sangat adaptif terhadap kondisi lingkungan.  

Dalam kondisi baik, virus hepatitis A (HAV) bertahan hidup di lingkungan selama berbulan-bulan, terutama pada kondisi tingkat pH yang rendah dan bertemperatur rendah.

Virus ini terutama menyebar ketika orang yang tidak terinfeksi (dan tidak divaksinasi) menelan makanan atau air yang terkontaminasi dengan kotoran orang yang terinfeksi.

Penyakit ini erat kaitannya dengan air atau makanan yang tidak aman, sanitasi yang tidak memadai, kebersihan pribadi yang buruk, dan seks oral-anal.

Tidak seperti hepatitis B dan C, hepatitis A tidak menyebabkan penyakit hati kronis.

Tapi, penyakit ini dapat menyebabkan gejala yang melemahkan dan hepatitis fulminan (gagal hati akut), yang seringkali berakibat fatal.

Secara keseluruhan, WHO memperkirakan bahwa pada tahun 2016, 7.134 orang meninggal karena hepatitis A di seluruh dunia (terhitung 0,5% dari kematian karena virus hepatitis).

Baca juga: Mata Berwarna Kuning? Waspada Penyakit Kuning

Penularan Hepatitis A

Seseorang bisa terinfeksi hepatitis A setelah tertular HAV.

Virus ini biasanya ditularkan melalui makanan atau air minum yang terkontaminasi virus hepatitis A dari feses penderita hepatitis A.

Selain itu, wabah ini bisa ditularkan melalui makanan yang diolah oleh orang yang terinfeksi Hepatitis A dan air yang terkontaminasi limbah atau tidak diolah secara memadai.

Virus ini juga dapat ditularkan melalui kontak fisik dengan seseorang yang terkontaminasi.

Penyebab

Siapa pun yang belum divaksinasi atau terinfeksi sebelumnya dapat terinfeksi virus hepatitis A.

Di daerah di mana virus tersebar luas (endemisitas tinggi), sebagian besar infeksi hepatitis A terjadi pada anak usia dini.

Selain itu, ada beberapa hal yang turut meningkatkan faktor risiko Hepatitis A seperti berikut:

  • sanitasi yang buruk
  • kurangnya air bersih
  • tinggal di rumah tangga dengan orang yang terinfeksi
  • menjadi pasangan seksual seseorang dengan infeksi hepatitis A akut
  • penggunaan obat-obatan rekreasi
  • seks antara pria
  • bepergian ke daerah dengan endemisitas tinggi tanpa diimunisasi.

Diberitakan Kompas.com (28/1/2019), Dinas Pendidikan Depok Mohammad Thamrin mengatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Depok untuk memeriksa sejumlah jajanan dari sekolah-sekolah yang muridnya terjangkau virus hepatitis A.

Dirinya pun mengimbau para orangtua untuk membawakan anaknya makanan atau bekal dari rumah.

Baca juga: 5 Makanan yang Baik untuk Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Sumber WHO
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X